Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rasionalitas Epistemik dalam Pengambilan Keputusan Pemasaran dan Dampaknya terhadap Kinerja Pemasaran Berkelanjutan UMKM Tarso; Asep Koswara; Isniar Budiarti; Siti Kurnia Rahayu; Dedi Sulistyo
Jurnal Bisnis Administrasi dan Manajemen Vol. 19 No. 1 (2026): ALBAMA : Jurnal Bisnis Administrasi dan Manajemen
Publisher : LPPM Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56606/albama.v19i1`.384

Abstract

This study aims to analyze the influence of epistemic rationality in marketing decision-making on sustainable marketing performance among MSMEs in Kalasan District, Sleman. Using a quantitative approach with a correlational-explanatory design, this research examines causal relationships through a microfoundations perspective. Primary data were collected via Likert-scale questionnaires from 384 MSME owners or managers selected using purposive sampling. Data analysis was performed using simple linear regression with SPSS version 30 software. The results indicate that epistemic rationality has a positive and significant effect on sustainable marketing performance, with a coefficient of determination (R2) of 0.38. These findings confirm that the quality of cognitive processes, specifically the ability to evaluate evidence and justify knowledge, is a crucial determinant of long-term marketing success. Theoretically, this study strengthens the literature on the role of individual cognitive factors in explaining organizational performance. Practically, these results imply the importance of enhancing information literacy and critical reasoning for MSME actors to mitigate decision biases amidst high market uncertainty.
Tinjauan Aksiologi Kebijakan Zero ODOL: Konflik Nilai Antara Keselamatan Berkendara Dan Efisiensi Ekonomi Pada Distribusi Air Minum R Budi - Setiawan; Isniar Budiarti; Siti Kurnia Rahayu; Dedi Sulistyo
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12489

Abstract

Kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (Zero ODOL) dirancang untuk memperkuat keselamatan lalu lintas, melindungi infrastruktur jalan, dan menegakkan kepatuhan muatan kendaraan. Namun, pada distribusi air minum dalam kemasan rute Bandung-Jakarta, pembatasan Jumlah Berat yang Diizinkan (JBI) menimbulkan konflik nilai karena kapasitas angkut turun sementara biaya perjalanan relatif tetap. Penelitian ini bertujuan menganalisis konflik aksiologis antara nilai keselamatan berkendara dan efisiensi ekonomi serta merumuskan arah kebijakan yang lebih proporsional. Penelitian menggunakan desain deskriptif-evaluatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi operasional transporter, sedangkan data sekunder berasal dari regulasi, spesifikasi kendaraan, dan literatur transportasi. Analisis dilakukan melalui perbandingan tiga skenario muatan dan matriks nilai pemangku kepentingan. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan pada JBI Jalan Kelas II menurunkan kapasitas dari 1.152 menjadi 718 galon dan meningkatkan biaya satuan sebesar 60,4%, sedangkan kepatuhan pada JBI Jalan Kelas I menurunkan kapasitas menjadi 876 galon dan meningkatkan biaya satuan sebesar 31,5%. Secara aksiologis, keselamatan merupakan nilai dasar yang tidak dapat dipertukarkan, tetapi implementasinya perlu disertai penyesuaian tarif, peningkatan kelas jalan, pengawasan berbasis risiko, dan pembagian biaya kepatuhan agar tidak memindahkan seluruh beban kepada transporter dan konsumen.