Fitriani
Universitas An Nuur

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KESEHATAN GIGIDENGAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA 2-4 TAHUNDI PAUD TUNAS MELATI SAMBAK INDAH Fitriani; Dwi Tristiningdyah
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2019): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang: Pengetahuan erat hubungannya dengan pendidikan, dimana dengan pendidikan yang tinggi maka orang tersebut akan semakin luas pula wawasannya.Hasil Riset Kesehatan Dasar menyebutkan bahwa 93 persen anak usia dini, yakni dalam rentang usia 5-6 tahun, mengalami gigi berlubang. Ini berarti hanya tujuh persen anak di Indonesia yang bebas dari masalah karies gigi. Sementara untuk perilaku menyikat gigi yang benar, hasil Riskesdas 2018 menyebut bahwa baru 2,8 persen penduduk Indonesia yang sudah menyikat gigi dua kali sehari, yakni pagi dan malam secara benar. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi seputar menyikat gigi harus dimulai sejak dini karena akan menjadi kebiasaan hingga dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dengan karies gigi pada anak usia 2-4 tahun   Metode: Desain penelitian ini menggunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan crosssectinal. Dalam penelitian ini dengan populasi 23 orang dengan tehnik sampel total sampling Alat ukur berupa kuesioner.   Hasil: Berdasarkan analisis dengan menggunakan komputerisasi dengan uji statistik chi square diperoleh nilai significany .000 yang menunjukkan pvalue < 0.05, maka terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dengan kejadian karies gigi pada anak usi 1-4 tahun   Simpulan: ada hubungan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan kejadian karies gigi pada anak usia 1-4 tahun 
HUBUNGAN PENERAPAN POLA KOMUNIKASI KELUARGA DENGAN PERKEMBANGAN EMOSI ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK PERTIWI 2 TODANAN KECAMATAN TODANAN KABUPATEN BLORA Anita Lufianti; Fitriani; Sumiati; Febriana Tri Kusumawati
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 1 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang: Keluarga merupakan lingkungan pertama di mana seorang anak berinteraksi secara intensif. Interaksi dalam keluarga, termasuk komunikasi verbal maupun nonverbal dapat membentuk pemahaman anak tentang emosi. Komunikasi dalam keluarga memiliki peran penting dalam perkembangan emosi anak. pola komunikasi yang baik antara orang tua dan anak dapat membantu anak belajar menanggapi orang lain, mengenal diri, dan mengelola emosinya.   Metodologi; Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional dengan pendekatan korelasi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang ditunjukan kepada orang tua untuk memperoleh data pola komunikasi keluarga dan perkembangan emosi anak. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Sampling dan didapatkan 35 responden.   Hasil; Berdasarkan analisis uji spearman rank diperoleh nilai signifikansi atau sig. (2- tailed) sebesar 0,001, karena nilai sig. (2-tailed) 0,001 < 0,005, maka Ho ditolak sehingga Ha diterima. Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pola komunikasi keluarga dengan perkembangan emosional pada anak TK Pertiwi 2 Todanan.   Kesimpulan; Dari hasil penelitian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan penerapan pola komunikasi keluarga dengan perkembangan emosi anak usia prasekolah di TK Pertiwi 2 Todanan. 
EFEKTIVITAS KOMPRES JAHE DAN KOMPRES SERAI TERHADAP PENURUNAN DISMINOREA DI ASRAMA PUTRI UNIVERSITAS AN NUUR Elisa Nurhalimah; Sutrisno; Fitriani
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2020): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang: Dismenorea umum terjadi dikalangan remaja dan wanita muda.  Nyeri menstruasi atau dismenorea merupakan sakit saat haid menjelang atau selama haid. Angka kejadian dismenorea di dunia sangat besar. Rata-rata lebih dari 50% perempuan di seluruh dunia mengalami dismenorea. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitaskompres jahe dan kompres serai terhadap penurunan disminorea di asrama putri Universitas An Nuur Purwodadi.Metode; Pada penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimen, dengan rancangan The Reversed-Threatment Non Equivalent Control Group Design with pretest and posttest., Hasil; berdasarkan uji Paire T Test kedua kelompok diperoleh nilai ρ value 0.000<0.05 Ho ditolak Ha diterima. yang berarti terdapat pengaruh kompres jahe dan kompres serai terhadap disminorea di asrama putri Universitas Annur Purwodadi.Simpulan; Dari hasil penelitian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan efektifitas kompres jahe dan kompres serai terhadap penurunan disminorea di asrama putri Universitas An Nuur Purwodadi.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MEMAKAI MASKER PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA PUTATSARI KECAMATAN GROBOGAN Mika Agustiana; Meity Mulya Susanti; Fitriani
