Yuslini Fitri
Universitas Adzkia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMAHAMAN KONSEP ASSESMEN, PENILAIAN, PENGUKURAN, DAN EVALUASI Adriantoni; Weli Sartika Sari; Nell Puspita Sari; Yuslini Fitri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.5964

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memahami konsep dasar asesmen, penilaian, pengukuran, dan evaluasi dalam pendidikan serta menguraikan perbedaannya berdasarkan kajian pustaka menurut Sugiyono. Melalui pendekatan ini, penulis mengkaji berbagai sumber literatur untuk mendefinisikan dan menganalisis istilah-istilah tersebut yang sering digunakan secara bergantian namun memiliki makna dan fungsi yang berbeda. Hasil kajian menunjukkan bahwa keempat istilah ini memiliki keterkaitan erat, namun berbeda dalam proses, tujuan, dan hasil yang dicapai. Pemahaman yang mendalam mengenai istilah-istilah ini sangat penting dalam merancang sistem pembelajaran dan evaluasi pendidikan yang efektif dan bermakna. Dengan pemahaman yang tepat, pendidik dapat merancang strategi yang lebih efektif dalam mengukur dan menilai perkembangan siswa, serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan.
MENGENAL GEJALA JIWA DENGAN MENELUSURI PROSES MENTAL MANUSIA DARI PENGAMATAN HINGGA INTELEGENSI Hafiz Hidayat; Marni Nelvi; Afri Rahmat; Yuslini Fitri; Irza Gusneti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6549

Abstract

Gejala jiwa merupakan manifestasi dari aktivitas mental yang mencerminkan dinamika psikologis individu. Artikel ini membahas berbagai bentuk gejala jiwa, termasuk pengamatan, tanggapan, fantasi, ingatan, berpikir, dan intelegensi. Pengamatan adalah proses mengenal dunia luar melalui indera, sementara tanggapan merupakan bayangan yang melekat dalam ingatan setelah pengamatan. Fantasi memungkinkan individu mencipta tanggapan baru berdasarkan pengalaman sebelumnya. Ingatan berperan dalam menyimpan dan mereproduksi pengalaman masa lalu, sedangkan berpikir mencakup proses mengolah informasi untuk memecahkan masalah. Intelegensi mencerminkan kemampuan menyesuaikan diri dengan situasi baru melalui pemikiran. Pemahaman mendalam tentang gejala jiwa penting dalam konteks pendidikan dan pengembangan diri, karena membantu individu mengenali dan mengelola proses mentalnya secara efektif.
ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN DASAR DI SDN 03 IV KOTO AUR MALINTANG: STRATEGI INOVATIF MENUJU PEMBELAJARAN MANDIRI Weni Yulastri; Weli Sartika Sari; Yuslini Fitri; Marni Nelvi; Mahrifa Abdilla Yanre; Nell Puspita Sari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6744

Abstract

This article discusses the issues of basic education policy faced by SDN 03 IV Koto Aur Malintang, particularly in the context of implementing the Merdeka Curriculum. The main problems include limited technological infrastructure, disparities in teacher quality, and suboptimal resource management. Through literature review and analysis based on national and international journals, solutions are formulated in the form of increased technology, professional development for teachers, and curriculum flexibility. The results indicate that well-planned policy innovations can promote independent learning and improve the quality of basic education.
ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN DASAR DI SDN 03 IV KOTO AUR MALINTANG: STRATEGI INOVATIF MENUJU PEMBELAJARAN MANDIRI Weni Yulastri; Weli Sartika Sari; Yuslini Fitri; Marni Nelvi; Mahrifa Abdilla Yanre; Nell Puspita Sari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6771

Abstract

This article discusses the issues of basic education policy faced by SDN 03 IV Koto Aur Malintang, particularly in the context of implementing the Merdeka Curriculum. The main problems include limited technological infrastructure, disparities in teacher quality, and suboptimal resource management. Through literature review and analysis based on national and international journals, solutions are formulated in the form of increased technology, professional development for teachers, and curriculum flexibility. The results indicate that well-planned policy innovations can promote independent learning and improve the quality of basic education.