Elisa Nimbo Sumual
Sekolah Tinggi Alkitab Batu

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Transmisi Kepemimpinan Lintas Generasi Berbasis 2 Timotius 2:2: Paradigma Pendidikan Kristen bagi Generasi Z di Era Post-Truth Yohana Fajar Rahayu; Elisa Nimbo Sumual
HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Vol 11, No 1 (2026): Teologi dan Kepemimpinan Kristen - Juni 2026
Publisher : STTI Harvest Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52104/harvester.v11i1.430

Abstract

Pendidikan Kristen pada era post-truth menghadapi tantangan serius dalam mentransmisikan kepemimpinan iman yang berakar pada kebenaran mutlak alkitabiah kepada Generasi Z. Fragmentasi dari relativisme kebenaran, dan dominasi narasi digital berkaitan dengan hoak menyebabkan melemahnya proses kaderisasi kepemimpinan gerejawi yang berkelanjutan. Teks 2 Timotius 2:2 menjadi rujukan teologis penting untuk memahami bagaimana Paulus merancang transmisi kepemimpinan yang berorientasi lintas generasi atau inter generasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep transmisi kepemimpinan Paulus menurut 2 Timotius 2:2 serta relevansinya bagi pendidikan Kristen Generasi Z di era post-truth. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskritif dengan pendekatan studi eksegetis dan studi literature. Maka dapat disimpulkan bahwa berangkat dari konteks historis dan teologis 2 Timotius 2:2, kepemimpinan Paulus menegaskan pentingnya transmisi iman dan otoritas pelayanan secara sadar, berlapis, dan berkesinambungan dalam komunitas Kristen. Analisis eksegetis ayat ini menunjukkan bahwa konsep transmisi kepemimpinan Paulus tidak hanya bersifat pewarisan ajaran, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, dan kompetensi pengajar yang dapat dipercaya lintas generasi. Dalam konteks era post-truth, paradigma kepemimpinan Paulus menjadi landasan strategis bagi pendidikan Kristen untuk menumbuhkan pemimpin yang berakar pada kebenaran Injil, kritis terhadap relativisme, dan setia mentransmisikan iman secara autentik.