Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Suasana Toko Terhadap Repurchase Intention Pada Coffee Solok Radjo Alahan Panjang Trio Candra Yoga Yoga; Rahmat Hidayat; Hardinalis Kobal
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 9 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH VASTUWIDYA VOL 9 NO 1
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/vastuwidya.v9i1.483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan suasana toko terhadap repurchase intention pada pelanggan Coffee Solok Radjo Alahan Panjang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada 150 responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi literatur dan laporan tahunan industri kopi. Analisis data dilakukan dengan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap repurchase intention, sementara suasana toko tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap repurchase intention. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengelola Coffee Solok Radjo Alahan Panjang dalam meningkatkan kualitas pelayanan untuk mendorong minat beli ulang pelanggan.
Basako: Inovasi Bank Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular di Kota Pariaman Syaifuddin Islami; Hary Febrianto; Dwikornida; Robert Cenedy; Rahmat Hidayat; Dedet Deperiky; Tri Candra Yoga; Dewi Anggraini
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2026): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v6i2.1467

Abstract

Kota Pariaman menghadapi persoalan sampah yang ditandai oleh ketergantungan pada TPA Tungkal Selatan, belum optimalnya pemilahan dari sumber, dan lemahnya kelembagaan bank sampah. RPJMD Kota Pariaman 2025-2029 mencatat timbulan sampah tahun 2024 sebesar 41,11 ton per hari, Pusat Daur Ulang, bank sampah, dan TPS3R belum beroperasi optimal, serta 74,43% sampah masih terangkut ke TPA dengan pola kumpul-angkut-buang. Artikel ini bertujuan menyempurnakan model BASAKO, yaitu Bank Sampah Jadi Pusako, sebagai solusi pengabdian masyarakat berbasis ekonomi sirkular dan kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah partisipatif-edukatif melalui analisis situasi, pelatihan pemilahan, simulasi tabungan sampah, penguatan kelembagaan, dan perumusan model operasional. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pembelajaran dari Kota Padang, yang menghasilkan sekitar 660 ton sampah per hari, menegaskan pentingnya pemilahan, pengolahan organik, jejaring pasar, dan monitoring. BASAKO menawarkan lima solusi: Pilah Pusako, Tabungan BASAKO, Olah Organik, Jejaring Pusako, dan Dashboard BASAKO untuk mengurangi beban TPA dan mendukung Pariaman Blue Green City.
VERMIKOMPOS SEBAGAI SOLUSI PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK DI PERUMAHAN PT. PUSRI PALEMBANG Syaifuddin Islami; Dewi Anggraini; Dwi Kornida; Budi Yanti; Hadi Rafindo; Hary Febrianto; Hardinalis Kobal; Yudas Sabaggalet; Rahmat Hidayat
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v9i1.1328

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi persoalan lingkungan yang krusial di banyak wilayah perkotaan di Indonesia, mengingat sampah organik menyumbang lebih dari 50% dari total timbulan sampah perkotaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengamati dan mengevaluasi penerapan teknologi vermikomposting di Kompleks Perumahan PT. Pusri Palembang dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan observasional. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2025 hingga Januari 2026. Metode pelaksanaan meliputi kunjungan lapangan, diskusi kelompok, serta evaluasi teknis terhadap proses pemilahan sampah, persiapan media kompos, dan penggunaan cacing tanah jenis Eisenia fetida.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 92% peserta mampu menerapkan teknik vermikomposting secara mandiri setelah pendampingan dilakukan. Kompos yang dihasilkan memiliki rasio C/N sebesar 15,8, bertekstur remah, serta tidak berbau menyengat, sehingga memenuhi standar mutu kompos yang baik. Selain memberikan dampak ekologis, kegiatan ini juga mendorong keterlibatan masyarakat, memperkuat partisipasi lintas generasi, serta membuka potensi ekonomi lokal melalui rencana penjualan kompos yang dihasilkan. Beberapa tantangan yang ditemukan meliputi ketidakkonsistenan dalam pemilahan sampah dan keterbatasan media kompos. Tantangan tersebut diatasi melalui strategi kolaboratif dan sistem pengelolaan secara bergiliran antarwarga. Studi ini menyimpulkan bahwa vermikomposting merupakan solusi pengelolaan sampah yang layak dan dapat dikembangkan secara luas di kawasan permukiman. Teknologi ini juga berpotensi mendukung praktik ekonomi sirkular serta memperkuat tata kelola lingkungan berbasis komunitas. Dukungan lanjutan melalui fasilitasi kelembagaan, integrasi edukasi, dan penyelarasan kebijakan sangat direkomendasikan guna menjamin keberlanjutan jangka panjang.