Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Karakteristik Sosiodemografi Terhadap Pendapatan Usahatani Lada Di Kabupaten Bengkayang Alberto, Japo; Suyatno, Adi; Kusrini, Novira
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 14, No 1 (2025): June
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jsea.v14i1.90280

Abstract

The income of pepper farming is significantly influenced by various aspects, including sociodemographic factors. This study aims to analyze the relationship between sociodemographic characteristics and pepper farming income in Bengkayang Regency. The collected data were processed and analyzed using the Spearman Rank correlation test. The results of the study indicate that sociodemographic characteristics such as education level, experience, and land area have a significant relationship with pepper farming income in Bengkayang Regency, with land area being the most dominant factor. On the other hand, age and gender did not show a significant influence.
Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Bagi Kelompok Tani Melalui Edukasi Sistem Keuangan Sederhana Dedy, Dedy; Salfarini, Eligia Monixa; Atlantika, Yeremia Niaga; Siokalang, Maria Angela; Alberto, Japo; Sari, Maya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.819

Abstract

Kelompok Tani menghadapi permasalahan internal, salah satunya terkait pengelolaan keuangan yang disebabkan karena kurang pahamnya konsep pengelolaan keuangan, terkhusus pencatatan keuangan secara sederhana. Tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas pencatatan keuangan dan penyusunan keuangan di antara anggota kelompok. Oleh karena itu, metode untuk pengabdian masyarakat dilakukan melalui bimbingan dan lokakarya, mencakup topik tentang pengenalan dasar, pencatatan, dan laporan keuangan sederhana. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dua kali di lokasi yang berbeda, pertama di kelompok Tomat Intan dan kedua di kelompok Karya Tani. Jumlah total peserta yang terlibat aktif dalam program pengabdian kami adalah 32 peserta. Hasil menunjukkan bahwa 87% memahami materi dengan baik dan 84% merasakan manfaat dari program pengabdian masyarakat ini. Metodee pelaksanaan juga cukup baik sebesar 86%, dengan rekomendasi dan masukan seperti frekuensi pertemuan sebaiknya ditingkatkan, serta ditambahkan lebih banyak simulasi dan bimbingan untuk membantu anggota untuk lebih memahami materi.
ANALYSIS OF ADDED VALUE AND PROFITABILITY OF PEPPER BUSINESSES IN BENGKAYANG DISTRICT Alberto, Japo; Wahyuni, Linda; Septiana; Dedy; Salfarini, Eligia Monixa
Business, Economics dan Entrepreneurship Vol 7 No 2 (2025): Business, Economics and Entrepreneurship
Publisher : Institut Shanti Bhuana, Program Studi Kewirausahaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/bee.v7i2.1078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah yang dihasilkan pada tingkat petani lada serta menggambarkan struktur pemasaran melalui perhitungan margin pemasaran dan farmer's share pada berbagai saluran pemasaran di Kabupaten Bengkayang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 98 responden yang terdiri dari petani, pengumpul desa, pedagang besar, UMKM, dan pengecer. Analisis yang dilakukan meliputi penyiaran saluran pemasaran, perhitungan margin pemasaran, farmer's share, serta nilai tambah menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pada tingkat petani masih tergolong rendah, yakni sebesar Rp 12.670/kg dengan nilai tambah tambah rasio 14,76%, yang mencerminkan bahwa aktivitas pascapanen yang dilakukan petani belum memberikan peningkatan nilai yang signifikan. Sementara itu, perhitungan margin pemasaran dan farmer's share menampilkan adanya perbedaan proporsi pendapatan harga pada setiap saluran pemasaran; Saluran II memberikan farmer's share tertinggi sebesar 93,01%, sedangkan saluran lain menunjukkan akibat perbedaan margin variasi panjang saluran dan fungsi pemasaran. Temuan ini menegaskan bahwa struktur pemasaran dan aktivitas pascapanen petani sangat menentukan besarnya nilai tambah dan bagian harga yang diterima petani lada di Bengkayang.
Pelatihan Manajemen Kelembagaan Kelompok Tani di Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang Septiana Septiana; Japo Alberto; Linda Wahyuni
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2712

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial kelompok tani melalui pelatihan Manajemen Kelembagaan Kelompok Tani di Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang. Metode yang digunakan dalam kegiatan meliputi beberapa tahapan. Pertama, dilakukan diskusi dan penyusunan rencana kegiatan bersama Kepala Balai Penyuluh Pertanian untuk memastikan kesesuaian kegiatan dengan kebutuhan kelompok tani. Kedua, menyiapkan materi pelatihan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan kelompok tani. Ketiga, melaksanakan kegiatan pelatihan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Keempat, menyusun laporan kegiatan sebagai bentuk pertanggung jawaban dan dokumentasi hasil pelaksanaan kegiatan. Data yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari data kualitatif dan data kuantitatif. Data kuantitatif mencakup gambaran kondisi kelembagaan kelompok tani, tingkat keaktifan anggota kelompok tani, serta permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan organisasi kelompok. Data kuantitatif meliputi jumlah peserta pelatihan, dan tingkat partisipasi selama kegiatan pelatihan. Data diperoleh secara langsung melalui pengamatan dilapangan, diskusi kemudian wawancara dengan kepala balai penyulih pertanian, serta dokumentasi kegiatan pelatihan. Seluruh data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan deskripstif kualitatif dengan cara mengorganisasikan dan menafsirkan data berdasarkan kondisi yang ada dilapangan. Pelaksanaan pelatihan manajemen kelembagaan kelompok tani di Kecamatan Bengkayang memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip-prinsip dasar manajemen kelembagaan. Kelompok tani menunjukkan peningkatan pengetahuan terkait aspek perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, pengawasan, serta administrasi dan keuangan kelompok. Selain itu, peserta juga memahami bahwa kelembagaan kelompok tani yang kuat ditandai oleh adanya struktur organisasi yang jelas, aturan tertulis yang disepakati bersama, administrasi yang tertata rapi, kepemimpinan yang demokratis, serta tingkat partisipasi anggota yang tinggi. Penguatan kelembagaan kelompok tani juga dipandang memerlukan dukungan yang berkelanjutan melalui kegiatan pelatihan, pendampingan oleh penyuluh, serta pengembangan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.