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang; Tahun 2021 kasus terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 116.521.281 diseluruh dunia dengan jumlah kematian 2.589.548. Di Indonesia terkonfirmasi positif covid-19 1.410.134 dengan jumlah kematian 34.229. Jawa tengah sebanyak 171.146 dengan jumlah kematian 10.799, Grobogan sebanyak 2686 dengan jumlah kematian 47 kasusPutatsari sebanyak 20 kasus. Kurangnya pengetahuan terhadap penularan dan pencegahan penyakit covid-19 menjadi salah satu alasan yang sering digunakan masyarakat untuk tidak mematuhi protokol kesehatan. Kurangnya pengetahuan dan kepatuhan terhadap protokolkesehatan (memakai masker) dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya tingkapendidikan, usia, motivasi masyarakat, sikap masyarakat terhadap penularan covid-19.Metodologi; desain yang digunakan pada penelitian ini case control design dengan pendekatan retrospektif. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 70 respondenHasil; Berdasarkan analisis menggunakan komputerisasi dengan hasil Chi Squarehubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan memakai masker pada masa pandemcovid-19 di Desa Putatsari Kecamatan Grobogan, mendapatkan hasil p value sebesar 0.007 ≤  a (0.05). OR 4.333.Kesimpulan Terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan memakai masker pada masa pandemi covid-19 di Desa Putatsari Kecamatan Grobogan dengan nilai p value0.007.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PEMBERIAN ASI TERHADAP MOTIVASI IBU MENYUSUI DI DESA PUTATSARI KABUPATEN GROBOGAN Anita Permata Hari; Anita Lufianti; Fitriani; Mika Agustiana; Yuwanti
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang : Keluarga berperan penting dalam memberikan motivasi ibu untuk menyusui.Pengetahuan menjadi salah satu faktor untuk mendukung dalam pemberian ASI, angka pemberian ASI di Grobogan sendiri masih rendah sebanyak 51,86% dari data jumlah akumulatif sebesar 11.018. Pengetahuan yang baik akan meningkatkan pola pikir untuk mengetahui tindakan yang baik dan benar sehingga mampu memberikan informasi yang benaruntuk meningkatkan motivasi bagi ibu menyusui. Faktor pengetahuan sendiri meliputi: Pendidikan, Umur, Ekonomi. Sosial budaya dan pengalaman.Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sempel menggunakan random sampling. Responden keluarga ibu menyusui bayiusia 0-11 bulan di Desa Putatsari kabupaten Grobogan sebanyak 55 responden.Hasil: Sesuai hasil uji yang chi-square terdapat hubungan yang signifikan antara Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Pemberian ASI Terhadap Motivasi Ibu Menyusui di Desa Putatsari kabupaten Grobogan dengan p-value : 0.001 kurang dari (α) <0.05. dan kekuatan korelasi sebesar 0.456. sehingga kesimpulannya menunjukkan bahwa Hubungan Tingkatpengetahuan Keluarga Tentang Pemberian ASI Terhadap Motivasi Ibu Menyusui berkorelasi sedang.Kesimpulan: Terdapat Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Pemberian ASI Terhadap Motivasi Ibu Menyusui Di Desa Putatsari Kabupaten Grobogan.
PENGARUH PERMAINAN PLAY DOUGH  DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK  USIA PRASEKOLAH DI PAUD dan TK DAARULQURAN NGURANGAN Fitriani; Yuwanti
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 8 No. 2 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang; Perkembangan motorik halus merupakan pengendalian gerak tubuh yang melibatkan otot-otot halus dan gerakannya membutuhkan koordinasi mata, otot dan saraf.Untuk mengatasi keterlambatan motorik halus dapat diberikan stimulasi meronce karena dengan kegiatan meronce memerlukan koordinasi antara otot halus dan mata sehingga dapat menstimulasi ketangkasan jari-jemari.Metode; Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperiment dengan pendekatan nonequivalent control group design, teknik pengambilan sampel dengan sampling kuota. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia prasekolah di TK Daarul Quran Ngurangan, sampel masing-masing berjumlah 18 responden sebagai kelompok eksperimen dan kelompokkontrol.Hasil; Hasil uji wilcoxon didapatkan hasil Sig. (2-tailed) 0,001 yang menunjukkan Sig. <0,05 yang artinya Ha diterima Ho ditolak. Artinya ada pengaruh meronce manik-manik dengan perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di TK Daarul Quran Ngurangan.Kesimpulan; adanya pengaruh permainan playdough dengan perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di TK Daarul Quran Ngurangan.
EFEKTIVITAS EDUKASI MANAJEMEN LAKTASI BERBASIS BOOKLET TERHADAP PENINGKATAN BREASTFEEDING SELF-EFFICACYPADA IBU REMAJA PRIMIPARA Risti Linta Chumair; Fitriani
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 11 No. 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang: Ibu remaja primipara merupakan kelompok rentan dalam praktik menyusui karena keterbatasan pengalaman, pengetahuan, dan kesiapan psikologis yang berdampak pada rendahnya breastfeeding self-efficacy (BSE). Intervensi edukasi berbasis media sederhana seperti booklet berpotensi meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam menyusui. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi menggunakan modul/booklet manajemen laktasi terhadap peningkatan breastfeeding self-efficacy pada ibu remaja primipara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental one group pretest-posttest design. Sampel sebanyak 30 ibu remaja primipara dengan bayi usia 0–6 bulan dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Intervensi berupa edukasi manajemen laktasi menggunakan booklet diberikan selama periode penelitian. Pengukuran BSE dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstandar. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor BSE setelah intervensi, dengan rata-rata skor meningkat dari 13,17 (pretest) menjadi 22,73 (posttest) (p < 0,05). Selain itu, proporsi responden dengan kategori BSE baik meningkat dari 30% menjadi 76,7% setelah intervensi. Kesimpulan: Edukasi menggunakan booklet manajemen laktasi terbukti efektif dalam meningkatkan breastfeeding self-efficacy pada ibu remaja primipara. Intervensi ini dapat menjadi strategi promotif yang sederhana, aplikatif, dan berpotensi untuk diimplementasikan secara luas dalam pelayanan kesehatan primer guna mendukung keberhasilan menyusui