Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PERBANDINGAN TEORI DISRUPSI PADA MARKETING DI ERA INDUSTRI 4.0 MENURUT HERMAWAN KARTAJAYA DAN RHENALD KASALI Akhmad Sefudin; Muhammad Darwin
Komitmen: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 1, No 2 (2020): KOMITMEN : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v1i2.10315

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan teori disrupsi pada marketing di era Revolusi Industri 4.0 oleh Hermawan Kartajaya dan Rhenald Kasali. Adapun pembatasan penelitian, terbatas pada literatur-litereatur yang berkaitan dengan disrupsi pada marketing. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasilnya adalah teori disrupsi pada marketing dari kedua pakar secara bersama menjelaskan bahwa, terjadinya gangguan dan perkembangan teknologi yang sedang dihadapi sekarang mengharuskan marketer harus melakukan pendekatan pemasaran yang baru sejalan dengan Revolusi Industri 4.0. Adapun perbedaan konsep teori hanya terletak pada istilah dan sebutan konsep saja yang pada Hermawan Kartajaya menyebutnya dengan konsep Marketing 4.0 sedangkan Rhenald Kasali menyebutnya dengan konsep #MO. Pada dasarnya kedua teori sama-sama menjelaskan bagaimana marketer mampu menjual produk ke konsumen yang semakin inklusif, smart, sosial dan horizontal. 
IMPLEMENTASI BALANCED SCORECARD di KOPERASI KARYAWAN dan DOSEN UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI (UNINDRA) Akhmad Sefudin; Hendro Prasetyono; Arif Sasmoko
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 1, No 1 (2014): JABE
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.258 KB) | DOI: 10.30998/jabe.v1i1.1362

Abstract

This study aims to implement the Balanced Scorecard in Cooperative Employees and University Lecturer Indraprasta PGRI (UNINDRA). The first stage of this study was to measure the performance of Cooperative Employees and University LecturerIndraprasta PGRI the Balanced Scorecard approach continues to find a conclusion whether the Balanced Scorecard can be implemented in a cooperative.The research method used is mixed methodolgy (combined method). Quantitative methods are used to measure the performance of cooperative descriptive and qualitative methods are used to obtain cooperative conclusion and management experts on the implementation of the Balanced Scorecard in the cooperative. Techniques of data collection using a questionnaire (quantitative) and Focus Group Discussion (FGD) for qualitative.The results of performance measurement and Lecturers EmployeesCooperative Unindra the Balanced Scorecard approach as follows: the financial perspective with indicators of current ratio, total debt to asset ratio and net profit margin be weighted 25%, the customer perspective with the indicator member growth, customer satisfaction and student members gain weight 7%, internal business process perspective with the indicators of innovation, the process of operation and after-sales services weights 8.6 and get the perspective of growth and learning with indicators of employee satisfaction, employee retention and productivity of employees earn 11.2% weighting. The total score performance and Lecturers Employees Cooperative Unindra the Balanced Scorecard approach was 51.8%. In conclusion the performance of Cooperative Employees and Lecturer Unindra in 2013 measured by the Balanced Scorecard approach are in a position less amounted to 51.8% can be categorized as a business entity that has an unhealthy level of health (BB). Implementation of BalancedScorecard in the cooperative could not be concluded or not because when progress reports are prepared FGD has not done
Analisis Tingkat Kepuasan Pengunjung terhadap Layanan Rekreasi Dunia Fantasi PT Taman Impian Jaya Ancol Jakarta Utara Resty Nidya Astuti; Akhmad Sefudin
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 3, No 1 (2016): JABE
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.962 KB) | DOI: 10.30998/jabe.v3i1.1754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan kepuasan pengunjung yang berekreasi di Dunia Fantasi PT Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, selain itu penulis berharap agar pembaca lebih dapat mengetahui bagaimana kepuasan pengunjung terhadap layanan rekreasi Dunia Fantasi PT Taman Impian Jaya Ancol Jakarta Utara. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada pengunjung sesuai dengan keadaan subjek yang sebenarnya, metode rentang skala untuk mengetahui kualitas pelayanan dan metode analisis GAP untuk mengetahui kepuasan pengunjung. Setelah penulis mengetahui kepuasan pengunjung terhadap layanan rekreasi Dunia Fantasi akhirnya penulis menarik kesimpulan bahwa kualitas pelayanan yang ada di Dunia Fantasi sudah sangat baik, kualitas pelayanan yang sudah sangat baik membuat pengunjung merasakan sangat puas karena telah berekreasi di Dunia Fantasi.
REDEFINISI BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX) “4P” KE “4C” (Studi Kasus Pada Universitas Indraprasta PGRI) Akhmad Sefudin
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 1, No 1 (2014): JABE
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.128 KB) | DOI: 10.30998/jabe.v1i1.1360

