Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integrasi Al-Tarbiyah Bil-Qudwah dalam Kerangka Prophetic Education QS.Al-Ahzab Ayat 21: Relevansi dan Tantanganya di Era Digital Ulum, M. Nuzulul; Musthofa, Tulus; Saputra, Amri; Hashim, Rosnani
Educompassion: Jurnal Integrasi Pendidikan Islam dan Global Vol. 3 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/educompassion.v3i1.461

Abstract

This study aims to analyze the integration of al-Tarbiyah bil-Qudwah within the framework of Prophetic Education based on Qur'an Surah Al-Ahzab verse 21, focusing on its relevance and challenges in the digital era. Although research on role modeling and prophetic education has progressed, studies that systematically integrate both within the context of digital transformation remain limited, leaving a conceptual gap in developing adaptive Islamic education models. This research employs a qualitative library-based approach by examining classical and contemporary literature to construct the theoretical relationship between role modeling, prophetic values humanization, liberation, and transcendence and modern educational practices. The findings indicate that role modeling remains an effective strategy for instilling moral and spiritual values; however, it requires contextual adaptation through the consistency of educators’ behavior in both physical and digital spaces, the strengthening of institutional cultures grounded in uswah hasanah, and the development of digital ethics evaluation indicators. The theoretical contribution of this study lies in formulating an integrative conceptual framework that bridges normative foundations with contemporary pedagogical needs, thereby expanding the discourse on Prophetic Education toward a more contextual and operational direction. Therefore, this study recommends empirical testing of the proposed framework as well as the development of a measurable and replicable digital qudwah implementation model across various educational levels.
Deep Learning sebagai Strategi dan Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Ulum, M. Nuzulul; Achadi, Muh. Wasith
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Tulung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan melalui observasi, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dilakukan melalui penggunaan metode pembelajaran yang variatif seperti audio visual, problem based learning, dan inkuiri yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, berdiskusi, serta memahami makna materi secara lebih mendalam. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga menekankan pada penguatan nilai-nilai karakter seperti kepedulian sosial, toleransi, dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada materi zakat, penyembelihan kurban, dan akikah. Selain itu, guru juga berperan aktif dalam memberikan motivasi serta teladan agar peserta didik mampu menginternalisasi nilai-nilai keislaman secara praktis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan deep learning mampu meningkatkan pemahaman konseptual, keterlibatan belajar, serta pembentukan karakter religius dan sosial peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Tren Riset Moderasi Beragama dalam Pendidikan Menengah: Sebuah Pemetaan Bibliometrik 2013-2025 Patriasya, Pitra Gosha; Ulum, M. Nuzulul; Defriyadi, Defriyadi; Susetyo, Marwal Blantara
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.246

Abstract

Moderasi beragama menjadi salah satu konsep penting dalam diskursus pendidikan kontemporer, terutama dalam upaya membangun kehidupan sosial yang toleran dan harmonis di tengah masyarakat yang semakin plural. Dalam konteks pendidikan menengah, penguatan nilai moderasi beragama dipandang penting untuk mencegah munculnya sikap intoleransi dan radikalisme di kalangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren perkembangan riset mengenai moderasi beragama dalam pendidikan menengah pada periode 2013–2025 menggunakan pendekatan bibliometrik. Data penelitian diperoleh dari basis data Scopus dan dianalisis menggunakan perangkat Biblioshiny yang merupakan antarmuka dari paket Bibliometrix pada perangkat lunak R. Sebanyak 138 publikasi ilmiah dianalisis untuk mengidentifikasi pola produksi ilmiah, tren sitasi, penulis dan institusi paling produktif, distribusi publikasi berdasarkan negara, serta struktur tematik dalam literatur penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian mengenai moderasi beragama dalam pendidikan menengah mengalami peningkatan yang cukup signifikan, terutama setelah tahun 2020. Indonesia menjadi negara dengan kontribusi publikasi paling dominan, diikuti oleh beberapa negara lain seperti Spanyol, Belanda, dan Amerika Serikat. Analisis kata kunci menunjukkan bahwa tema yang paling sering muncul antara lain religious moderation, Islamic education, religious tolerance, education, dan curriculum. Peta tematik juga menunjukkan bahwa tema seperti pendidikan agama, pengajaran, dan keberagaman budaya menjadi tema utama dalam perkembangan penelitian ini. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai perkembangan riset moderasi beragama dalam pendidikan menengah serta arah pengembangan penelitian di masa mendatang.
Tren Riset Moderasi Beragama dalam Pendidikan Menengah: Sebuah Pemetaan Bibliometrik 2013-2025 Patriasya, Pitra Gosha; Ulum, M. Nuzulul; Defriyadi, Defriyadi; Susetyo, Marwal Blantara
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.246

Abstract

Moderasi beragama menjadi salah satu konsep penting dalam diskursus pendidikan kontemporer, terutama dalam upaya membangun kehidupan sosial yang toleran dan harmonis di tengah masyarakat yang semakin plural. Dalam konteks pendidikan menengah, penguatan nilai moderasi beragama dipandang penting untuk mencegah munculnya sikap intoleransi dan radikalisme di kalangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren perkembangan riset mengenai moderasi beragama dalam pendidikan menengah pada periode 2013–2025 menggunakan pendekatan bibliometrik. Data penelitian diperoleh dari basis data Scopus dan dianalisis menggunakan perangkat Biblioshiny yang merupakan antarmuka dari paket Bibliometrix pada perangkat lunak R. Sebanyak 138 publikasi ilmiah dianalisis untuk mengidentifikasi pola produksi ilmiah, tren sitasi, penulis dan institusi paling produktif, distribusi publikasi berdasarkan negara, serta struktur tematik dalam literatur penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian mengenai moderasi beragama dalam pendidikan menengah mengalami peningkatan yang cukup signifikan, terutama setelah tahun 2020. Indonesia menjadi negara dengan kontribusi publikasi paling dominan, diikuti oleh beberapa negara lain seperti Spanyol, Belanda, dan Amerika Serikat. Analisis kata kunci menunjukkan bahwa tema yang paling sering muncul antara lain religious moderation, Islamic education, religious tolerance, education, dan curriculum. Peta tematik juga menunjukkan bahwa tema seperti pendidikan agama, pengajaran, dan keberagaman budaya menjadi tema utama dalam perkembangan penelitian ini. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai perkembangan riset moderasi beragama dalam pendidikan menengah serta arah pengembangan penelitian di masa mendatang.