Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Daun Kelor Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Lansia Selama Masa Pandemi Covid-19 Riniasih, Wahyu; Hapsari, Wahyu Dewi
Jurnal Smart Keperawatan Vol 8, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v8i2.491

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang menjadi faktor risiko terbesar kematian. Hipertensi menjadi penyakit penyerta yang banyak di temukan pada penderita COVID-19. Sekitar 15% kasus hipertensi yang terdapat pada pasien COVID-19 dan kejadian hipertensi mayoritas terjadi pada usia lansia  sebesar 54,60%.  Diperlukan suatu tindakan non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah salah satunya dengan daun kelor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian daun kelor terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi lansia selama masa pandemi covid -19 di Kabupaten Grobogan. Metode penelitian kuantitatif dengan rancangan  quasy eksperimen with control group design. Pengambilan sampel adalah non probability sampling dengan teknik qouta sampling (Judgement Sampling). Hasil diperoleh rata rata penurunan tekanan darah sistole adalah 16,00 dan hasil signifikansi dari perbedaan  didapatkan r (0,000) < α (0,05). rata-rata penurunan tekanan darah diastole adalah 14,33 dengan  hasil signifikansi dari perbedaan  didapatkan r (0,000) < α (0,05) yang artinya ada pengaruh pemberian daun kelor terhadap penurunan tekanan darah. Simpulan terdapat perbedaan penurunan tekanan darah pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol pada lansia hipertensi di kabupaten Grobogan.Kata Kunci : hipertensi; lansia; daun kelorThe Effect Of  Moringa Oleifera  Leaf  On  Blood Pressure Reduction In Elderly With Hypertension Patients  During The Covid-19 PandemicsAbstractHypertension is one of the diseases that are the biggest risk factor for death. Hypertension is a comorbid disease that is often found in patients with COVID-19. About 15% of hypertension cases found in COVID-19 patients and the majority of hypertension cases occurred in the elderly at 54.60%. A non-pharmacological action is needed to lower blood pressure, one of which is Moringa Oleifera leaves. The purpose of this study was to determine the effect of giving Moringa Oleifera leaves on reducing blood pressure in elderly hypertensive patients during the COVID-19 pandemic in Grobogan Regency. Quantitative research method was used with a quasi-experimental design control group design. The sampling technique was Non Probability Sampling with Qouta Sampling technique (Judgement Sampling). The results obtained that the average decrease in systolic blood pressure was 16.00 and the significance of the difference was  (0.000) (0.05). The average decrease in diastolic blood pressure was 14.33 with the results of the significance of the difference obtained (0.000) (0.05) which means that there is an effect of giving Moringa Oleifera leaves to decrease blood pressure. In conclusion, there are differences in blood pressure reduction in the treatment group and the control group in the elderly with hypertension in Grobogan district. Keywords: hypertension, elderly, moringa leaf.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG COVID-19 TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA NGABENREJO KECAMATAN GROBOGAN Fitriani Fitriani; Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6, No 1 (2021): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v6i1.273

Abstract

Latar Belakang : Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 (SARS-CoV-2), yang mana belum pernah teridentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus ini pertama kali muncul di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China pada tanggal 31 Desember 2019. Pemerintah Indonesia menetapkan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19. COVID-19 dinyatakan sebagai jenis penyakit yang menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat (KKM) di Indonesia dan wajib dilakukan upaya penanggulangan, sesuai dengan perintah undag-undang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang covid 19 Terhadap Pencegahan  covid 19 di Desa Ngabenrejo Kecamatan GroboganMetode: Menggunakan Desain Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional Design. Dengan jumlah 51 responden yang didapat dengan cara identifikasi berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi, Non Probability Sampling dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling.Hasil : Hasil uji hipotesis dengan Uji Spearman’s rho diperoleh hasil rata-rata 0,519 dengan nilai asymp Sig.(2-tailed) 0.01Kesimpulan : Terdapat hubungan tingkat pengetahuan tentang covid 19 terhadap pencegahan covid 19 Kata kunci : Tingkat Pengetahuan; Covid 19, Pencegahan
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI YANG MENGKONSUMSI DAUN KELOR DI PUSKESMAS KRADENAN 1 KABUPATEN GROBOGAN Wahyu Riniasih; Fitriani Fitriani
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6, No 2 (2021): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v6i2.300

