Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Media Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Dan Motivasi Menyusui Pada Ibu Hamil Di Posyandu Bougenvile Desa Bukit Raya Kecamatan Sepaku Zakiya Azhar Fahriza; Yona Palin T; Irma Desylia Maharani; Nina Mardiana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1087

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan upaya penting dalam meningkatkan status kesehatan bayi,namun cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih belum mencapai target yang ditetapkan. Salah satu faktor yangmemengaruhi keberhasilan pemberian ASI adalah pengetahuan dan motivasi ibu hamil, yang dapat ditingkatkanmelalui edukasi kesehatan berbasis media audiovisual. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh mediavideo edukasi terhadap pengetahuan dan motivasi menyusui pada ibu hamil di Posyandu Bougenvile, Desa BukitRaya, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatifdengan desain pre-experimental one-group pretest–posttest terhadap 35 ibu hamil yang dipilih menggunakanteknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan motivasi sebelum serta sesudahintervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa setelah pemberian media video edukasi, seluruh responden (100%) memilikitingkat pengetahuan kategori baik, sedangkan motivasi menyusui meningkat dengan sebagian besar responden(85,7%) berada pada kategori sangat tinggi. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikanpada tingkat pengetahuan dan motivasi sebelum dan sesudah intervensi (p<0,05). Temuan ini menunjukkanbahwa media video edukasi efektif meningkatkan pengetahuan dan motivasi menyusui pada ibu hamil, sehinggaberpotensi menjadi alternatif media promosi kesehatan dalam mendukung keberhasilan program ASI eksklusif dipelayanan kesehatan primer.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Wordwall terhadap Pengetahuan dan Persepsi tentang Pencegahan Keputihan pada Siswi Kelas XI SMAN 7 Samarinda Raudhatul Ilmiyah; Yona Palin T; Irma Desylia Maharani; Dwi Hendriani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1094

Abstract

Keputihan merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan berpotensi menimbulkan komplikasi apabila tidak dicegah melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Rendahnya pengetahuan serta persepsi remaja mengenai pencegahan keputihan menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran reproduksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media Wordwall terhadap pengetahuan dan persepsi tentang pencegahan keputihan pada siswi kelas XI SMAN 7 Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 130 siswi dengan sampel sebanyak 57 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan persepsi yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup (49,1%) dan persepsi kategori netral (54,39%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media Wordwall seluruh responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan kategori baik dan sebagian besar responden (93,0%) memiliki persepsi positif. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai P-Value = 0,000 (p < 0,05) pada kedua variabel, yang menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan menggunakan media Wordwall berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan persepsi mengenai pencegahan keputihan. Temuan ini menunjukkan bahwa Wordwall merupakan media edukasi berbasis digital yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan membentuk persepsi positif remaja terhadap kesehatan reproduksi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif media promosi kesehatan di lingkungan sekolah.
Pengaruh Edukasi Video Animasi Terhadap Pengetahuan Dan Motivasi Ibu Tentang Pencegahan Stunting Melalui Pemberian MP-ASI Di Wilayah Kerja Puskesmas Trauma Center Ulfah Nabilah; Yona Palin T; Dian Ardyanti; Joko Sapto Pramono
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1221

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan, perkembangan kognitif,dan kualitas sumber daya manusia. Salah satu upaya pencegahannya adalah pemberian makananpendamping ASI (MP-ASI) yang tepat, namun pengetahuan dan motivasi ibu masih perluditingkatkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi menggunakan video animasiterhadap pengetahuan dan motivasi ibu tentang pencegahan stunting melalui pemberian MP-ASI diwilayah kerja Puskesmas Trauma Center. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengandesain One Group Pretest–Posttest. Sampel terdiri atas 53 ibu yang memiliki baduta usia 6–23 bulandan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat danbivariat menggunakan Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah intervensiseluruh responden (100%) memiliki pengetahuan baik dan motivasi tinggi. Uji Paired Sample t-testmenunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan (p=0,000) dan motivasi (p=0,025).Edukasi melalui video animasi terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan danmotivasi ibu mengenai pencegahan stunting melalui pemberian MP-ASI sehingga berpotensi menjadimedia edukasi kesehatan yang efektif dalam mendukung upaya pencegahan stunting.