Dusun Nglurah, sebuah desa di lereng Gunung Lawu yang selama ini dikenal sebagai penghasil sayur-sayuran dan tanaman hias, kini mengembangkan pertaniannya melalui budidaya kopi. Kopi Wangsul sebagai salah satu produk UMKM yang lahir dari upaya diversifikasi pertanian di desa ini, menghadapi tantangan yang cukup berat dalam hal pemasaran. Minimnya media promosi yang efektif menjadi kendala utama bagi para petani kopi dalam mengenalkan produknya ke pasar yang lebih luas. Penelitian ini berfokus pada pengembangan visual branding produk Kopi Wangsul dengan menciptakan desain kemasan yang eye catching, mampu menyampaikan pesan secara efektif, meningkatkan penjualan, dan bersifat ikonik. Penelitian ini menggunakan metode design thinking dan bertujuan untuk menciptakan desain kemasan kopi yang mampu menjadi ciri khas produk Kopi Wangsul dan menjadikannya sebagai identitas produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui visual branding yang solid dan ikonik serta nilai visual yang menarik, Kopi Wangsul mampu menembus pasar yang lebih luas, membangun citra merek yang unik, dan meningkatkan kesejahteraan petani di Dusun Nglurah. Kata kunci: Design thinking, desain kemasan, kopi wangsul