Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR BAGI KADER KESEHATAN REMAJA TINGKAT SMA DI KOTA TANGERANG: FROM STUDENT TO LIFESAVER Dessylindra, Herningrum; Fazri Harahap, Laila; Pujiastuti, Pujiastuti; Anika, Lusi; Nursanah, Nursanah; Kartini Soraya, Apriliana; Nurzeha Puspa Bhayangkari, Siti Pipit; Endah Permatasari, Tria Astika
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.1207-1216

Abstract

Kejadian darurat kardiopulmoner dapat terjadi kapan saja, termasuk di lingkungan sekolah. Minimnya kompetensi masyarakat awam, khususnya remaja, dalam prosedur BHD pra-hospital berkontribusi terhadap rendahnya angka keselamatan. Kader Kesehatan Remaja (KKR) merupakan kelompok strategis yang berpotensi menjadi responden awal sekaligus penggerak perubahan di komunitas sekolah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan literasi dan kesiapsiagaan KKR tingkat SMA/SMK melalui pelatihan bertema "From Student to Lifesaver". Intervensi dilaksanakan pada 15 Januari 2026 di Puskesmas Karawaci Baru, Kota Tangerang, dengan desain pra-eksperimental one group pretest–posttest. Sebanyak 31 siswa dari empat sekolah menengah mengikuti program yang mengintegrasikan ceramah interaktif, demonstrasi, praktik hands-on, simulasi kasus emergensi, dan gamifikasi pembelajaran. Evaluasi menggunakan instrumen tes kognitif dan kuesioner kepuasan berskala Likert. Hasil menunjukkan kenaikan rerata skor sebesar 21 poin (dari 59 menjadi 80). Proporsi partisipan berkategori kompetensi "baik" (skor ?80) bertambah signifikan dari 22,6% menjadi 80,6%. Tingkat kepuasan terhadap pelaksanaan mencapai kategori "sangat baik" (rerata skor 3,79/4,0). Dapat disimpulkan bahwa intervensi edukatif bantuan hidup dasar efektif mengembangkan pemahaman dan kesiapsiagaan KKR. Program ini berpotensi memperkuat peran remaja sebagai penolong pertama dan agen transformasi dalam respons kegawatdaruratan di lingkungan sekolah dan masyarakat
Relationship between stunting status and parental parenting patterns with the incidence of dental caries in toddlers in the working area of the bugel public health center Dessylindra, Herningrum; Fauziah, Munaya; Purnamawati, Dewi; Dihartawan, Dihartawan
Science Midwifery Vol 14 No 1 (2026): April: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v14i1.2334

Abstract

Stunting and dental caries are two common child health problems that often occur simultaneously and influence each other. Parental care patterns, education level, knowledge, and socioeconomic status play important roles in dental caries occurrence in stunted children. To analyze the relationship between stunting status and parental care patterns with dental caries occurrence in children under five, as well as the factors underlying dental caries. Cross-sectional study on 162 children under five (81 stunted and 81 normal) at Bugel Public Health Center. Data collected through questionnaires and examinations. Analysis used Chi-Square test and multiple logistic regression (α=0.05). Prevalence of stunting and caries were each 90.1%. Significant relationships found between stunting and caries (p=0.001; OR=17.25), parental care and caries (p=0.002; OR=18.61), education and caries (p=0.035; OR=4.42), knowledge and caries (p=0.047; OR=4.30). Socioeconomic status was not significantly associated (p=0.433). Multivariate analysis showed stunting (OR=5.59; p=0.032) and parental care (OR=4.80; p=0.040) as significant factors. Stunting status and parental care are significant factors of dental caries in children under five. Integrated intervention programs are needed to address stunting and dental health, parenting education, and routine monitoring.