Abstract

Konsep pemasaran terus berevolusi, hal ini terjadi karena semakinberkembangnya prilaku pasar dan semakin berkembangnya cangkupan ilmu pengetahuan begitu juga pada ilmu pemasaran. Kajian ini merupan sebuah conzeptual paper yang akan menberi gambaran tentang pergerseran 4P menuju 4C dan penerapan 4C yang telah dilakukan oleh Universitas Indraprasta PGRIdalam usahanya dalam mengkatkan kualitas dan kuantitas layanan. Dengan menggunakan data – data skunder yang merupakan kajian pustaka dati beberapa teks book dan publikasi lainnya, diharapkan kajian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ilmu pemasaran.
EFEKTIVITAS LITERASI KEUANGAN TERHADAP PENGELOLAAN UANG SAKU MAHASISWA PADA ORGANISASI KARANG TARUNA KELURAHAN GEDONG Arsa Rachmania; Akhmad Sefudin
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 9, No 1 (2022): JABE (Journal of Applied Business and Economic)
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jabe.v9i1.14708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas literasi keuangan terhadap pengelolaan uang saku mahasiswa yang ada pada organisasi karang taruna kelurahan gedong. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi deskriptif yang menggunakan 5 informan anggota aktif karang taruna kelurahan gedong. Hasil dari penelitian ini menunjukkan literasi keuangan efektif dalam pengelolaan uang saku mahasiswa dilihat dari pengelolaan uang saku yang membaik dan kesejahteraan setelah memahami literasi keuangan
MENINGKATKAN MOTIVASI DALAM BERWIRAUSAHA PADA PARA PENGRAJIN DAN PENGUSAHA LANTING DI KEBUMEN Sefudin, Akhmad; Muliyani, Deta; Saputra, Aditya; Waskito, Tri Putra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangun Cipta, Rasa, & Karsa Vol 2, No 4 (2023): Jurnal PKM Batasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/pkmbatasa.v2i4.2110

Abstract

Berbagai motivasi menjadi latarbelakang seseorang atau sekelompok orang untuk melakukan sesuatu baik tindakan poistif maupun negatif. Motivasi juga yang memungkinkan seseorang untuk tetap bertahan melakukan tindakan tersebut. Motivasi berusaha menjadi salah satu faktor yang menjadi pertimbangan seseorang untuk berwirausaha atau menjadi selfemployee. Desakan ekonomi, usaha turunan, atau bahkan minimnya tingkat pendidikan menjadi alasan atau motivasi seseorang akhirnya memutuskan menjadi wirausaha. Lanthing (sering kali disebut klanthing), merupakan makanan ringan sejenis kerupuk yang terbuat dari singkong berbentuk angka delapan atau lingkaran kecil seperti cincin. Rasa makanan ringan tersebut awalnya hanya mempunyai rasa yang gurih dan asin tetapi sekarang banyak variasi aneka rasa dari rasa asin, asin pedas, rasa keju, sampai manis pedas. Lanthing berkembang di wilayah Jawa Tengah bagian Selatan salah satunya Kabupaten Kebumen, lanting sebagai salah satu makanan khas daerah tersebut. Sentra produksi lanting di Kabupaten Kebumen ada 12 kecamatan. Usaha turun temurun akhirnya membuat para penerusnya kurang termotivasi untuk dapat memajukan usaha yang telah ada sehingga cenderung menjalankan bisnis seadanya. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi kembali dan menunjukkan bahwa memiliki motivasi yang jelas dapat membantu para pengusaha melihat sisi lain persaingan dan juga bagaimana menjalankan usaha kedepannya.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMASARAN KEDAI KOPI DI WILAYAH JAKARTA, DEPOK, DAN TANGERANG SELATAN Widati, Endah; Sefudin, Akhmad; Alianny, Alin
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 11, No 2 (2024): (JABE) Journal of Applied Business and Economic
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jabe.v11i2.25220

