Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Hubungan antara Pengetahuan Lingkungan dan Sikap Peduli Lingkungan pada Mahasiswa Tadris IPA Ardiana Fatma Dewi; Atika Anggraini
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 20 No. 1 (2022): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.612 KB) | DOI: 10.30762/realita.v20i1.101

Abstract

Mahasiswa Tadris IPA sudah mempelajari konsep pengetahuan lingkungan, namun sikap yang merekamunculkan belum memperlihatkan adanya perubahan perilaku seperti yang diharapkan dalam tujuan pembelajaran materi pengetahuan lingkungan. Tujuan pada penelitian ini yaitu mengetahui pengetahuan lingkungan, sikap peduli lingkungan, dan hubungan antara pengetahuan lingkungan dan sikap peduli lingkungan mahasiswa Tadris IPA Institut Agama Islam Negeri Kediri. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan melakukan analisis hubungan antara pengetahuan lingkungan dan sikap peduli lingkungan mahasiswa Tadris IPA Institut Agama Islam Negeri Kediri. Hasilnya ialah pengetahuan lingkungan pada mahasiswa Tadris IPA Institut Agama Islam Negeri Kediri yaitu 3 orang (5,55%) memiliki pengetahuan lingkungan hidup yang rendah, 16 orang (29,63%) memiliki pengetahuan lingkungan hidup yang cukup, 30 orang (51,85%) memiliki pengetahuan lingkungan hidup yang tinggi, dan 9 orang (12,96%) memiliki pengetahuan lingkungan hidup yang sangat tinggi. Sikap peduli lingkungan mahasiswa Tadris IPA Institut Agama Islam Negeri Kediri yaitu 2 orang (3,70%) telah memiliki sikap peduli lingkungan yang cukup, sebanyak 43 orang (75,93%) telah memiliki sikap peduli lingkungan yang tinggi, dan 13 orang (20,37) memiliki sikap peduli lingkungan hidup yang sangat tinggi. Hubungan antara pengetahuan lingkungan dan sikap peduli lingkungan mahasiswa Tadris IPA Institut Agama Islam Negeri Kediri berdasarkan perhitungan Korelasi Pearson diperoleh 0,010 < 0,05, sehingga ada hubungan pengetahuan lingkungan dan sikap peduli lingkungan mahasiswa Tadris IPA Institut Agama Islam Negeri Kediri.
Hubungan antara Pengetahuan Lingkungan dan Sikap Peduli Lingkungan pada Mahasiswa Tadris IPA Ardiana Fatma Dewi; Atika Anggraini
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 20 No. 1 (2022): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.612 KB) | DOI: 10.30762/realita.v20i1.101

Abstract

Mahasiswa Tadris IPA sudah mempelajari konsep pengetahuan lingkungan, namun sikap yang merekamunculkan belum memperlihatkan adanya perubahan perilaku seperti yang diharapkan dalam tujuan pembelajaran materi pengetahuan lingkungan. Tujuan pada penelitian ini yaitu mengetahui pengetahuan lingkungan, sikap peduli lingkungan, dan hubungan antara pengetahuan lingkungan dan sikap peduli lingkungan mahasiswa Tadris IPA Institut Agama Islam Negeri Kediri. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan melakukan analisis hubungan antara pengetahuan lingkungan dan sikap peduli lingkungan mahasiswa Tadris IPA Institut Agama Islam Negeri Kediri. Hasilnya ialah pengetahuan lingkungan pada mahasiswa Tadris IPA Institut Agama Islam Negeri Kediri yaitu 3 orang (5,55%) memiliki pengetahuan lingkungan hidup yang rendah, 16 orang (29,63%) memiliki pengetahuan lingkungan hidup yang cukup, 30 orang (51,85%) memiliki pengetahuan lingkungan hidup yang tinggi, dan 9 orang (12,96%) memiliki pengetahuan lingkungan hidup yang sangat tinggi. Sikap peduli lingkungan mahasiswa Tadris IPA Institut Agama Islam Negeri Kediri yaitu 2 orang (3,70%) telah memiliki sikap peduli lingkungan yang cukup, sebanyak 43 orang (75,93%) telah memiliki sikap peduli lingkungan yang tinggi, dan 13 orang (20,37) memiliki sikap peduli lingkungan hidup yang sangat tinggi. Hubungan antara pengetahuan lingkungan dan sikap peduli lingkungan mahasiswa Tadris IPA Institut Agama Islam Negeri Kediri berdasarkan perhitungan Korelasi Pearson diperoleh 0,010 < 0,05, sehingga ada hubungan pengetahuan lingkungan dan sikap peduli lingkungan mahasiswa Tadris IPA Institut Agama Islam Negeri Kediri.
Application of Process Portofolio Assessment Based on Guided Inquiry Model in Improving Critical Thinking Skills and Learning Outcomes of Science Education Students Ummiy Fauziyah Laili*; Zakiyatus Soimah; Atika Anggraini; Sayyidah Auliayur Rohmah; Rahmawati Yanita Sari
JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Vol 7, No 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jipi.v7i3.31681