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang menjadi faktor risiko terbesar kematian. Hipertensi adalah salah satu penyakit penyerta yang banyak di temukan pada penderita COVID-19, sekitar 15% kasus hipertensi yang terdapat pada pasien COVID-19 (Chang T et all, 2020) dan kejadian hipertensi mayoritas terjadi pada usia lansia  sebesar 54,60% (Riskesdas 2018) Diperlukan suatu  tindakan non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah salah satunya dengan daun kelor. Penelitian ini untuk mendeskripsikan perubahan tekanan darah pada lansia hipertensi yang  mengkonsumsi daun kelor.Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subyek pada penelitian ini adalah lansia di Puskesmas Kradenan 1 Kabupaten Grobogan berjumlah 30 orang dengan tehnik sampling : Accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan  lembar observasi pengukuran  tekanan darah, stetoskop, dan Sfigmomanometer atau Tensimeter, wawancara dan dokumentasiHasil; Data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mengkonsumsi daun kelor, tekanan darah sistole 8 orang (26,7%) mengalami hipertensi derajat 1, dan hipertensi derajat 2 sebanyak 22 orang (73,3%)  sedangkan tekanan darah diastole 2 orang (6,7%) mengalami hipertensi derajat 1, 26 orang (86,7% mengalami hipertensi derajat 2 dan 2 orang (6,7%) mengalami hipertensi derajat 3. Tekanan darah pasien sesudah mengkonsumsi daun kelor selama 2 minggu adalah  tekanan darah sistole 22 orang (73,3%) mengalami hipertensi derajat 1, dan hipertensi derajat 2 sebanyak 8 orang (26,7%)  sedangkan tekanan darah diastole 9 orang (30%) normal, 15 orang (50%) mengalami hipertensi derajat 1, 6 orang (20%) mengalami hipertensi derajat 2Simpulan; Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa daun kelor dapat menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Kata Kunci; Tekanan Darah, Daun Kelor,  Lansia
PEER DAN AUTHENTIC ASSESSMENT UNTUK MENINGKATKAN PERFORMANCE MAHASISWA SAAT PRAKTIK LAPANGAN PROGRAM D III KEPERAWATAN Wahyu Riniasih; Wahyu Dewi Hapsari
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2, No 1 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.303 KB) | DOI: 10.35720/tscners.v2i1.85

Abstract

Latar belakang: Penerapan metode assesment tidak banyak mendapatkan perhatian. Proses assesment dilakukan tanpa melibatkan mahasiswa akibatnya mahasiswa tidak interest terhadap proses pembelajaran dengan metode assesment yang ada sehingga mahasiswa yang aktif saja yang mau mengerjakan tugas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan performance mahasiswa saat praktik lapangan pada kelompok saat peer assessment dan kelompok saat authentic assesment Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif non experiment dengan rancangan penelitian deskriptive komparatif. Subyek penelitian mahasiswa STIKES An Nur semester VI D III perawat dengan total sampling, jumlah responden 60 mahasiswa. Normalitas data dengan kolmogorov-smirnov test dengan hasil r<0,001. Analisis data menggunakan  wilcoxon test.Hasil: Hasil penelitian terdapat perbedaan performance mahasiswa pada saat peer assesment dengan saat authentic assessment dengan hasil r<0,001. Terdapat perbedaan performance mahasiswa  yang signifikan antara peer assessment dan authentic assessment dengan hasil r<0,001. Peer assesment dilakukan antar mahasiswa sehingga memungkinkan mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam penilaian, mahasiswa menjadi aktiv, percaya diri dan termotivasi dalam belajar.Kesimpulan: Terdapat perbedaan peningkatan performance pada mahasiswa D III Keperawatan STIKES An Nur Purwodadi saat praktik klinik lapangan. Kata Kunci : Performance Mahasiswa, Peer Assesment, Authentic Assesment
ANALISIS FAKTOR YANGMEMPENGARUHI MINAT MASYARAKAT DALAM KEPESERTAAN JKN-KIS MANDIRI DI DESA PANDANHARUM KABUPATEN GROBOGAN Wahyu Dewi Hapsari; Kiki Natassia; Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4, No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.198 KB) | DOI: 10.35720/tscners.v4i2.180

