Anggelina Labora Dorasi Lumban Gaol
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PGRI DALAM PELANGGARAN KODE ETIK GURU, BERDAMPAK PADA TUJUAN PEMBELAJARAN Agustrio Mahanggana Angkat; Anggelina Labora Dorasi Lumban Gaol; Ayub Desrika Simorangkir; Juwita Helena Sitompul; Philip Hamonangan Sinaga; Rohana Manalu
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Proccess
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i01.5748

Abstract

The teacher's code of ethics is a guideline for teachers' behavior in maintaining the integrity and professionalism of teachers in the world of education. Violations of the teacher's code of ethics such as discrimination, abuse of authority or power and extortion can affect the effectiveness of the implementation of the teacher's code of ethics which has an impact not only on the teacher but also on students and parents of students. The existence of PGRI certainly plays a role in supporting a conducive classroom atmosphere through the implementation of an effective teacher's code of ethics. PGRI (Indonesian Teachers Association) has a significant role through policy advocacy training and competency development. With the implementation of a good code of ethics, it is hoped that students will be created who are moral and responsible. This study uses qualitative descriptive through interviews and literature studies with the results showing that violations of the teacher's code of ethics have a negative impact on the achievement of learning objectives and student quality.
Analisis Pelindungan Hukum Indikasi Geografis Dalam Upaya Pendaftaran Sirup Markisa Medan Sebagai Produk Ekspor Unggulan Daerah Sumatera Utara Agnes Pane; Parlaungan Gabriel Siahaan; Anggelina Labora Dorasi Lumban Gaol; Rimma Anisa Siagian; Juwita Helena Sitompul
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7533

Abstract

Penelitian ini menganalisis perlindungan hukum Indikasi Geografis (IG) dalam upaya pendaftaran Sirup Markisa Medan sebagai produk ekspor unggulan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan penelitian meliputi: (1) menganalisis bentuk perlindungan hukum IG menurut peraturan perundang-undangan di Indonesia, (2) mengetahui mekanisme dan persyaratan pendaftaran IG serta menilai kelayakan Sirup Markisa Medan untuk didaftarkan sebagai IG, dan (4) mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat pendaftaran. Pendekatan yang digunakan adalah normatif-empiris (socio-legal) dengan kombinasi kajian perundang-undangan, analisis konseptual, dan pendekatan sosiologis melalui wawancara mendalam dengan pelaku usaha lokal. Hasil menunjukkan Sirup Markisa Medan memenuhi tiga pilar kelayakan IG: faktor alam (buah markisa dari Berastagi), faktor manusia (teknik pengolahan tradisional di Medan), dan reputasi pasar; namun sampai saat penelitian produk belum terdaftar. Hambatan utama meliputi rendahnya literasi HKI di kalangan UMKM, keterbatasan SDM untuk penyusunan dokumen teknis, dan kurangnya koordinasi antar daerah; faktor pendukung antara lain permintaan pasar yang tinggi dan kualitas bahan baku yang teruji. Rekomendasi mencakup peran aktif pemerintah daerah untuk memfasilitasi pembentukan MPIG, pendampingan penyusunan Dokumen Deskripsi, penerapan sistem keterunutan, dan inisiasi pendaftaran di DJKI.