Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

TINJAUAN KEKUATAN LENGKUNG PAPAN SERAT SABUT KELAPA SEBAGAI BAHAN TEKNIK Ellyawan Setyo Arbintarso
Jurnal Teknologi Vol 2 No 1 (2009): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil kelapa terbesar nomor 2 di dunia. Sabut kelapa dapat diolah menjadi serat kelapa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku papan serat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetehaui kelayakan dari papan serat sabut kelapa yang pembuatannya dengan metode hand lay-up. Perekat yang dipakai adalah jenis resin phenol formaldehyde. Pengujian kekuatan lengkung statis, dan kekuatan pegang sekrup telah dilakukan. Secara umum hasil menunjukkan bahwa papan serat tersebut belum memenuhi standar MDF (National Particle Board Association, 1994), dan tergolong jenis papan serat High Density karena r > 8 g/mm3. Kualitas papan yang dihasilkan dari serat pendek, MOR = 1,462 kg/mm2 (MDF: > 3,45 kg/mm2), MOE = 203,9106 Kg/mm2 (MDF: > 345 kg/mm2), kuat pegang sekrup = 171.6 kg (MDF: > 133,5 kg). Sedang pada papan dengan serat panjang, MOR = 1,692 kg/mm2 (MDF: > 3,45 kg/mm2), MOE = 252,6558 Kg/mm2 (MDF: > 345 kg/mm2), kuat pegang sekrup = 226 kg (MDF: > 133,5 kg). Kualitas papan dari serat panjang lebih bagus daripada papan dengan serat pendek. Meskipun papan dari serat sabut kelapa belum memenuhi bila digunakan sebagai bahan teknik dengan standard MDF namun papan serat sabut kelapa ini dapat digunakan sebagai meja atau perlengkapan rumah tangga lain dengan beban ringan mengingat mempunyai kuat pegang sekrup yang tinggi
SIMULASI KEKUATAN PANEL LAPIS STRUKTUR SARANG LEBAH KOMPOSIT POLIMER DIPERKUAT SERAT DAUN NANAS Ellyawan Setyo Arbintarso; Taufiq Hidayat; Yuli Purwanto
PROSIDING SNAST Prosiding SNAST 2018
Publisher : IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Honeycomb construction is a mimicry construction of a nest of bees/wasps form. The original form of honeycomb is hexagonal but in the development of the manufacturing process is transformed into other forms, e.g., quadrilateral, pentagonal, and polygonal. Honeycomb construction is widely used as a wall or panel because of its lightweight, lightweight obtained from the influence of the cavity due to the connection of each facet. In general, this honeycomb construction is not used for construction that receives either axial or radial loads. The axial load testing, especially using a three-point bending test was used in this research. The pineapple fiber-reinforced polymer composite is proven to have good damping ability which is expected to be suitable for alternative materials in the manufacture of the honeycomb structure. The honeycomb structure is hexagonal, which will be the core of a construction. The construction will be axially loaded which will be represented by a three-point bending test. In addition to direct testing, simulation of loading using Autodesk Inventor software will be compared and analyzed further. The mechanical properties, especially the bending stress for construction with a honeycomb core, are particularly useful in the design of an impacted construction, bent, and lightweight. The result of the simulation shows the difference with the test result caused by several factors, i.e., 1. The thickness of the honeycomb was not uniform, 2. There is a defect (air cavity) in the specimen, 3. Simulation has difficulties in determining the load and support of the nonsolid structure
PERAKITAN CHASSIS DAN POWERTRAIN KENDARAAN URBAN CONCEPT HEMAT ENERGI UNTUK KONTES MOBIL HEMAT ENERGI DI SMK N 1 SAMBI Ellyawan Setyo Arbintarso; Aji Pranoto; Bambang Wahyu Sidharta; Imam Taqorub
Jurnal PkM Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PkM Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LP3K Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56327/jurnalpkm.v3i2.47

Abstract

The Energy Efficient Car Contest - Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) is an annual national level fuel efficient car competition organized by the National Achievement Center - Pusat Prestasi Nasional (Pusprenas) of the Indonesian Ministry of Education, Culture, Research and Technology in collaboration with one of the universities in Indonesia as the host. One of the categories of competition in KMHE is the Urban Concept type, which is a four-wheeled vehicle that looks like a car in general and is suitable for driving on the road with an internal combustion motor driven with alcohol as an alternative fuel. Vehicle weight is a major obstacle in efforts to save fuel. Vehicles must be designed in such a way that they are light in weight but without compromising their ability to drive. The weight of the Urban Concept vehicle is contributed by the engine, powertrain, body, chassis and driver's weight. The engine used must use an engine on the market (using premium/pertalite/pertamax fuel), so that weight reduction can only be done in other components. On this occasion, the students of SMK Negeri 1 Sambi, Boyolali, Central Java were given the concept of how to design a chassis and powertrain that meets the needs of a vehicle but is light in weight.
PEMANFAATAN LIMBAH BERBAHAN PLASTIK UNTUK MENINGKATKAN SEKTOR EKONOMI DI KALANGAN IBU-IBU PKK DI DUSUN KARET PLERET BANTUL YOGYAKARTA Ellyawan Setyo Arbintarso
DHARMA BAKTI Dharma Bakti-Vol 1 No 2-Oktober 2018
Publisher : LPPM IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/dharma.v1i2.426

