Hadi Rafindo
Universitas Tamansiswa Padang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

VERMIKOMPOS SEBAGAI SOLUSI PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK DI PERUMAHAN PT. PUSRI PALEMBANG Syaifuddin Islami; Dewi Anggraini; Dwi Kornida; Budi Yanti; Hadi Rafindo; Hary Febrianto; Hardinalis Kobal; Yudas Sabaggalet; Rahmat Hidayat
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v9i1.1328

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi persoalan lingkungan yang krusial di banyak wilayah perkotaan di Indonesia, mengingat sampah organik menyumbang lebih dari 50% dari total timbulan sampah perkotaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengamati dan mengevaluasi penerapan teknologi vermikomposting di Kompleks Perumahan PT. Pusri Palembang dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan observasional. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2025 hingga Januari 2026. Metode pelaksanaan meliputi kunjungan lapangan, diskusi kelompok, serta evaluasi teknis terhadap proses pemilahan sampah, persiapan media kompos, dan penggunaan cacing tanah jenis Eisenia fetida.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 92% peserta mampu menerapkan teknik vermikomposting secara mandiri setelah pendampingan dilakukan. Kompos yang dihasilkan memiliki rasio C/N sebesar 15,8, bertekstur remah, serta tidak berbau menyengat, sehingga memenuhi standar mutu kompos yang baik. Selain memberikan dampak ekologis, kegiatan ini juga mendorong keterlibatan masyarakat, memperkuat partisipasi lintas generasi, serta membuka potensi ekonomi lokal melalui rencana penjualan kompos yang dihasilkan. Beberapa tantangan yang ditemukan meliputi ketidakkonsistenan dalam pemilahan sampah dan keterbatasan media kompos. Tantangan tersebut diatasi melalui strategi kolaboratif dan sistem pengelolaan secara bergiliran antarwarga. Studi ini menyimpulkan bahwa vermikomposting merupakan solusi pengelolaan sampah yang layak dan dapat dikembangkan secara luas di kawasan permukiman. Teknologi ini juga berpotensi mendukung praktik ekonomi sirkular serta memperkuat tata kelola lingkungan berbasis komunitas. Dukungan lanjutan melalui fasilitasi kelembagaan, integrasi edukasi, dan penyelarasan kebijakan sangat direkomendasikan guna menjamin keberlanjutan jangka panjang.
INTEGRASI INOVASI DAERAH DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERDAMPAK DAN BERKELANJUTAN BERBASIS POTENSI LOKAL Chairun Amallia; Hadi Rafindo; Hary Febrianto; Widya Rahmawati; Nirmala Santi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v9i2.1395

Abstract

Pembangunan daerah pada era desentralisasi tidak lagi hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif dalam mencapai tujuan tersebut adalah integrasi inovasi daerah dengan pemberdayaan masyarakat. Inovasi daerah memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan berbagai kebijakan, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta pemberdayaan ekonomi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Sementara itu, pemberdayaan masyarakat menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan yang memiliki kapasitas untuk mengidentifikasi permasalahan, merancang solusi, serta mengelola sumber daya lokal secara mandiri. Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program pengabdian yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat melalui pendekatan partisipatif berbasis potensi lokal sebagai upaya mendukung pembangunan daerah yang berdampak dan berkelanjutan. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi potensi wilayah, sosialisasi, edukasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa integrasi inovasi daerah dengan pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, partisipasi, serta kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara lebih produktif. Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, masyarakat, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan. Oleh karena itu, penguatan inovasi daerah berbasis partisipasi masyarakat perlu terus dikembangkan sebagai strategi pembangunan yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM HILIRISASI KOMODITAS TOMAT BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPOK USAHA BERSAMA PEMUDA SOLOK SAIYO SAKATO Widya Rahmawati; Hadi Rafindo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v9i1.1332

Abstract

Hilirisasi komoditas pertanian merupakan upaya strategis untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan, pengemasan, dan pemasaran produk. Dalam perspektif SDM, keberhasilan hilirisasi sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang mengelola proses tersebut. Pelatihan dan pengembangan SDM berperan sebagai penggerak utama dalam memastikan bahwa masyarakat memiliki kemampuan yang memadai untuk menjalankan seluruh rantai nilai komoditas tomat. Melalui pelatihan yang terarah, masyarakat tidak hanya memahami teknik pengolahan tomat menjadi produk bernilai tambah, tetapi juga mampu mengidentifikasi peluang usaha, mengelola sumber daya secara efisien, serta mengembangkan inovasi produk sesuai dengan kebutuhan pasar. Pengembangan SDM yang berkelanjutan juga mendorong terbentuknya pola pikir adaptif dan inovatif, yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi dinamika pasar dan persaingan usaha.