Abstract

Latar belakang: Jaminan Kesejatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. BPJS Kesehatan memiliki sasaran pokok, salah satunya adalah tercapainya kepesertaan semesta sesuai peta jalan menuju Jaminan Kesehatan Nasional Tahun 2019. Tapi tampaknya sasaran tersebut belum tercapai dengan cepat, seperti di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah masih terdapat 1300 penduduk yang belum menjadi peserta JKN-KIS. Hal ini tentunya menjadi pertanyaan tentang minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS khususnya mandiri.Metodologi: Metode penelitian ini adalah survei yang bersifat analitik, yang menggunakan pendekatan waktu cross sectional dengan metode pengumpulan data didapatkan melalui wawancara langsung dengan kuesioner terstruktur yang ditujukan kepada 93 responden Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan yang didapat dengan cara non random sampling dengan teknik porposive sampling.Hasil: Karakteristik umur responden di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan dari 93 responden 49,5% berumur dewasa akhir (36 – 45 tahun), 43% berpendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD) dan 32,3% bekerja swasta. Sedangkan tingkat pengetahuan dari 93 responden 88,2% tergolong cukup baik, 52,7% menganggap biaya cukup memberatkan, 76,3% cenderung cukup berminat. Hasil uji statistik pada pengetahuan dan  biaya berpengaruh dengan minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS Mandiri di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan.Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan dan biaya terhadap minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS Mandiri di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan. Kata Kunci: JKN-KIS, Pengetahuan, Biaya, Minat.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kesediaan IRT dalam HIV Test Wahyu Dewi Hapsari; Wahyu Riniasih
Jurnal SMART Kebidanan Vol 9, No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v9i1.496

Abstract

Analysis of Factors that Influence The Readiness of Housewives in HIV Test ABSTRAKPemutusan generasi HIV/AIDS dapat dilakukan melalui pendekatan pemberantasan kasus HIV pada IRT. Kecamatan Toroh memiliki kasus kumulatif HIV/AIDS terbanyak ketiga sekabupaten Grobogan dari tahun 2002 – 2019 yaitu 141 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor yang mempengaruhi kesediaan Ibu Rumah Tangga dalam melakukan test HIV di Kabupaten Grobogan. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional, di ukur atau dikumpulkan dalam waktu bersamaan atau sekaligus. Pengambilan sampel berjumlah 100 dengan teknik non probabbility sampling dengan jenis purposive sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Karakteristik dari 100 responden di wilayah kerja Puskesmas Toroh I sebagian besar 36% berumur dewasa awal (26 - 35 th) dan 36% dewasa akhir (36 - 45 th), sebagian besar 45% berpendidikan Sekolah Menengah Pertama, sebagian besar 46% berpengetahuan baik, sebagian besar 97% bersikap positif (mendukung perlunya HIV test), sebagian besar 66% bersedia untuk melakukan HIV test. Hasil analisa menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh antara pengetahuan dengan kesediaan IRT dalam melakukan HIV test (p = 0,258), sedangkan sikap berpengaruh terhadap kesediaan IRT dalam melakukan HIV Test (p = 0,014). Analisa multivariat tidak ada pengaruh secara bersama antara pengetahuan dan sikap terhadap kesediaan IRT dalam melakukan HIV test di wilayah Puskesmas Toroh I Kabupaten Grobogan. Pengetahuan, tidak berpengaruh terhadap kesediaan IRT dalam melakukan HIV test Kabupaten Grobogan, sedangkan sikap berpengaruh. Kata Kunci: HIV; ibu rumah tangga;kesediaan;pengetahuan.  ABSTRACTTermination of the generation of HIV/AIDS can be done through an approach to eradicating HIV cases in house wives. Toroh District has the third highest cumulative case of HIV/AIDS in Grobogan district from 2002 – 2019 which was 141 cases. This study was aimed to look at the factors that influence the willingness of housewives to do an HIV test in Grobogan Regency. The design of this research was quantitative using cross sectional method, measured or collected at the same time or all at once. Sampling amounted to 100 with a non-probability sampling technique with purposive sampling type. Data collection techniques used a questionnaire. Characteristics of 100 respondents in the working area of Toroh I Health Center, mostly 36% are early adults (26-35 years old) and 36% are late adults (36-45 years old), most of them 45% have junior high school education, most of them (46%) have good knowledge, 97% people supported the need for HIV testing, most 66% are willing to take HIV tests. The results of the analysis showed that there was no effect between knowledge and willingness of IRT to do HIV test (p = 0.258), while attitude had an effect on the willingness of house wives to do HIV test (p = 0.014). Multivariate analysis did not have a joint influence between knowledge and attitude on the willingness of house wives to carry out an HIV test in the Toroh I Public Health Center, Grobogan Regency. Knowledge has no effect on the willingness of IRT to do HIV test in Grobogan Regency, while attitude has an effect. Keywords: HIV; housewife; willingness; knowledge.
EFEKTIFITAS AROMATERAPI LEMON DENGAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMA N 1 JEPON Wahyu Riniasih; Yesita Ragil K; Lia Indah Pertiwi
THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS Vol 8, No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v8i01.412

