Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Nilai Ekoteologi dalam Qur’an dan Hadis serta Implementasinya dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Projek Rosyida Nurul Anwar; Muhammad Faizul Husnayain
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 1 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (Februari)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i1.470

Abstract

Environmental damage does not only originate from industrial technical factors, but also from human mindsets and value orientations. Ecotheology is a concept that discusses the interrelationship between theological-philosophical views in religious teachings with nature, especially the environment. The purpose of this study is to analyze the ecotheological values in the Qur'an and Hadith in project-based Islamic Religious Education. The research method uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using data reduction techniques, data presentation, and conclusion drawing using the Miles & Huberman model. The research participants were 58 students enrolled in an Islamic Religious Education learning project on ecotheology. The results of this study indicate that the integration of ecotheological values in project-based learning is able to foster students' ecological awareness in three main dimensions: (1) theological-emotional understanding of the human mandate as guardians of the earth, (2) ecological attitudes reflected in increased concern and sensitivity to environmental issues, and (3) ecological praxis in the form of active student involvement in environmental conservation actions. Project-based Islamic Education creates reflective, applicable, and meaningful learning experiences by connecting sacred texts to ecological realities.
Pelatihan Kepemimpinan Digital Bagi Pemuda di Era Transformasi Teknologi : Pengabdian Sandy Kurniawan; Eva Syafaah Hasanah; Bambang; Suarni Norawati; Muhammad Faizul Husnayain
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5680

Abstract

Pengabdian ini bertujuan menilai efektivitas pelatihan kepemimpinan digital dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan pemuda menghadapi transformasi teknologi. Kegiatan meliputi analisis kebutuhan, perancangan kurikulum, sosialisasi, seleksi peserta, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas peserta secara menyeluruh, terutama dalam pemahaman kepemimpinan berbasis teknologi untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan inovasi. Peserta juga mengalami peningkatan kemampuan komunikasi digital, berpikir kritis, pengambilan keputusan rasional, serta sikap adaptif terhadap perkembangan teknologi. Tumbuhnya kepercayaan diri dan jejaring kolaborasi turut mendukung peran mereka sebagai agen perubahan. Secara keseluruhan, pelatihan ini mempersiapkan generasi muda yang lebih siap, kreatif, dan bertanggung jawab di era digital.
Gerakan Edukasi Etika Sosial dan Moderasi Beragama Melalui Kolaborasi Akademisi dan Mahasiswa di Lingkungan Masyarakat: Pengabdian Muhammad Faizul Husnayain; Kalip; Bernardus Agus Rukiyanto; Muhammad Thalal; Dewi Sholeha Maisaroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6004

Abstract

Edukasi etika sosial dan moderasi beragama yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara akademisi dan mahasiswa bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, sikap, dan praktik sosial masyarakat dalam berbagai situasi kehidupan. Metode pelaksanaannya dirancang secara sistematis, dengan memprioritaskan pendekatan partisipatif, edukatif, dan kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap konsep etika sosial dan moderasi beragama secara lebih komprehensif. Selain itu, kegiatan ini mendorong peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai aktivitas sosial, yang tercermin dari munculnya inisiatif kolektif dan penguatan kohesi sosial di tingkat komunitas. Terbangunnya sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program, sekaligus melahirkan agen-agen perubahan yang berperan dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai yang telah ditanamkan. Meskipun demikian, pelaksanaan kegiatan menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keberagaman latar belakang masyarakat, resistensi terhadap konsep moderasi beragama, serta keterbatasan waktu pelaksanaan. Tantangan tersebut memerlukan strategi adaptif dan pendekatan berkelanjutan agar dampak program dapat dioptimalkan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada penguatan kapasitas sosial masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis dan inklusif.
Implementation Of Green Human Resource Management In Improving Green Brand Image: The Role of Environmental Behavior As A Moderating Variable Soni Suardi; Muhamad Risal Tawil; Muhammad Faizul Husnayain; Tono Wartono; Darmun
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1825

Abstract

This study aims to analyze the volatility dynamics and spillover phenomena among major crypto assets (Bitcoin, Solana, and Ethereum) and their relationship with the Jakarta Composite Index (JCI), a proxy for the Indonesian capital market. In the era of digital financial integration, the link between speculative crypto asset markets and conventional stock markets is a crucial issue for financial system stability. This study uses daily price time series data for the period 2020-2025. The analysis was conducted using the Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) model and the Diebold-Yilmaz spillover index approach to measure the magnitude of shock transmission between markets. The results indicate significant volatility transmission between the three crypto assets, with Bitcoin remaining the primary volatility transmitter. Furthermore, this study finds an increasing dynamic correlation between the global crypto market and the Indonesian capital market during periods of economic uncertainty. These findings have important implications for investors in portfolio diversification strategies and for Indonesian regulators in monitoring systemic risks originating from digital assets.