Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Transformasi Ekonomi Petani Kakao Melalui Kemitraan: Studi Kasus Di Desa Mataiwoi, Sulawesi Tenggara Hannin Pradita Nur Soulthoni; Sitti Harnia; Muammar Akbar Al Qhuraissy; Muhammad Zaikin; Harjun Harjun
Jurnal Neo Societal Vol. 11 No. 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jns.v11i1.140

Abstract

Pembangunan sektor kakao di Indonesia masih menghadapi paradoks antara tingginya potensi produksi dan rendahnya kesejahteraan petani, yang dipengaruhi oleh keterbatasan produktivitas, ketergantungan pada tengkulak, serta lemahnya akses terhadap pasar dan kelembagaan pendukung. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika kemitraan strategis antara Sustainable Cocoa Production Program (SCPP), kelompok tani, dan Pemerintah Daerah dalam mendorong transformasi ekonomi petani kakao di Desa Mataiwoi, Sulawesi Tenggara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 32 informan yang terdiri atas petani peserta dan non-peserta program serta aktor kelembagaan terkait. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, focus group discussion, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan tripartit asimetris yang didukung diferensiasi peran yang jelas mampu mendorong transformasi ekonomi petani secara multidimensional, meliputi peningkatan produktivitas, kualitas produk, pendapatan, serta perubahan mindset dari subsistensi menuju orientasi bisnis. Namun demikian, dampak program belum terdistribusi secara merata akibat ketimpangan pra-eksisting dalam aset, modal sosial, dan akses institusional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemitraan asimetris yang fungsional dapat menjadi mekanisme efektif dalam memutus poverty trap, sepanjang disertai strategi afirmatif untuk meningkatkan inklusivitas dan keberlanjutan transformasi ekonomi petani.
Transformasi Ekonomi Petani Kakao Melalui Kemitraan: Studi Kasus Di Desa Mataiwoi, Sulawesi Tenggara Hannin Pradita Nur Soulthoni; Sitti Harnia; Muammar Akbar Al Qhuraissy; Muhammad Zaikin; Harjun Harjun
Jurnal Neo Societal Vol. 11 No. 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jns.v11i1.140

Abstract

Pembangunan sektor kakao di Indonesia masih menghadapi paradoks antara tingginya potensi produksi dan rendahnya kesejahteraan petani, yang dipengaruhi oleh keterbatasan produktivitas, ketergantungan pada tengkulak, serta lemahnya akses terhadap pasar dan kelembagaan pendukung. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika kemitraan strategis antara Sustainable Cocoa Production Program (SCPP), kelompok tani, dan Pemerintah Daerah dalam mendorong transformasi ekonomi petani kakao di Desa Mataiwoi, Sulawesi Tenggara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 32 informan yang terdiri atas petani peserta dan non-peserta program serta aktor kelembagaan terkait. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, focus group discussion, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan tripartit asimetris yang didukung diferensiasi peran yang jelas mampu mendorong transformasi ekonomi petani secara multidimensional, meliputi peningkatan produktivitas, kualitas produk, pendapatan, serta perubahan mindset dari subsistensi menuju orientasi bisnis. Namun demikian, dampak program belum terdistribusi secara merata akibat ketimpangan pra-eksisting dalam aset, modal sosial, dan akses institusional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemitraan asimetris yang fungsional dapat menjadi mekanisme efektif dalam memutus poverty trap, sepanjang disertai strategi afirmatif untuk meningkatkan inklusivitas dan keberlanjutan transformasi ekonomi petani.
Boosting budget absorption: How organizational commitment enhances budget implementation in Indonesian local government La Ode Muhammad Saum Fasihu; Safaruddin Safaruddin; Muhammad Zaikin; Mutmainnah Mutmainnah; Nurul Emil Safitri
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i11.760

Abstract

This study aims to analyze the moderating effect of organizational commitment on budget implementation and absorption in Regional Apparatus Organizations in Southeast Sulawesi Province. The study population comprised all civil servants within the 30 Regional Apparatus Organizations in Southeast Sulawesi Province. Purposive sampling was employed to select participants based on their roles, knowledge, and experience. The sample criteria targeted five key leadership figures from each organization: the Head of Service, Secretary, Head of the Financial Subsection, Head of the Planning Subsection, and Treasurer. Consequently, a total sample of 150 respondents was obtained for this study. Data were collected using questionnaires from October to December 2024. The analysis was conducted using the SPSS 26 PROCESS macro (Version 4.3). The data analysis shows that budget implementation positively and significantly affects budget absorption. Organizational commitment significantly moderates budget implementation and absorption.
DOES CONCENTRATED OWNERSHIP MATTER? MODERATING THE LINK BETWEEN LIQUIDITY AND CSR Mutmainnah Mutmainnah; Nur Asni; Muhammad Zaikin; La Ode Muhammad Saum Fasihu; Sindy fuji Lestari
JITAA : Journal Of International Taxation, Accounting And Auditing Vol 5 No 01 (2026): JITAA: JOURNAL OF INTERNATIONAL TAXATION ACCOUNTING AND AUDITING
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jitaa.v5i01.2482