Abstract

Limbah merupakan konsekuensi dari adanya aktifitas manusia.Limbah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Dalam kehidupan modern, limbah menjadi salah satu isu yang penting. Upaya menyadarkan masyarakat tentang penggunaan plastik telah banyak dilakukan, seperti dengan slogan refuse, reduce, reuse, dan recycle namun sosialisasi dan pendampingan terhadap masyarakat harus terus dilakukan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya Ibu-ibu rumah tangga di dusun Karet Pleret Yogyakarta akan pentingnya pengelolaan sampah/limbah plastik di lingkungannya dan mengolahnya menjadi barang yang berharga atau memanfaatkan limbah tersebut untuk penggunaan lain yang bermanfaat. Hasil dari sosialisasi dan pendampingan ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakan akan pentingnya pengelolaan sampah plastik dan pada akhirnya meningkatkan kualitas lingkungan dan meningkatkan taraf kehidupan.
PELATIHAN INSPEKSI VISUAL PENGELASAN SMAW (LAS BUSUR LISTRIK) UNTUK WARGA RW 24 NOTOYUDAN, PRINGGOKUSUMAN, GEDONGTENGEN, YOGYAKARTA Ellyawan Setyo Arbintarso; Agus Duniawan
DHARMA BAKTI Dharma Bakti-Vol 2 No 2-Oktober 2019
Publisher : LPPM IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/dharma.v2i2.2076

Abstract

Sheilded Metal Arc Welding (Electric arc) welding has been widely used by the public and produces various types of weld products. This type of welding is the choice of the community because the equipment is easily available and relatively affordable. Knowledge of welding results is still minimal mastered by the community so training is needed to understand how to inspect or check welding results. Visual inspection is the easiest way only with the naked eye or using a magnifying glass, this examination can be done. Although simple, visual inspection is very helpful in controlling the quality of welds. Visual inspection can detect 9 types of defects that occur due to the welding process using an electric arc.
SIKAP MASYARAKAT TERHADAP ARUS INFORMASI DI MASA PANDEMI COVID 19: KEGIATAN PENYULUHAN KEPADA PERSATUAN WANITA DARUSSALAM (PWD) Erna Kumalasari Nurnawati; Ellyawan Setyo Arbintarso
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Berdaya Mandiri (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.824 KB) | DOI: 10.31316/jbm.v3i1.998

Abstract

The Covid19 pandemic that has hit the entire world since March 2020 provides various aspects of people's lives: economic, social, behavior, and life habits. One aspect that often occurs is the flood of information about a pandemic, especially in the early days of the virus outbreak. This community service aims to provide understanding in responding to the flood of information during the pandemic to the public, especially the women at the Persatuan Wanita Darussalam (PWD) in Darussalam 3 Residential, Ngemplak, Sleman. The method used in community service is by observing the subject, providing online counseling using the zoom meeting application by utilizing the RT / RW Net in the housing and followed by follow-up monitoring in the form of post-extension monitoring. The result of this service activity is that the community, especially, gets learning and understanding how to deal with the flood of information during the pandemic, especially in filtering real and false information (hoax).
PERANAN KELUARGA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN MELALUI DAUR ULANG LIMBAH PLASTIK RUMAH TANGGA Erna Kumalasari Nurnawati; Ellyawan Setyo Arbintarso
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Berdaya Mandiri (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v4i2.2022

Abstract

Peningkatan sampah plastik selama masa pandemi Covid-19 sangat signifikan disebabkan oleh peningkatan kemasan plastik dalam rangka mengikuti protokol kesehatan. Sampah plastik tersebut didominasi oleh sampah rumah tangga, oleh karena itu perlu kiranya diberikan pengetahuan tentang proses daur ulang sampah kepada keluarga. Peranan keluarga dalam proses daur ulang sampah plastik sangat penting untuk mengurangi jumlah sampah plastik dan dapat menambah pendapatan bagi keluarga. Dua wilayah dijadikan pembanding dalam mengukur tingkat kesadaran warga terhadap konsep daur ulang sampah plastik. Program pengabdian masyarakat ini telah berhasil meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya mendaur-ulang sampah plastic rumah tangga.
PELATIHAN PENCATATAN KEUANGAN PEMILIK UKM TAHU DI KELURAHAN MARGOAGUNG KAPANEWON SEYEGAN KABUPATEN SLEMAN Maria Regina Nansi; Ellyawan Setyo Arbintarso; Suparni Setyowati Rahayu
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.078 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4732

