Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

INTERVENSI KEPERAWATAN PADA PENURUNAN SUHU PADA BAYI DENGAN METODE SKIN TO SKIN CONTACT : A LITERATURE REVIEW Sutiyono Sutiyono; Yesita Ragil Kusumaningrum
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i2.210

Abstract

Demam merupakan respon yang sering dialami pada bayi selama sakit. Demam pada bayi perlu melakukan tindakan yang segera dan perlakuan dalam penanganan. Salah satu penatalaksaan demam pada bayi dengan kontak kulit ibu dengan kulit bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh intervensi kontak kulit pada perubahan suhu pada bayi demam. Metodelogi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode literature review. Media pencarian artikel dilakukan dengan data base Google Scholar, Pubmed, Crossref, Web Of Science, Scopus besarnya sampling sebanyak 9 artikel. Hasil sintesis review dari 9 artikel yang didapatkan bahwa didapatkan 6 artikel yang mempunyai dampak pada penurunan suhu dan 3 artikel tidak mempunyai dampak lansung penurunan suhu pada bayi. Hasil analisis lebih lanjut bahwa dengan pemberian kontak kulit ibu kepada bayi dapat meningkatan ASI, peningkatan denyut jantung dan peningkatan pola nafas dalam bayi. dengan peningkatan dalam denyut jantung dan pola nafas oleh bayi dapat memberikan kestabilan suhu pada bayi. Adanya kontak kulit pada penatalaksanaan demam pada bayi mempunyai pengaruh yang positif dan mengalami perubahan yang bermakna dalam pola nafas dan denyut jantung.
EDUKASI ANTI BULLIYING UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SISWA DI SD NEGERI 1 MANGGARWETAN KECAMATAN GODONG Mika Agustiana; Christina Nur Widayati; Fatchulloh; Leli Rezky Dwi Oktavia; Anita Lufianti; Yuwanti; Rahmawati; Yesita Ragil Kusumaningrum; Fitriani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku Vol 6 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku
Publisher : LPPM AN Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/jpkm.v6i01.92

Abstract

Background: Bullying among children often involves repeated aggressive behavior by an individual or group against others perceived as weak and unable to defend themselves. Using force to verbally hurt a person or group of people, or to demean others, can have significant impacts on the victim, ranging from physical harm to difficulty interacting with others socially. Purpose: This community service activity aims to raise awareness about anti-bullying behavior in elementary schools, its negative effects, and the importance of tolerance among children. Method: This community service activity was implemented using counseling methods through lectures, discussions, and role-playing simulations to provide a realistic picture and effective ways to prevent bullying among elementary school students. Results: This activity resulted in increased participant understanding of the impact of bullying and simple, effective steps to prevent it. Conclusion: The community service activities that have been carried out have contributed to creating a safer elementary school atmosphere for children and supporting their mental well-being.
Edukasi Cuci Tangan 6 Langkah dan Pencegahan Diare di SDN 1 Ketangirejo Yesita Ragil Kusumaningrum; Arya Yoga Saputra; Melani Oktaviani; Luthfi Ainun Najib; Khaila Anastasya; Nihla Rifky Bajube; Ninda Vinnata Sari; Novia Nurus Sifa; Siti Fatimatuzzahro
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ydkjnr43

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya promotif dan preventif yang berperan penting dalam mencegah berbagai penyakit berbasis lingkungan, salah satunya diare. Anak usia sekolah dasar termasuk kelompok rentan terhadap penyakit tersebut akibat kebiasaan kebersihan diri yang belum terbentuk secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai praktik cuci tangan enam langkah sebagai bagian dari upaya pencegahan diare di SD Negeri 1 Ketangirejo. Metode yang digunakan berupa sosialisasi dan praktik langsung cuci tangan enam langkah serta edukasi pencegahan diare kepada seluruh siswa. Jumlah peserta yang terlibat sebanyak 199 siswa. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap pemahaman materi dan kemampuan siswa dalam mempraktikkan cuci tangan dengan benar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 120 siswa mampu memahami materi dan mempraktikkan cuci tangan enam langkah secara tepat. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan perilaku kesehatan pada siswa setelah diberikan edukasi. Kegiatan edukasi PHBS melalui pendekatan praktik langsung terbukti efektif dalam membentuk kebiasaan hidup bersih sejak dini serta berpotensi menurunkan risiko kejadian diare pada anak sekolah dasar. Oleh karena itu, program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam kegiatan sekolah guna mendukung peningkatan derajat kesehatan anak.