Abstract

Pengembangan Penerapan Sistem Drainase Berwawasan Lingkungan (Ecodrainage) di Pemukiman Kampung Mantarena, Kelurahan Panaragan, Kota Bogor Damayanti, Fitri; Hasbullah, Hasbullah; Sefudin, Akhmad; Jupriadi, Jupriadi; Musliman, Acep; Risdiana, Aan
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 1 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i1.8904

Abstract

Permasalahan drainase di Kampung Mantarena, Kelurahan Panaragan, Bogor menjadi tantangan serius akibat buruknya pengelolaan air hujan dan limbah yang memicu banjir, genangan, dan degradasi lingkungan. Penanganan drainase dengan paradigma lama adalah mengalirkan limpasan air hujan secepatna ke saluran, pradigma baru lebih kepada menahan dulu kemudian meresapkan ke dalam tanah melalui sumur resapan, kolam retensi, atau waduk dengan konsep drainase berwawasan lingkungan. Kegiatan tahan awal dari PKM ini bertujuan mensosialisaikan pengembangan sistem drainase berwawasan lingkungan (ecodrainage) dengan pendekatan rainwater harvesting tanks atau instalasi pemanen air hujan (IPAH). Sistem IPAH mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan air hujan hingga 40%, mengurangi genangan hingga 70%, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kelestarian lingkungan. Sebelum sosialisasi dilakukan, sekitar 34,29% peserta paham mengenai drainse berwawasan lingkungan dan 14,29% yang paham mengenai IPAH. Setelah sosialisasi, 91,435% peserta menyatakan setuju bila sistem drainase berwawasan lingkungan dapat membuat pemukiman sehat dab bersih dan sebanyak 85,71% menyatakan setuju bila IPAH adalah metode pendekatan bersifat ecodrainage yang mudah diterapkan di lingkungan mitra. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan konsep drainase berkelanjutan di kawasan pemukiman Kampung Mantarena, Kelurahan Panaragan, Kota Bogor. Pengembangan model drainase berwawasan lingkungan dengan metode rainwater harvesting tanks diharapkan dapat diterapkan di kawasan mitra.
THE INFLUENCE OF EDUCATIONAL BACKGROUND AND FAMILY VALUES ON EMPLOYEE WORK ETHIC AT THE OFFICE OF THE MINISTRY OF FOREIGN AFFAIRS OF THE REPUBLIC OF INDONESIA Rahayu, Ambia Oktavia; Sefudin, Akhmad
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 11, No 3 (2025): (JABE)Journal of Applied Business and Economic
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jabe.v11i3.25775

Abstract

This study aimed to analyze the influence of educational background and family values on the work ethic of employees at the Office of the Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia. The research employed a descriptive quantitative methodology. The population and sample consisted of employees from the Leadership Strategic Support Bureau within the aforementioned office. Data were collected using a survey method through the distribution of questionnaires. This study utilized a quantitative approach grounded in positivist philosophy, which involves examining specific populations or samples through random sampling, standardized research instruments, and statistical data analysis with the objective of testing predetermined hypotheses. The findings revealed that: (1) Educational background has no significant effect on employee work ethic; (2) Family values have a significant effect on employee work ethic; and (3) Collectively, educational background and family values exert a significant influence on employee work ethic
Cooperative Performance from Financial Aspects and Interest-Free Loan Strategy to Increase Member Loyalty Akhmad Sefudin; Hendro Prasetyono; Ira Pratiwi Ramdayana; Ray Pangestu; Amirah Shazana; Hamdan Daniel
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jpm.v5i2.776

Abstract

The purpose of this study is to determine the performance of Koperasi Pegawai UNINDRA (KOPPINDRA) or UNINDRA Employee Cooperative in terms of financial performance, loyalty, and interest-free loans. The research approach used is a mix of quantitative and qualitative methods. The quantitative approach is used to analyze KOPPINDRA's income statement from 2022 to 2024. Customer loyalty was measured using a questionnaire distributed to 105 customers from a total of 904 KOPPINDRA members. The qualitative approach using FGD aims to deepen the findings of the financial analysis and to explore the dimensions of customer loyalty. Financial performance indicators, including the current ratio, debt-to-assets ratio, debt-to-equity ratio, and total asset turnover, are good, so they must at least be maintained. Aspects of return on equity, net profit margin, and return on assets still need improvement. The highest indicator of KOPPINDRA customer loyalty is the willingness to be a long-term customer. The highest-scoring dimension, on average, was trust, and the lowest-scoring dimension was recommendation. KOPPINDRA should maintain its no-fee loan policy to retain customer loyalty and encourage cash use for transactions.