Abstract

Pelatihan Pencatatan Keuangan Keluarga ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pendampingan pada keluarga unit usaha kecil dan menengah (UKM) dalam mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Berhasilnya pencatatan dan pengelolaan keuangan adalah langkah awal terbentuknya tamosfer keuangan yang baik yang merupakan kunci kesuksesan bisnis. Pelatihan dalam pengabdian ini dilaksanakan dengan mengaplikasikan penyusunan laporan keuangan menggunakan akuntansi sederhana. Pelatihan dan pendampingan paska pelatihan diberikan pada 17 orang peserta dalam menyusun laporan keuangan sederhana dengan hasil akhir adalah laporan pembukuan sederhana UKM tahu di Dusun Krapyak, Kelurahan Margoagung, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman. Proses pencatatan keuangan dimulai dari pembuatan cash flow sederhana yaitu pencatatan pemasukan ataupun pengeluaran. Tahapan-tahapan yang menerapkan prinsip akuntansi dasar dalam praktik pembuatan laporan keuangan sederhana adalah 1) Pencatatan 2) Pengelompokkan 3) Ikhtiar dan Penjabaran serta 4) Pelaporan. Keterampilan pengelolaan keuangan bagi pemilik UKM tahu sangatlah dibutuhkan agar keuangan UKM dapat terkelola dengan baik.
Analisis Pengaruh Besar Tegangan Terhadap Kekerasan dan Kekasaran Permukaan Baja ASSAB 760 Setelah Melalui Proses Pemesinan Wire Cutting Nidia Lestari; Joko Waluyo; Ellyawan Setyo Arbintarso; Arif Febriansyah
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8488

Abstract

Proses pemotongan logam merupakan proses pembentukan dengan cara menghilangkan kelebihan material dari benda kerja awal sehingga yang tersisa adalah geometri akhir yang diinginkan, baik dengan proses konvensional maupun non konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tegangan terhadap kekerasan dan kekasaran  pada hasil proses pengerjaan menggunakan Wire EDM. Uji kekerasan menggunakan pengujian kekerasan rockwell menurut standar JIS Z 2245:2011, sedangkan  pengujian kekasaran permukaan menggunakan standar JIS 82.  Variasi tegangan yang digunakan adalah 5, 6, 7, 8 volt. Dari hasil pengujian didapat nilai kekerasan terendah yaitu 11,3 HRC pada tegangan listrik 5 volt, sedangkan nilai kekerasan tertinggi yaitu 18,67 HRC pada tegangan listrik 8 volt. Sedangkan nilai kekasaran terendah yaitu 1,606 µm terdapat pada tegangan listrik 5 volt, sedangkan nilai kekasaran tertinggi yaitu 3,491 µm pada tegangan listrik 7 volt.
TINJAUAN KEKUATAN LENGKUNG PAPAN SERAT SABUT KELAPA SEBAGAI BAHAN TEKNIK Ellyawan Setyo Arbintarso
Jurnal Teknologi Vol 2 No 1 (2009): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil kelapa terbesar nomor 2 di dunia. Sabut kelapa dapat diolah menjadi serat kelapa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku papan serat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetehaui kelayakan dari papan serat sabut kelapa yang pembuatannya dengan metode hand lay-up. Perekat yang dipakai adalah jenis resin phenol formaldehyde. Pengujian kekuatan lengkung statis, dan kekuatan pegang sekrup telah dilakukan. Secara umum hasil menunjukkan bahwa papan serat tersebut belum memenuhi standar MDF (National Particle Board Association, 1994), dan tergolong jenis papan serat High Density karena r > 8 g/mm3. Kualitas papan yang dihasilkan dari serat pendek, MOR = 1,462 kg/mm2 (MDF: > 3,45 kg/mm2), MOE = 203,9106 Kg/mm2 (MDF: > 345 kg/mm2), kuat pegang sekrup = 171.6 kg (MDF: > 133,5 kg). Sedang pada papan dengan serat panjang, MOR = 1,692 kg/mm2 (MDF: > 3,45 kg/mm2), MOE = 252,6558 Kg/mm2 (MDF: > 345 kg/mm2), kuat pegang sekrup = 226 kg (MDF: > 133,5 kg). Kualitas papan dari serat panjang lebih bagus daripada papan dengan serat pendek. Meskipun papan dari serat sabut kelapa belum memenuhi bila digunakan sebagai bahan teknik dengan standard MDF namun papan serat sabut kelapa ini dapat digunakan sebagai meja atau perlengkapan rumah tangga lain dengan beban ringan mengingat mempunyai kuat pegang sekrup yang tinggi