HUBUNGAN VAKSIN BOOSTER DENGAN PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN (5M) PADA MASYARAKATDI DESA KARANGANYAR Christina Nur Widayati; Yesita Ragil Kusumaningrum; Putri Ayu Wulandari; Bernadeta Novita Septiani
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 1 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang: Corona Virus Disease disebut dengan istilah COVID 19. Virus ini menyerang tanpa memandang usia dan jenis kelamin hingga menyebabkan banyaknya kematian. Menurut WHO, (2022) berdasarkan data WHO pada tanggal 15 juni 2022 menunjukkan kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 542.414.839. Negara paling banyak terkonfirmasi positif Covid 19 adalah Amerika Serikat dengan jumlah positif Covid 19 adalah sebanyak 87.754.174 kasus. Upaya penanganan Covid-19 salah satunya dengan vaksin Booster dan menerapkan protokol kesehatan 5M berdasarkan data dari UPTD Puskesmas Purwodadi Untuk di Desa Karanganyar yang sudah melakukan vaksinasi dosis ketiga sebanyak 1.105 (23.92%) dengan jumlah penduduk 4.619. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Vaksin Booster terhadap perilaku masyarakat dalam pelaksanaan Protokol Kesehatan (5M) pada Masyarakat Di Desa Karanganyar. Metodologi;.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kuantitaif desain Korelasi (Corelation study) metode pendekatan Crossectional. Populasi penelitian ini yaitu responden yang sudah vaksin booster dalam menerapkan protokol kesehaatan 5M di desa karanganyar dengan tekhnik pengambilan purposive sampling sebanyak 92. Analisis data menggunakan menggunakan uji statistik spearman rho.   Hasil; Analisis Bivariat menunjukkan ada hubungan Vaksin booster sengan pelaaksaanaan protokol Kesehatan (5M) di desa Karanganyar dengan dengan nilai p value = 0.005<0.05 Kesimpulan; Ada hubungan vaksin booster dengan pelaksanaan protokol kesehatan di desa karanganyar dengan nilai p value = 0.005<0.05 dengan korelasi Negatif dan kekuatan hubungannya sedang (0,462). 
PENGARUH PEMBERIAN FEEDBACK YANG KONSTRUKTIF TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MAHASISWA DALAM PELATIHAN CARDIOPULMONARY RESPIRATORY Sugiarto; Yesita Ragil Kusumaningrum; Saktya Yudha Ardhi Utama
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2020): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar belakang; pemberian  feedback  yang konstruktif merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan keterampilan dalam melakukan pelatihan cardiopulmonary respiratory sehingga instruktur diwajibkan untuk mengetahui bagaimana cara memberian feedback secara konstruktif. Tujuan penelitian; untuk mengetahui pengaruh pemberian feecback yangkonstrutif terhadap peningkatan ketrampilan mahasiswa Metode; Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian pre test and post test with the control group . Jumlah responden pada penelitian ini yaitu 77 dengan 40 mahasiswa kelompok intervensi dan 37 kelompok kontrol. Teknik penelitian ini menggunakan  purposive sampling, pada kelompok intervensi diberikan feedback yang konstruktif sedangkan pada kelompok kontrol diberikan masukan secara bersamaan atau konvensional. Hasil; Berdasarkan hasil uji korelasi paired sampel t-tes  terlihat  adanya perbedaan yang signifikan pada kelompok intervensi yang diberikan feedback yang konstruktif dan kelompok kontrol yang diberikan masukan secara konvensional dengan nilai p-value ≤0,05 saat melakukan pelatihan cardiopulmonary respiratory. Kesimpulan; Dapat disimpulkan bahwa pemberian feedback secara konstruktif dapat meningkatkan keterampilan dalam melakukan pelatihan  cardiopulmonary respiratory.  
