Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Pemanfaatan AI Terhadap Efektivitas Pengerjaan Tugas Mahasiswa Pendidikan Kejuruan Fatihul Ihsan; Titen Darlis Santi; Lulu Fajarwati
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/jpuk.v1i2.23

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) oleh mahasiswa serta hubungannya dengan efektivitas pengerjaan tugas akademik. Sebanyak 50 mahasiswa menjadi responden melalui kuesioner daring yang mencakup dua variabel utama, yaitu pemanfaatan AI dan efektivitas pengerjaan tugas. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan PSPP, sedangkan analisis statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dilakukan dengan Jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan AI berada pada kategori tinggi (mean = 3.98), terutama dalam memahami materi, menyusun struktur tulisan, memperbaiki tata bahasa, dan meningkatkan efisiensi pengerjaan tugas. Efektivitas pengerjaan tugas juga berada pada kategori tinggi (mean = 3.70), yang menggambarkan peningkatan kualitas hasil, percepatan penyelesaian tugas, serta meningkatnya kepercayaan diri mahasiswa dalam menyusun laporan akademik. Analisis regresi mengungkapkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pemanfaatan AI dan efektivitas pengerjaan tugas, dengan kontribusi sebesar 32.1% terhadap variasi efektivitas (R² = 0.321; p < 0.001). Temuan ini menegaskan bahwa AI telah menjadi komponen penting dalam strategi belajar mahasiswa dan berkontribusi pada peningkatan performa akademik. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya penguatan literasi AI, penerapan etika penggunaan, serta dukungan institusi dalam integrasi teknologi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas jumlah responden, menambahkan variabel lain, dan mengeksplorasi metode campuran untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Optimalisasi Produktivitas Akademik Working Learners melalui Pelatihan Consensus AI Fatihul Ihsan; Lulu Fajarwati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/2pb6xa14

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membuka peluang transformatif dalam mengoptimalkan produktivitas akademik mahasiswa, sebuah solusi krusial bagi working learners yang menghadapi keterbatasan waktu akibat peran ganda. Kendati demikian, adopsi AI academic tools masih tergolong rendah, terutama dalam hal penelusuran dan pengelolaan literatur ilmiah secara sistematis. Program pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan untuk memberdayakan literasi AI akademik mahasiswa melalui pelatihan intensif penggunaan Consensus AI guna memperkuat alur kerja riset dan penyusunan landasan teori. Prosedur pelaksanaan diimplementasikan secara terstruktur melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, simulasi praktik langsung, pendampingan berkelanjutan, hingga evaluasi komprehensif. Peserta dibekali kompetensi dalam merumuskan strategi pencarian artikel ilmiah via Consensus AI, manajemen referensi otomatis dengan Zotero, serta sinkronisasi sitasi pada Microsoft Word. Hasil kegiatan mengindikasikan signifikansi peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menavigasi literatur akademik secara presisi dan efisien. Pemanfaatan Consensus AI terbukti memangkas durasi identifikasi referensi relevan, sementara Zotero menyederhanakan pengelolaan bibliografi secara akurat. Pelatihan ini menjadi jembatan bagi working learners dalam meningkatkan kualitas keluaran akademik di tengah tuntutan profesional yang dinamis. Kedepannya, diperlukan pembinaan konsisten untuk memastikan integrasi teknologi tetap berpijak pada nilai berpikir kritis serta integritas etika ilmiah.
The Impact of Video-Based and Interactive Learning on Improving the Practical Readiness of Culinary Arts Students in the Tourism Industry Ngatmini; Nirmalasari; Lulu Fajarwati
Jurnal Manajemen Bisnis dan Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2026): June (on-progress)
Publisher : PT ARFA DIGITAL TECHNOLOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65358/manbispar.v2i1.214

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of video-based tutorials and interactive media in improving the practical readiness of Culinary Arts students in the 4th Semester in table settings at Medan State University. This study addresses the challenges of improving students' practical skills in a structured learning environment, especially during distance or hybrid learning conditions, by integrating technology into traditional culinary education. A quasi-experimental research design was used involving 5 Semester 4 students enrolled in the Table Setting course. Participants were divided into control and experimental groups. The experimental group received learning through video tutorials and interactive media, while the control group received conventional face-to-face instruction. Data were collected using pre-test and post-test practical assessments, observational checklists, and student self-perception questionnaires. Statistical analysis, including paired t-tests and descriptive statistics, was conducted to compare perceived skill development and readiness between groups. Results showed that students exposed to video-based and interactive learning showed a significant improvement in practical readiness compared to the control group (p < 0.05). Observational assessments showed improved accuracy in table setting, proper application of table manners, and overall efficiency during practical exercises. Students also report higher confidence and readiness for practical assessments. The study highlights the potential of integrating digital media into culinary education to improve the acquisition of practical skills. Limitations include a single institution sample and short duration of interventions, which may affect the generalization of findings. This study provides empirical evidence supporting the use of video tutorials and interactive media in culinary arts education. Future research can explore the long-term impact and integration of augmented reality or virtual simulations for skills development.
Optimasi Saus Kari Aceh pada Chicken Karaage Fusion Jepang–Indonesia: Evaluasi Sensori dan Akseptabilitas Nirmalasari Nirmalasari; Oktomi Harja; Vina Gabriella Saragih; Lulu Fajarwati; Mentari Arisyid Mulyadi
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JULI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.8283

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengembangan produk fusion cuisine Jepang–Indonesia melalui inovasi chicken karaage dengan saus Kari Aceh serta analisis pengaruh variasi formulasi terhadap karakteristik sensori dan akseptabilitas konsumen. Permasalahan utama penelitian ini adalah perlunya pengembangan produk kuliner inovatif yang tetap mempertahankan keseimbangan cita rasa antara dua budaya gastronomi berbeda, sekaligus memiliki tingkat penerimaan konsumen yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi tingkat rempah saus Kari Aceh terhadap karakteristik sensori, menentukan formulasi optimum, serta mengukur tingkat akseptabilitas konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu K0 (kontrol), F1 (rempah rendah), F2 (rempah sedang), dan F3 (rempah tinggi), dengan responden sebanyak 30 panelis. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA serta uji lanjut Duncan/Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada sebagian besar parameter sensori seperti warna, aroma, rasa, kekentalan, dan aftertaste (p 0,05), sedangkan tekstur dan kerenyahan tidak berbeda nyata. Formulasi F2 memperoleh nilai tertinggi pada uji sensori dan hedonik serta menjadi produk paling disukai dengan tingkat akseptabilitas 66,7%. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa formulasi F2 merupakan formulasi optimum karena mampu menghasilkan keseimbangan rasa terbaik antara chicken karaage dan saus Kari Aceh serta memiliki tingkat penerimaan konsumen tertinggi.Kata Kunci: fusion cuisine, uji sensori, akseptabilitas konsumen, Kari Aceh, chicken karaage