Abstract

Critical thinking skills are one of the skills that must be possessed by human resources in the 21st century. In fact, the critical thinking skills of science education students have not been properly empowered. The design of this research is quasi-experimental research. The research population used was all Science Education students at IAIN Kediri. The sample used in this study were two classes of Batch 2022, namely class A and class B. Data collection was carried out using a pretest and posttest to measure critical thinking skills, process portfolio assessment, observation of student attitudes and skills learning outcomes. The results showed that there was a positive effect from the implementation of the process portfolio assessment on students' critical thinking skills and biology learning outcomes. The conclusion that can be drawn is that the application of process portfolio assessment in the guided inquiry model causes higher critical thinking skills and student biology learning outcomes
Meningkatkan Penjualan melalui Sertifikasi Halal Gratis bagi Pelaku UMKM Desa Kepuh Kecamatan Papar Kabupaten Kediri Ahmad Zaimudin; Imam Faruqi; Risma Damayanti; Riyana Nur Kumala; Tsalisatul Choiriyatin; Atika Anggraini
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): IJPM - Agustus 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.141

Abstract

Kegiatan sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal gratis ini diharapkan mampu mewujudkan produk UMKM yang ada di Desa Kepuh bersertifikat halal sebagaimana dalam Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 Pasal 4. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan mampu membawa dampak positif bagi UMKM dan membangkitkan kesadaran akan pentingnya sertifikasi halal, melalui kegiatan sosialisasi pendampingan sertifikasi halal diharapkan mampu mewujudkan produk UMKM yang bersertifikat halal, dapat memperluas pasar dan lebih dipercaya konsumen khususnya di Desa Kepuh Kecamatan Papar Kabupaten Kediri. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal Bagi Pelaku UMKM Masyarakat Desa Kepuh Kecamatan Papar ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD). Adapun tahapan pendekatan ABCD tertuang dalam 5 langkah pendampingan, yaitu Discovery (menemukan), Dream (impian), Design (merancang), Define (menentukan), Destiny (lakukan). Kegiatan pendampingan sertifikasi halal dilaksanakan selama 5 minggu yang dilaksanakan dari rumah ke rumah, dari pendampingan selama 5 minggu tersebut diperoleh hasil yaitu terbitlah satu sertifikat halal dan 15 produk dalam proses pengajuan ke komite fatwa untuk memperoleh sertifikat halal.
The Effect of the Combination of Black Soybean Tempeh Extract (Glycine max (L.) Merril) and Purple Sweet Potatoes (morning glory potatoesL.) on Leptin Hormone Levels in DMT2 Model Rats Atika Anggraini; Jevi Milda Rahmawati; Sri Rahayu Lestari; Abdul Gofur
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v6i1.12930

