Ajeng Dyah Kusumaningrum
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN KADERISASI UNTUK PENDATAAN IBU HAMIL DENGAN CARA DIGITALISASI (GOOGLE FORM) DI DESA JATI KECAMATAN GATAK KABUPATEN SUKOHARJO Ayu Anisah; Novira Indah Safitri; Talitha Eka Maulinda; Iqbal Maulana Ikhsan; Milan Dwi Winanti; Ajeng Dyah Kusumaningrum; Nyimas Arsilla Restinavia; Anggitya Widyastuti; Titik Setiyowati; Kurnia Lutfi Farizqi; Isna Aprilia; Beti Kristinawati; Listyani Hidayati
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 3, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The recording and reporting of health data carried out by cadres mostly use manual methods. The shortcomings of using manual methods in reporting include missing data, data duplication, and reporting to the health center. In addition, reporting to the health center must be in the form of a neat file, and if it continues to be done manually, it can slow down the reporting process. Advanced technology can be used as a solution to these problems, such as data collection training for cadres to create Google form where the results will be in the form of files that are neatly inputted into spreadsheet without having to work twice. The purpose of this community service is to provide training to health cadres to increase their knowledge and skills and not be stuttering about technology because today’s era is entirely digital. In addition, it also aims to facilitate cadres in the process of recording and reporting. The method used in this community service is education on creating Google form and direct training. The results of the activity show an increase in pretest and posttest scores. The conclusion of community service is that there was an increase in knowledge and skills from 3 to 10 cadres after the posttest in the data collection training using Google form. The suggestion for future activities is to work together with village officials to help provide facilities and infrastructure, such as facilitating laptops for cadres.
Pemberian Penyuluhan Hipertensi sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Pencegahan Hipertensi di Masyarakat Dusun 4 Desa Jatingarang Weru Sukoharjo Silviana Dian Putri Ichsani; Anton Sujarwo; Zara Mutiara Dewi; Caroline Isadora Corry; Sahasika Apta Kirana; Intan Alifah Febriyanti; Muhammad Rasyid Bintang Abdulmajid; Ruci Caraka Wedha Utamie; Ajeng Dyah Kusumaningrum; Findia Wulan Djari; Eni Fauziana; Noor Alis Setiyadi
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyebab nomor satu kematian di dunia dan diperkirakan jumlah penderita hipertensi akan terus meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang membesar. Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan seperti di negara berkembang dengan terbatasnya ketersediaan informasi mengenai hipertensi. Hipertensi dapat menyebabkan prevalensi, tingkat deteksi yang rendah, serta pencegahan dan pengendalian yang kurang optimal. Pengetahuan mengenai hipertensi merupakan sebuah hal penting yang harus ditingkatkan terutama pada daerah pedesaan, kelompok lansia, dan tingkat pendidikan yang rendah. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan responden terhadap penyakit hipertensi melalui program penyuluhan kesehatan. Metode: Pengabdian ini menggunkan metode Pendidikan Masyarakat, yaitu penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman masyarakat terkait dengan hipertensi yang diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan responden dilihat dari hasil uji Wilcoxon menghasilkan nilai p = 0,000 yang artinya terdapat perbedaan pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikannya penyuluhan dan pemberian leaflet. Berdasarkan hasil pre test dan post test yang dilakukan oleh peserta didapatkan hasil rata-rata peningkatan sebesar 1,85. Kesimpulan: Dengan adanya pegabdian ini diharapkan dapat memberikan dasar yang kuat bagi pengembangan program edukasi kesehatan yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat Dusun 4 Desa Jatingarang, sehingga dapat berkontribusi pada penurunan angka hipertensi dan meningkatkan kualitas kesehatan.