Muhimmatul Ulumia
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN FONOLOGIS ARAB DALAM SERIAL DRAMA KOREA 'GENIE, MAKE A WISH' Muhimmatul Ulumia; Setia Gumilar; Asep Supianudin; Akmaliyah Akmaliyah
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ihya.v12i1.28829

Abstract

This study aims to analyze the forms and factors causing Arabic phonological errors in the Korean drama series Genie, Make a Wish. The research employs a descriptive qualitative approach with an analytical method using the distributional method and the immediate constituent technique. The data consist of Arabic dialogue utterances obtained from the Netflix platform. The results reveal phonological error categorized into four forms: consonant phoneme changes, vowel phoneme changes, phoneme omission, and phoneme addition. Consonant phoneme changes are the most dominant form of error, with the most frequent being the change of the phoneme /ق/ to /ك/ and the vowel phoneme /o/ to /a/. The main factor causing these errors is the interference of the Korean phonological system (L1) with Arabic (L2), particularly due to the absence of uvular, pharyngeal, and emphatic sounds in Korean. In addition, the limited learning process of Arabic in the context of filming production contributes to the actors’ insufficient phonological mastery when pronouncing Arabic dialogue.
Representasi Budaya Arab Dalam Lirik Lagu ‘Zahgana’ Karya Hala Al Turk: Analisis Semiotika Roland Barthes Muhimmatul Ulumia; Rohanda Rohanda
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 14, No 1 (2025): Kajian Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.14.1.319-332.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan representasi budaya Arab modern dalam lirik lagu ‘Zahgana’ karya Hala Al Turk dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, yang menganalisis makna lirik berdasarkan tiga tahapan makna Barthes, yaitu denotatif, konotatif, dan mitos. Data utama berupa teks lirik lagu yang dikaji secara mendalam untuk mengidentifikasi simbol-simbol budaya, nilai sosial, dan ideologi yang tersembunyi dalam kata-kata yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu ‘Zahgana’ merepresentasikan berbagai bentuk kegelisahan dan keterbatasan yang dialami oleh generasi muda Arab, terutama perempuan, dalam ruang domestik yang konservatif. Melalui pengulangan kata-kata seperti ‘طفشانة’ (bosan) dan ‘زهقانة’ (jenuh), lagu ini menyuarakan kejenuhan emosional dan keresahan terhadap peran gender yang kaku, pola asuh otoriter, serta minimnya ruang untuk berekspresi. Selain itu, ditemukan pula simbol-simbol perlawanan terhadap nilai tradisional. Lagu ini secara simbolik membongkar mitos bahwa rumah adalah tempat paling ideal bagi anak perempuan, dan justru menunjukkan bahwa rumah bisa menjadi sumber keterkungkungan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa lirik ‘Zahgana’ merupakan bentuk kritik sosial dan ekspresi budaya populer yang mencerminkan dinamika perubahan nilai di masyarakat Arab kontemporer, terutama terkait dengan kebebasan, kesetaraan, dan identitas generasi muda