Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effect Of Sanitation Hygiene Knowledge On Students Clean And Healthy Living Behavior Nur Maulidiyah; Ratna Palupi Nurfatimah; Nugrahani Astuti; Hanif Naufal Ahmi
Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi Vol 7, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptbt.v7i2.27250

Abstract

This investigation was designed to examine the degree to which students' comprehension of sanitation and hygiene principles contributes to the enactment of clean and healthy living behaviors (PHBS) within the framework of food processing practical activities at SMK Dharma Wanita Gresik. The research adopted a quantitative paradigm, integrating a descriptive analytical framework with simple linear regression as the primary inferential technique. A total of 39 students constituted the study population, all of whom were designated as research participants by means of total sampling. Data acquisition was carried out through two standardized instruments, namely a structured knowledge test and a systematic observational checklist. Analysis of the sanitation and hygiene knowledge variable produced a mean value of 9.87 accompanied by a standard deviation of 2.45. The categorical breakdown indicated that 3 students were placed in the very low proficiency level, 12 students in the low level, 10 students in the moderate level, and 14 students in the high knowledge category. Regarding PHBS behavioral enactment, 17 students — representing the largest subgroup — were situated within the low behavioral tier. The very low PHBS category recorded no student placements, while 9 students were assigned to the moderate behavioral level. An additional 8 students were positioned within the good PHBS tier, and 5 students achieved classification at the very good behavioral level. The inferential analysis conducted through simple linear regression demonstrated that students' sanitation and hygiene knowledge failed to produce a statistically significant impact on their PHBS enactment, as substantiated by a p-value of 0.747 and a coefficient of determination (R²) amounting to a mere 0.3%. These results collectively imply that cognitive mastery of sanitation and hygiene principles in isolation functions as a minimal contributor to the formation of clean and healthy behavioral practices during food processing activities, underscoring the likelihood that other contextual variables exert a more substantial role in shaping students' health-related conduct.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN 4P PRODUK TAPE CRISPY GEHAEL FOOD TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN WISATAWAN DI BONDOWOSO Cut Dia Fauziah; Aulia Bayu Yusila; Annisa Nur’aini; Hanif Naufal Ahmi
Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN) Vol. 14 No. 2 (2026): (In Press)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Niaga Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptn.v14n2.p136-144

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran yang terdiri atas produk, harga, tempat, dan promosi terhadap keputusan pembelian wisatawan pada produk tape crispy GeHael Food Bondowoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 109 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi berganda linier untuk menguji pengaruh produk, harga, tempat, dan promosi terhadap keputusan pembelian konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial produk, harga, tempat, dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Variabel produk merupakan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi keputusan pembelian. Secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
Pengembangan Media Pembelajaran Power Point Interaktif Berbasis Canva Materi Minuman Dingin untuk Siswa Kuliner Kelas XI SMKN 8 Surabaya Nastiti Nur Azizah; Sri Handajani; Lucia Tri Pangesthi; Hanif Naufal Ahmi
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i2.7601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media power point interaktif Canva pada mata pelajaran Kompetensi Keahlian Kuliner Tata Hidang materi minuman dingin, kelayakan materi power point interaktif Canva pada mata pelajaran Kompetensi Keahlian Kuliner Tata Hidang materi minuman dingin, respon siswa terhadap power point interaktif Canva yang dikembangkan peneliti pada mata pelajaran Kompetensi Keahlian Kuliner Tata Hidang  materi minuman dingin. Peneliti menggunakan metode R&D dengan model pengembangan 4D (Four-D) dengan 4 tahapan yaitu define, design, develop dan disseminate, namun karena keterbatasan waktu penelitian, maka peneliti hanya melaksanakan sampai tahap ke 3 yaitu develop. Peneliti juga melakukan validasi yang melibatkan 3 ahli media, 3 ahli materi dan 3 validator lembar respon siswa dari dosen maupun guru. Penelitian dilakukan di SMKN 8 Surabaya kepada siswa kelas XI Kuliner 5 mata pelajaran Konsentrasi Keahlian Kuliner Tata Hidang materi minuman dingin.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Power Point interaktif berbasis Canva dinyatakan sangat layak digunakan dengan perolehan skor kelayakan media sebesar 94,117% dari ahli media dan skor kelayakan materi sebesar 91,33% dari ahli materi, yang keduanya termasuk dalam kategori sangat layak. Sementara itu, respon siswa terhadap media yang dikembangkan memperoleh skor rata-rata sebesar 84,23% yang termasuk dalam kategori sangat baik.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Power Point interaktif berbasis Canva pada materi minuman dingin sangat layak digunakan sebagai media penunjang pembelajaran dan mendapatkan respon positif dari siswa. Media ini direkomendasikan untuk diimplementasikan dalam pembelajaran guna meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di jurusan kuliner.
Developing a framework for Green Curriculum in higher culinary education Luthfiyah Nurlaela; Sri Handajani; Mauren Gita Miranti; Annisa Nur'aini; Hanif Naufal Ahmi; Ratna Palupi Nurfatimah; Diwyacitta Antya Putri; Mohd Yusof Bin Kamaruzaman
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol. 45 No. 1 (2026): Cakrawala Pendidikan (February 2026)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v45i1.91077

Abstract

The accelerating global environmental crisis demands the integration of sustainability within higher culinary education. This study aims to analyze the implementation of the Green Curriculum (GC) framework at Universitas Negeri Surabaya (UNESA) and Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI). Utilizing a qualitative content analysis with simple frequency quantification involving 50 participants, the findings reveal that implementation is in a transitional phase marked by three fundamental gaps. First, a significant gap exists between the high level of philosophical awareness among internal stakeholders and the lack of systemic action, despite new demands for sustainability competencies. Second, implementation is critically impeded by the university support system; infrastructure ('Facilities & Infrastructure,' f=84) was the most frequent concern, creating a 'hidden curriculum' conflict in which poor facilities (e.g., wastewater treatment) contradict pedagogical goals. Third, the framework is overwhelmingly inward-looking, rendering the community participation pillar the least emphasised (frequency <2%). This research concludes that achieving a mature GC requires a radical shift from conceptual adoption to tangible systemic alignment, prioritizing investment in critical infrastructure and the institutionalization of external partnerships for holistic operational reality.