Abstract

Latar Belakang; Dismenore merupakan rasa nyeri yang dirasakan pada wanita ketika menstruasi yang diakbitakan oleh ketidakseimbangan hormone progesteron dalam darah. Wanita yang dismenore menghasilkan prostaglandin 10 kali lebih banyak daripada wanita yang tidak dismenore. Di Indonesia kejadian dismenore terdiri dari 72,89% dismenore primer dan 21,11% dismenore sekunder di kalangan perempuan umur produktif. Dari 91,7% siswa yang mengalami dismenore setiap bulannya, sebanyak 68,9% mengakui adanya gangguan aktivitas pembelajaran.Metodologi; Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pra-Eksperimen, dengan menggunakan rancangan One Group Pre-Post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas 11 SMA Negeri Jepon. Jumlah sampel penelitian sebanyak 43 dan diuji menggunakan wilcoxon.Hasil; Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai P-Value 0,000 < 0,05, maka: Ha diterima, Ho ditolak maka dapat disimpukan ada efektifitas aromaterapi lemon dengan teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan dismenore pada remaja putri di SMA N 1 Jepon.Kesimpulan; Aromaterapi lemon dengan teknik relaksasi nafas dalam efektif dalam menurunan dismenore pada remaja putri di SMA N 1 Jepon.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG COVID-19 TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA NGABENREJO KECAMATAN GROBOGAN Fitriani Fitriani; Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6, No 1 (2021): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v6i1.273

Abstract

Latar Belakang : Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 (SARS-CoV-2), yang mana belum pernah teridentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus ini pertama kali muncul di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China pada tanggal 31 Desember 2019. Pemerintah Indonesia menetapkan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19. COVID-19 dinyatakan sebagai jenis penyakit yang menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat (KKM) di Indonesia dan wajib dilakukan upaya penanggulangan, sesuai dengan perintah undag-undang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang covid 19 Terhadap Pencegahan  covid 19 di Desa Ngabenrejo Kecamatan GroboganMetode: Menggunakan Desain Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional Design. Dengan jumlah 51 responden yang didapat dengan cara identifikasi berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi, Non Probability Sampling dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling.Hasil : Hasil uji hipotesis dengan Uji Spearman’s rho diperoleh hasil rata-rata 0,519 dengan nilai asymp Sig.(2-tailed) 0.01Kesimpulan : Terdapat hubungan tingkat pengetahuan tentang covid 19 terhadap pencegahan covid 19 Kata kunci : Tingkat Pengetahuan; Covid 19, Pencegahan
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI YANG MENGKONSUMSI DAUN KELOR DI PUSKESMAS KRADENAN 1 KABUPATEN GROBOGAN Wahyu Riniasih; Fitriani Fitriani
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6, No 2 (2021): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v6i2.300

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang menjadi faktor risiko terbesar kematian. Hipertensi adalah salah satu penyakit penyerta yang banyak di temukan pada penderita COVID-19, sekitar 15% kasus hipertensi yang terdapat pada pasien COVID-19 (Chang T et all, 2020) dan kejadian hipertensi mayoritas terjadi pada usia lansia  sebesar 54,60% (Riskesdas 2018) Diperlukan suatu  tindakan non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah salah satunya dengan daun kelor. Penelitian ini untuk mendeskripsikan perubahan tekanan darah pada lansia hipertensi yang  mengkonsumsi daun kelor.Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subyek pada penelitian ini adalah lansia di Puskesmas Kradenan 1 Kabupaten Grobogan berjumlah 30 orang dengan tehnik sampling : Accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan  lembar observasi pengukuran  tekanan darah, stetoskop, dan Sfigmomanometer atau Tensimeter, wawancara dan dokumentasiHasil; Data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mengkonsumsi daun kelor, tekanan darah sistole 8 orang (26,7%) mengalami hipertensi derajat 1, dan hipertensi derajat 2 sebanyak 22 orang (73,3%)  sedangkan tekanan darah diastole 2 orang (6,7%) mengalami hipertensi derajat 1, 26 orang (86,7% mengalami hipertensi derajat 2 dan 2 orang (6,7%) mengalami hipertensi derajat 3. Tekanan darah pasien sesudah mengkonsumsi daun kelor selama 2 minggu adalah  tekanan darah sistole 22 orang (73,3%) mengalami hipertensi derajat 1, dan hipertensi derajat 2 sebanyak 8 orang (26,7%)  sedangkan tekanan darah diastole 9 orang (30%) normal, 15 orang (50%) mengalami hipertensi derajat 1, 6 orang (20%) mengalami hipertensi derajat 2Simpulan; Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa daun kelor dapat menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Kata Kunci; Tekanan Darah, Daun Kelor,  Lansia
PEER DAN AUTHENTIC ASSESSMENT UNTUK MENINGKATKAN PERFORMANCE MAHASISWA SAAT PRAKTIK LAPANGAN PROGRAM D III KEPERAWATAN Wahyu Riniasih; Wahyu Dewi Hapsari
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2, No 1 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v2i1.85