ANIMATION DEVELOPMENT MODEL FOR GENERATION Z TEENS BASED ON “LAPA” ANIMATION TO OPTIMIZE TEENS’ COMPETENCE REGARDINGREPRODUCTIVE HEALTH Mahanani Mulyaningrum; Yesita Ragil Kusumaningrum; Musyafak
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 10 No. 1 (2025): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang: Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2030 mentargetkan warga negara berhak memperoleh akses universal pelayanan kesehatan reproduksi. Revolusi Industri 5.0 memerlukan sumber daya manusia unggul mampu berpikir kritis dalam pemecahan masalah, kolaborasi dan kepemimpinan yang adaptif. Untuk mencapai kemampuan tersebut maka proses pembelajaran diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, memotivasi warga belajar. Penelitian bertujuan untuk 1). Melakukan eksplorasi kompetensi remaja Gen-Z mengenai kesehatan reproduksi, 2) Mendesain model pemberdayaan remaja Gen-Z berbasis meaningful learning untuk optimalisasi kompetensi remaja mengenai kesehatan reproduksi, 3) Menganalisis implementasi model konseptual pemberdayaan remaja Gen-Z berbasis meaningful learning untuk optimalisasi kompetensi remaja mengenai Kesehatan Reproduksi dan 4) Membuat model konseptual pemberdayaan remaja Gen Z berbasis meaningful learning yang efektif untuk optimalisasi Kompetensi remaja Gen-Z mengenai Kesehatan Reproduksi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and development.   Tujuan : Untuk melakukan eksplorasi, kompetensi remaja Gen-Z mengenai Kesehatan reproduksi, dan mendesain animasi model pemberdayaan remaja Gen Z dengan pengembangan Model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) Metodologi; Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development) Metode penelitian pengembangan adalah suatu proses/Langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru dan dapat dipertanggungjawabkan jadi penelitian ini akan menghasilkan sebuah product yang sudah diuji kelayakan sesuai Langkah-langkah yang ada.   Hasil: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media animasi berbasis LAPA mengenai Kesehatan Reproduksi pada peserta didik pada Gen Z di Kabupaten Grobogan.   Kesimpulan; Pengembangan media animasi berbasis LAPA mengenai kesehatan reproduksi dilakukan dengan menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Peneliti hanya melakukan penelitian pada tiga tahap, yakni Analyze, Design dan Development. Penelitian tidak sampai tahap Impelentation dan Evaluation. 
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MENSTRUASI TERHADAP KESIAPAN PSIKOLOGIS SISWI KELAS 5 DAN 6 SD DALAM MENGHADAPI MENARCHE DI SD NEGERI 01 DANYANG Yesita Ragil Kusumaningrum
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar belakang: Pendidikan kesehatan merupakan upaya memberikan penjelasan kepada perorangan, kelompok atau masyarakat untuk menumbuhkan pengertian dan kesadaranm mengenai perilaku sehat atau kehidupan yang sehat. Pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dengan cepat. Pada wanita, pubertas ditandai dengan menstruasi pertama (menarche), sehingga dari masa ini sangat diperlukan pemberian informasi melalui pendidikan kesehatan tentang menstruasi guna mengatasi ketidaksiapan psikologis tentang perubahan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang menstruasi terhadap kesiapan psikologis siswi kelas 5 dan 6 SD dalam menghadapi menarche di SD Negeri 01 Danyang, Purwodadi, Grobogan Jawa Tengah.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian  pre exsperimental designs dengan mengunakan rancangan penelitian one group pretest posttest designs. Populasi terdiri dari siswi kelas 5 dan 6 yang belum mengalami menstruasi sebanyak 56 siswi di SD Negeri 01 Danyang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling sejumlah 20 responden. Alat ukur berupa kuesioner tentang kesiapan psikologis menghadapi menarche berjumlah 19 pertanyaan. Uji analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini dalah uji dependent t-test2 tail .Hasil: Berdasarkan uji t-tes 2 sampel dependent hasil t hitung (-13262), p = 0,000 < α(0,05) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang menstruasi terhadap kesiapan psikologis siswi kelas 5 dan 6 SD dalam menghadapi menarche di SD Negeri 01 Danyang, Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah dibuktikan dengan perbedaan kesiapan psikologis siswi sebelum (5%) dengan sesudah (90%) diberikan pendidikan kesehatan. Diharapkan pemberian pendidikan kesehatan diberikan kepada siswi pra remaja sedini mungkin untuk mengatasi ketidaksiapan psikologis dalam menghadapi menarche.