Abstract

With ownership concentration acting as a moderating variable, this research investigates the relationship between working capital efficiency measured by the cash conversion cycle (CCC) and CSR performance in light of the importance of CSR activities in sustainable business strategies.  Panel regression in STATA 17 was used to analyze 162 non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange between 2018 and 2023 using purposive selection.  The findings indicate that ownership concentration exacerbates this negative relationship, whereas a shorter CCC (more liquidity) enhances CSR performance.  The results show that working capital management is linked to financial efficiency and is a strategic instrument for establishing long-term legitimacy and complying with regulatory obligations.  The research emphasizes how important it is for management, stakeholders, and regulators to assess ownership structure and liquidity in order to promote sustainable business practices, especially in developing markets like Indonesia.
Peningkatan Efisiensi Pelaporan Anggaran Melalui Klasifikasi Dan Penataan Berkas (SPM/SP2D) Satira Yusuf; Hasnidar Hasnidar; Erwin Hadisantoso; Emilia Nurdin; Vina Olivia Pebrianty; Muhammad Zaikin
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i4.11801

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi melalui pengalaman belajar di luar lingkungan perguruan tinggi, salah satunya melalui program magang. Laporan ini disusun berdasarkan pelaksanaan kegiatan magang di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang berfokus pada upaya meningkatkan efisiensi pelaporan anggaran melalui proses klasifikasi dan penataan dokumen Surat Perintah Membayar (SPM) serta Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Kedua dokumen tersebut memiliki peran penting dalam pelaksanaan, pencairan, dan pertanggungjawaban anggaran pemerintah daerah. Pelaksanaan kegiatan magang dilakukan dengan menggunakan metode observasi, inventarisasi dokumen, pengelompokan arsip berdasarkan tahun anggaran dan jenis belanja, serta penataan dokumen secara sistematis sesuai dengan standar pengarsipan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengelolaan arsip yang terstruktur mampu mempercepat proses penelusuran dokumen, meminimalkan kesalahan administrasi, serta meningkatkan efektivitas dan ketepatan dalam penyusunan laporan anggaran. Selain memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pengelolaan arsip keuangan di BPKAD, kegiatan magang ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperkuat kompetensi profesional, khususnya dalam bidang administrasi dan pengelolaan keuangan daerah.
ESG Risk Rating, Financial Flexibility, and Investment Efficiency as Determinants of Firm Value in an Emerging Market: Evidence from IDXESGL Listed Companies La Ode Muhammad Saum Fasihu; Andi Muhammad Fuad amadhan; Mutmainnah Mutmainnah; Muhammad Zaikin; Anisah Nadya Ananta
Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Akuntansi dan Keuangan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jakws.v5i01.3138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ESG Risk Rating, financial flexibility, dan investment efficiency terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang tergabung dalam IDX ESG Leaders Index (IDXESGL) di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu sehingga diperoleh 30 perusahaan sebagai sampel penelitian selama periode 2021–2024, menghasilkan 120 observasi dengan data panel seimbang. Data diperoleh melalui studi dokumentasi yang bersumber dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan keuangan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Stata. Pemilihan model terbaik dilakukan melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier, yang menunjukkan bahwa model fixed effect merupakan model yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG Risk Rating, financial flexibility, dan investment efficiency berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan risiko ESG yang baik, fleksibilitas keuangan yang memadai, serta efisiensi keputusan investasi berperan penting dalam meningkatkan nilai perusahaan.
THE ROLE OF CONCENTRATED OWNERSHIP IN MODERATING THE RELATIONSHIP BETWEEN COMPANY SIZE AND CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Muhammad Zaikin
Accounting Student Series on Emerging Trends Vol. 1 No. 02 (2026): Sinergi Akuntansi, Tata Kelola, dan Pembangunan Ekonomi — Kajian Multisektoral
Publisher : Jurusan Akuntansi, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66896/asset.1.02.2026.39

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) has become an important part of a company's sustainability, especially for large companies that face stakeholder pressure and higher legitimacy demands. However, ownership structure can influence how companies respond to these demands. This study aims to examine the effect of company size on CSR and the role of concentrated ownership in moderating this relationship. The study uses an explanatory quantitative approach with secondary data from annual reports and sustainability reports of non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2018–2023 period. The sample consists of 27 companies with 162 firm-year observations selected using purposive sampling. CSR is measured using the Corporate Social Responsibility Disclosure Index based on GRI Standards, company size is measured using the natural logarithm of total assets, and concentrated ownership is measured based on the percentage of the largest shareholding. The analysis was conducted using panel data regression with STATA 17 through the Fixed Effect Model and robust standard error. The results show that company size has a positive and significant effect on CSR. However, concentrated ownership does not moderate the relationship between company size and CSR. These findings indicate that CSR is more related to the scale of the company and stakeholder pressure than to the level of ownership concentration.