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disorder characterized by chronic hyperglycemia. The prevalence of DM has been reported to increase from year to year. T2DM is characterized by insulin resistance, Leptin have an effect on insulin secretion, glucose and insulin will decrease due to leptin secretion. However, low levels of leptin that exceed the normal limit will interfere with insulin work so that it triggers diabetes caused by insulin resistance. Black soybean tempeh and purple sweet potato have therapeutic potential for people with T2DM. Both contain high antioxidants This study aims to determine the effect of the combination of black soybean tempeh extract and purple sweet potato on leptin hormone levels in DMT2 rat model. The experimental animals in this study were male white rats of the wistar strain which were divided into 6 groups. Preparation of hyperglycemic rats by feeding high-fat diet for 30 days, 10% sucrose drink for 30 days and streptozotocin injection at a dose of 35 mg/kg BW in 0.1 citrate buffered saline pH 4.5. Treatment using extract and purple sweet potato for 30 days. Mice were dissected and blood serum was taken for analysis of leptin hormone levels. Based on the results of the research data, there was an effect of the combination of black soybean tempeh extract and purple sweet potato on the leptin hormone levels in DMT2 rat model.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBASIS PENELITIAN TINDAKAN KELAS LESSON STUDY TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Atika Anggraini
Guru Membangun Vol 41, No 2 (2022): Volume 41 Number 2, Desember 2022
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gm.v41i2.59010

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model problem solving  berbasis PTK LS terhadap keterampilan berpikir kritis.  Jenis penelitian Tindakan Kelas (PTK) berbasis Lesson Study (LS) yang dilakukan pada dua siklus. Satu siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi yang terintegrasi dengan kegiatan LS (plan, do, dan see). Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa S1 Biologi semester ganjil yang menempuh mata kuliah fisiologi manusia kelas I berjumlah 25 mahasiswa. Sumber data berasal dari mahasiswa, observer berjumlah tiga. Hasil penelitian diperoleh Skor N-Gain mengalami peningkatan dari siklus 1 sebesar 0,7 dengan kategori sedang mengalami peningkatan pada siklus 2 sebesar 0,74 dengan kategori tinggi. Keterlaksanaan pembelajaran oleh dosen mencapai 97% pada siklus 2, sedangkan keterlaksanaan pembelajaran oleh mahasiswa mencapai 91% pada siklus 2. Kemampuan berpikir kritis mahasiswa biologi meningkat pada siklus ke-2 dari penerapan problem solving berbasis PTK lesson study (LS)
Analisis Gaya Belajar Siswa VII-J SMPN 1 Grogol Untuk Pengembangan Media Animasi Berbasis Etnosains Lidiya Fatmaningsih; Atika Anggraini
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i2.7268

Abstract

The purpose of this study is to analyze the learning styles of seventh-grade students (Class VII-J) at SMPN 1 Grogol as a basis for developing ethnoscience-based animation media in science learning. This aim is based on the importance of understanding students’ learning characteristics so that the developed learning media can meet their needs and preferences. The research method used is a descriptive quantitative method with 31 students from Class VII-J of SMPN 1 Grogol as the subjects. Data were collected through a learning style questionnaire to identify students’ learning tendencies and interviews with science teachers to obtain supporting information regarding the learning process and student characteristics. The results of the study show that the majority of students have a visual learning style (52%), followed by auditory (13%), kinesthetic (13%), visual-kinesthetic combination (3%), and visual-auditory combination (19%). These findings indicate that most students find it easier to understand the material through visual presentations such as images, videos, and animations. Therefore, the results of this study can serve as a foundation for designing ethnoscience-based animation media that are not only visually appealing but also connect science concepts with local wisdom in the students’ surroundings. Thus, the developed media are expected to enhance student engagement and understanding in science learning.
Pengaruh Gaya Belajar dan Rasa Ingin Tahu terhadap Pemecahan Masalah IPA melalui Motivasi Intrinsik sebagai Variabel Mediasi Sheira Atrisna Azzahra; Atika Anggraini; M Amien Rais; Adnan Rahman
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v6i1.5691

