Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Penulisan Lirik Jula Juli untuk Melestarikan Budaya pada Siswa SMAN 12 Surabaya Kusumaningtyas, Dwi Nur Cahyani Sri; Ariyanti, Lisetyo; Koiri, Much; Mustofa, Ali; Julaikah, Dwi Imroatu
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2023): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v1i2.26369

Abstract

Abstrak Pelatihan penulisan lirik Jula Juli di SMAN 12 Surabaya merupakan inisiatif yang berfokus pada pengembangan kreativitas siswa dalam melestarikan budaya lokal. Sekolah ini dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan karena SMAN 12 Surabaya memiliki komitmen yang tinggi terhadap peningkatan keterampilan siswa dalam berbagai aspek, termasuk kegiatan seni dan budaya. SMAN 12 Surabaya, sebagai lembaga pendidikan, mendukung penuh pelatihan ini sebagai bagian dari upaya mereka untuk memberikan pengalaman belajar yang holistik kepada siswa. Dalam pelatihan ini, tidak hanya siswa yang menjadi peserta utama, tetapi juga melibatkan sejumlah guru sebagai fasilitator. Para guru tersebut memiliki peran penting dalam mendampingi siswa dalam proses pembelajaran kreatif, memberikan bimbingan, dan mendukung mereka dalam mengasah kemampuan menulis lirik Jula Juli. Metode yang diadopsi dalam pelatihan ini adalah partisipatif, di mana siswa diajak untuk aktif berpartisipasi dalam setiap aspek pembelajaran. Pertemuan tatap muka dilakukan selama dua kali untuk menyampaikan teori dasar mengenai penulisan lirik Jula Juli. Pada pertemuan ini, guru dan pembimbing memberikan pemahaman mendalam tentang aspek-aspek kreatif dalam menulis lirik, serta memberikan inspirasi dari karya-karya lirik Jula Juli yang sudah ada. Selain pertemuan tatap muka, pelatihan ini juga memanfaatkan teknologi dengan mengadakan dua kali pertemuan virtual melalui Google Classroom. Platform ini digunakan untuk sesi praktikum, di mana siswa dapat secara langsung mengaplikasikan teori yang telah dipelajari. Pembimbing memberikan umpan balik secara langsung, memandu siswa untuk mengatasi hambatan, dan membantu mereka mengembangkan kemampuan menulis lirik Jula Juli secara lebih mendalam. Pentingnya memberikan pelatihan penulisan lirik Jula Juli ini karena mereka adalah generasi muda dan pada masa yang emas sehingga diharapkan melalui pelatihan ini, siswa siswi SMA dapat melestarikan budaya khas Jawa Timur ini. Dalam pelatihan ini, SMAN 12 Surabaya juga berperan aktif dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan mendukung. Mereka menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, termasuk ruang kelas dan akses ke teknologi yang diperlukan. Dukungan ini menjadi landasan kuat untuk keberhasilan pelatihan penulisan lirik Jula Juli sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya lokal dan mendukung perkembangan kreativitas siswa.
Membangun Literasi Reflektif bagi Komunitas Penulis di Sekolah Jawa Timur melalui Kegiatan Bedah Buku dan Workshop Puisi Bertema Kartini Kusumaningtyas, Dwi Nur Cahyani Sri; Rusnalasari, Zulidya; Retnaningdyah, Pratiwi; Saraswati, Ayu; Umayfa, Suyanti; Titaley, Audrey; Fauzia, Revalina; Pakerti, Brillyan
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 2 (2025): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The community service program entitled Building Reflective Literacy for the Writer Community in East Java Schools through Book Review Activities and Kartini-Themed Poetry Workshops aims to improve reflective literacy and creative expression skills among educators and literacy practitioners. This program is motivated by the limited space for teachers and the writing community in schools to develop reflective literacy practices that integrate cultural values and gender awareness. The main purpose of this activity is to strengthen participants' understanding of Kartini's emancipation spirit through literary exploration, especially by associating historical reflection with the context of today's education. The implementation of the program includes two main activities: a book review of Kartini's Trilogy which presents authors and academic speakers, and a workshop on writing reflective poems inspired by Kartini's values of struggle. The methods used include participatory dialogue, collaborative learning, and creative writing practices, which allow participants to interact critically with the text while expressing personal reflection through literary works. The results of the activity showed an increase in participants' awareness of gender equality issues, literary appreciation, and creative writing skills. In addition, this activity encourages collaboration between schools, teachers, students, and literacy communities in East Java, forming a sustainable network for future literacy development. The novelty of this program lies in the integration of cultural heritage, reflective pedagogy, and creative expression as a means of community empowerment. Overall, this activity shows that reflective literacy can be an effective forum to strengthen the value of education, cultural understanding, and social cohesion within the framework of sustainable community development.