EFEKTIFITAS MASSAGE DENGAN MINYAK ZAITUN (OLIVE OIL) DAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) TERHADAP PENCEGAHAN DEKUBITUS PADA PASIEN STROKE DI RSUD SUNAN KALIJAGA DEMAK Christina Nur Widayati; Yesita Ragil Kusumaningrum; Rahmawati; Nurulistyawan Tri Purnanto
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang: Stroke, atau cidera serebrovaskular (CVA), adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak. Dekubitus merupakan  masalah akut yang terus menerus dan situasi perawatan pemulihan pada stroke. Upaya pencegahan terjadinya luka tekan dilakukan sedini mungkin sejak pasien teridentifikasi berisiko mengalami luka tekan. Penggunaan pelembab untuk mencegah luka tekan diyakini akan mampu memberikan perlindungan terhadap kulit dari kerusakan. Selain VCO yang kaya akan manfaat bagi kesehatan minyak zaitun (olive oil) juga memiliki banyak manfaat, salah satunya adalahperawatan kulit (menjaga kelembaban).Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre experiment designs atau rancangan pra eksperimen yang seringkali dipandang sebagai eksperimen yang tidak sebenarnya, sering juga disebut quasi experimen.Dengan pendekatanpost test only design/one shot case study. Penggunaan sampel menggunakan nonprobability sampling (non random sampling)Hasil: Didapatkan hasil uji beda minyak zaitun (Olive Oil) dan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap pencegahan dekubitus pada pasien stroke di RSUD Sunan Kalijga Demak diketahui nilai Z (-1.734) artinya bahwa semua data post test, minyak zaitun (Olive Oil) dan Virgin Coconut Oil (VCO)  berdasarkan uji Shapiro Wilk tidak memenuhi syarat kenormalan data.Jadi dapat disimpulkan bahwa data tersebut berdistribusi tidak normal. dan value (0,83) > sig.0,05. Dari hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terdapat perpedaan efektifitas antara minyak zaitun  (Olive Oil) dan VirginCoconut Oil (VCO) terhadap pencegahan dekubitus pada pasien stroke.Kesimpulan: Secara signifikansi perbedaan efektifitas minyak zaitun dan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap proses pencegahan dekubitus pada pasien stroke dapat dikatakan tidak bermakna.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET PENAMBAH DARAH (Fe) DI GROBOGAN Jely Isnaini; Suryani; Yesita Ragil Kusumaningrum
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi anemia atau kurang darah pada kehamilan di Indonesia berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013 sebanyak 37,1%bertambah pada tahun 2018 menjadi 48,9%. Program pencegahan anemia pada yaitu dengan memberikan suplemen penambah darah (Fe) setiap hari bagi ibu hamil minimal 1 tablet selamakehamilan. Kemenkes menganjurkan ibu hamil mengkonsumsi tablet besi minimal 90 hari selama kehamilannya. Kepatuhan konsumsi tablet besi sangat penting bagi ibu hamil. Kepatuhan mengkonsumsi suplementasi zat besi disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah pengetahuan terhadap penyakitMetode: Desain penelitian ini adalah cross-sectional. Teknik sampel yang digunakanpurposive sampling dengan 25 responden. Analisis data menggunakan uji Spearman rank. Instrumen yang dipakai adalah kuesioner pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan kepatuhankonsumsi tablet besi (Fe).Hasil: Hasil uji Spearman rank antara pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe didapatkan hasil p value 0,005 dengan nilai kolerasi 0,547.Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima karena nilai p value yang menunjukkan < 0,05dan Ho ditolak dan menunjukkan kolerasi positif dengan kekuatan kolerasi kuat yang diartikanterdapat hubungan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe di desa sedayu (Puskesmas Grobogan).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet penambah darah (Fe) di desa sedayu (Puskesmas Grobogan
EFEKTIVITAS PENGARUH TEKNIK MODELLING DAN TEKNIK SHAPINGBINA DIRI TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK TUNAGRAHITA DI SLB Yulianasari; Anita Lufianti; Yesita Ragil Kusumaningrum
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang: Lebih dari 450 juta (12%) anak di Dunia pada tahun 2019 mengalami tunagrahita, sekitar 56% di Indonesia, 12.0007 jiwa di Jawa Tengah serta 1.596 jiwa diGrobogan. Kemampuan motorik halus anak tunagrahita yang masih rendah perlu ditingkatkan dengan latihan mengancingkan baju bina diri dengan gerak yang melibatkan fungsi motorik seperti otak, otot, saraf dan rangka sehingga anak menjadi lebih mandiri mengenakan danmenanggalkan baju berkancing tanpa bantuan dari orang lain serta percaya diri. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui efektivitas pengaruh teknik modelling dan teknik shaping bina diri terhadap kemandirian anak tunagrahita di SLB C YPLB Danyang Purwodadi.Metode: Jenis penelitian yang digunakan quasi ekperimental dengan desain equivalent control grup. Sampelnya sebanyak 45 responden menggunakan teknik sampling probability samplingdengan stratified random sampling. Analisa data menggunakan uji anova.Hasil: Hasil uji anova didapatkan nilai p value sebesar 0,000 < α (0,05) sehingga Ha diterimadan H0 ditolak maka dapat diartikan bahwa adanya efektivitas (perbedaaan signifikan) pengaruh teknik modelling dan teknik shaping bina diri terhadap kemandirian anak tunagrahitadi SLB C YPLB Danyang Purwodadi. Serta penggunaan teknik shaping bina diri menjadi lebihefektif meningkatkan kemandirian anak tunagrahita dengan peningkatan kemandiriandibandingkan dengan teknik modelling sebanyak 8,467 dan jika dengan kelompok kontrolsebanyak 70,467 Kesimpulan: Ada efektivitas pengaruh teknik modelling dan teknik shaping bina diri terhadapkemandirian anak tunagrahita di SLB C YPLB Danyang Purwodadi