Abstract

Latar belakang: Penerapan metode assesment tidak banyak mendapatkan perhatian. Proses assesment dilakukan tanpa melibatkan mahasiswa akibatnya mahasiswa tidak interest terhadap proses pembelajaran dengan metode assesment yang ada sehingga mahasiswa yang aktif saja yang mau mengerjakan tugas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan performance mahasiswa saat praktik lapangan pada kelompok saat peer assessment dan kelompok saat authentic assesment Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif non experiment dengan rancangan penelitian deskriptive komparatif. Subyek penelitian mahasiswa STIKES An Nur semester VI D III perawat dengan total sampling, jumlah responden 60 mahasiswa. Normalitas data dengan kolmogorov-smirnov test dengan hasil r<0,001. Analisis data menggunakan  wilcoxon test.Hasil: Hasil penelitian terdapat perbedaan performance mahasiswa pada saat peer assesment dengan saat authentic assessment dengan hasil r<0,001. Terdapat perbedaan performance mahasiswa  yang signifikan antara peer assessment dan authentic assessment dengan hasil r<0,001. Peer assesment dilakukan antar mahasiswa sehingga memungkinkan mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam penilaian, mahasiswa menjadi aktiv, percaya diri dan termotivasi dalam belajar.Kesimpulan: Terdapat perbedaan peningkatan performance pada mahasiswa D III Keperawatan STIKES An Nur Purwodadi saat praktik klinik lapangan. Kata Kunci : Performance Mahasiswa, Peer Assesment, Authentic Assesment
Co-Authors Abdul Rasyid Ariadi Ahmad Arifin Ahmad Arifin Anggi Livia Widiyanto Anik Wahyunita Anisy Nurul Janah Anita Lufianti Anitya Novi Widyaastuti ASRIYADI, FITROH Ayu Setyaningrum Bagus Indra Pamungkas Daviq Bagus Setiadi Deny Rahmat Desyika mayasari DHIYAN NANY WIGATI Dina Septika Dewi Khofifa Eko Supriyadi Eva Latifatul Uzza Evi Puspitasari Farhan Muhammad Naji Farhan Muhammad Najib Farokhah, Mirna Vaul Fatchulloh Febriana Tri Kusumawati Febryana Nur Khafifah Festy Mahanani Festy Mahanani M Festy Mahanani Mulyaningrum Firli Mareta Salamah Fitria Jaya Wicaksana Fitriani Fitriani Fitriani Indah Rahayu Indra Gunawan Jayanti Dwi Puspita Kharisma Rahmawat Kiki Natassia Kiki Natassia Kumalasari, Nurya Lia Indah Pertiwi Linda Listiyaningrum Maylia Meity Mulya Susanti Mika Agustiana Mika Agustiana Mingle A Pistanty Mingle A Pistanty Mira Saida Putri Muhamad Makmun Muhammad Makmun Mutmainah Indah Puspitasar Nalfriza Alfianti Nety Ayuningtyas Maryono Ni Komang Tri Widayani Ni Komang Tri Widayani Nipriyanti Nipriyanti Noni Widiawatie Novita Kurniasari Novita Rina Rahmasari Nur Vera Kundarwi Nurtiani Rahmawati Nurul Kodiyah Nurulistyawan T.P permatasari, Anggita septyani Purhadi Rahmawati Restiana Antonia Putri Ricard Janottama Rini Sri Purwati Riska Indrayati Risti Linta Chumaira Rosandra Firdi Silvian Rosdiana Rosdiana Sahara, Rizki Sari, Gigih Kenanga Silvi Nur Hakiki Sintia Ardiane Suyatmo Siti Nurul Istiqomah Sri Temu Sri Untari Sukmayadi Supriadi, Eko SURYANI Suryani Suryani Suryani Sutiyono sutiyono sutiyono sutiyono Sutrisno Sutrisno Sutrisno Sutrisno Sutrisno Tika Dwi Ningrum Titih Huriah Ulfa, Fatma Nurmala Wahidah Nur Khasana Wahidah Nur Khasanah Wahyu Dewi Hapsari Wahyu Dewi Hapsari Wahyu Dewi Hapsari Wiwik Windiyartin Yesita Ragil K Yugi Febia