Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Interaksi Akademik di Ruang Digital: Analisis Kontak Bahasa dalam Chat WhatsApp Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Negeri Medan Saibil Aprilia Putri; Zai Alpris Wulandari; Natal Fransiska Manalu; Ayu Nadira Wulandari
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/a1qddw78

Abstract

Studi ini menjelaskan kontak manifestasi bahasa dalam interaksi akademik yang dilakukan oleh mahasiswa Sastra Indonesia di Universitas Negeri Medan di ruang digital melalui chat WhatsApp. Dalam komunikasi digital, masalah seperti alih kode, campur kode, interferensi, dan integrasi leksikal adalah yang paling penting. Untuk mengumpulkan dan menganalisis tuturan korpus, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menggunakan pendekatan simak dan ketat. Hasil analisis menunjukkan bahwa interaksi akademik menyebabkan ambiguitas register di ruang digital. Campur kode eksternal digunakan sebagai cara pragmatik untuk menegaskan, dan interferensi morfologis muncul sebagai akibat kuatnya pengaruh dialek lisan dalam konteks formal. Faktor penting adalah ketergantungan pada istilah teknologi dan proyeksi identitas intelektual. Meskipun kontak bahasa membuat komunikasi lebih fleksibel, penelitian ini menemukan bahwa tetap menggunakan bahasa Indonesia baku di lingkungan akademik virtual masih sangat penting.
Berburu Hasangapon di Perantauan: Logika Konversi Modal dan Histeresis Habitus dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap Saibil Aprilia Putri; Zai Alpris Wulandari Saragih; Fadhilah Sabrina Zaylani; Rini Syarifah Siregar; Yusnika Sihite; Ahmad Samhudi; Tomi Arianto; Heny Anggreini
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.791

Abstract

Studi ini menggunakan teori Arena Produksi Kultural Pierre Bourdieu untuk mengeksplorasi logika sosial di balik konflik antar generasi yang diterjemahkan dalam film Bene Dion Rajagukguk Ngeri-Ngeri Sedap (2022). Studi ini menyelidiki bagaimana para agen dalam arena keluarga Batak menciptakan, mempertahankan, dan mengubah klaim kebenaran. Hal ini dilakukan dengan menggunakan epistemologi “berpikir relasional”, atau berpikir relasional. Metode deskriptif kualitatif yang digunakan menggunakan sosiologi sastra (sosiologi produksi budaya). Data primer bersumber pada unit tekstual, yakni dialog, tindakan serta narasi pada film Ngeri-Ngeri Sedap. Merujuk pada temuan riset bahwa: (1) Arena keluarga Batak berfungsi sebagai arena pertarungan modal simbolik yang dipimpin oleh dominasi patriarki dominan; (2) Terjadi fenomena habitus histeresis pada generasi tua (Pak Domu) yang berbenturan dengan habitus kosmopolitan generasi muda (Domu dan Sarma); (3) Tokoh Gabe mengubah strategi dengan menggunakan rumus praktik= (Habitus × Modal) + Arena untuk memperoleh legitimasi di arena dengan menggunakan modal budaya (gelar hukum). Studi ini menunjukkan bahwa konflik keluarga modern bukan hanya masalah komunikasi; itu adalah konflik struktural antar-kebiasaan yang memerlukan perundingan kembali ruang tradisi di tengah arus modernitas.