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah IPA merupakan kompetensi yang sangat penting dan perlu dimiliki mahasiswa Tadris IPA, namun pencapaiannya masih dipengaruhi oleh berbagai faktor internal yang belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya belajar dan rasa ingin tahu terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA melalui intrinsik sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Data dikumpulkan melalui angket skala likert dan dianalisis menggunkan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa ingin tahu berpengaruh signifikan terhadap motivasi intrinsik dan kemampuan pemecahan masalah IPA. Motivasi intrinsik juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA serta memediasi secara signifikan hubungan antara rasa ingin tahu dan pemecahan masalah IPA. Sebaliknya, gaya belajar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA, namun dengan arah negatif, serta tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi intrinsik dan tidak dimediasi oleh motivasi intrinsik.. Temuan ini menegaskan bahwa rasa ingin tahu dan motivasi intrinsik merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah IPA mahasiswa Tadris IPA. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi mahasiswa Tadris IPA untuk pengembangan strategi pembelajaran IPA yang lebih berorientasi pada penguatan rasa ingin tahu dan motivasi intrinsik calon guru sains.
Enhancing conceptual understanding and learning skills: The role of strategy, motivation, teacher support, and self-efficacy Ummiy Fauziyah Laili; Syamsul Huda; Atika Anggraini; Fareza Chandri Maharani; Luthfiyatul Muniroh; Rofiqul Umam
Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jasme.v5i1.653

Abstract

Background: Effective learning involves more than mere exposure to information; it requires learners to engage strategically, be motivated, and operate within supportive environments. In junior high school science education, students often face challenges in developing a deep conceptual understanding and acquiring scientific skills. Addressing this issue calls for the implementation of learning strategies that promote active engagement and student-centered learning. Aim: This study aims to investigate the impact of the Reading, Questioning, and Answering (RQA) learning strategy on students’ conceptual understanding and science learning skills. It also explores the role of learning motivation, teacher support, and self-efficacy in supporting students' learning processes. Method: A quantitative research design was employed, utilizing the Partial Least Squares (PLS) analysis approach. The sample consisted of 40 junior high school students selected through a saturated sampling technique. Data were gathered through questionnaires, classroom observations, and documentation, and analyzed using SmartPLS software to assess the relationships among the studied variables. Result: The results revealed that the RQA learning strategy significantly influences students’ conceptual understanding and science learning skills. While learning motivation, teacher support, and self-efficacy also have positive effects, the RQA strategy was identified as the most influential factor in enhancing science learning outcomes.Conclusion: The findings underscore the importance of innovative and student-centered learning strategies, such as RQA, in improving science education at the junior high school level. These insights are valuable for educators and curriculum developers in designing more interactive and supportive learning environments that foster deeper understanding and scientific competence among students.
Transformation of Physics Learning: Integrating Virtual Laboratories to Improve Students' Scientific Literacy Skills Aziza Anggi Maiyanti; Syamsul Huda; Atika Anggraini; Ummiy Fauziyah Laili; Luthfiyatul Muniroh; Rofiqul Umam
Online Learning In Educational Research (OLER) Vol. 5 No. 1 (2025): Online Learning in Educational Research
Publisher : CV FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/oler.v5i1.661

Abstract

The literacy outcomes of the PISA 2022 test results show that Indonesian students are weak in literacy, suggesting a large gap between the current student performance and the needs of an autonomous curriculated framework. By focus on science literacy viewpoint attitude, this research uses R and D research model, 4D pattern is using to create and validate the module. The purpose of this study is to develop a physics module for teaching that combined with virtual laboratory, to enhance students’ scientific literacy. This study aims to develop a virtual laboratory-based basic physics teaching module, to improve students’ concepts in physics, science literacy of basic physics concepts, and skills. The implementation result support the effectiveness of the module to improve science literacy, and the validation indicates the feasibility of the module. Students' attitude towards science literacy pretest versus posttest assessment significantly different. Summary of this study comprises a more complete teaching tool that it includes modules, videos, and worksheets in a single platform to science literacy. Such findings emphasize that literal experiences need to be mapped on to abstract concepts if literacy is meaningful, and fit with accounts provided by cognitive theory. The pretest and posttest scores of the students produced significant influence on the student’s attitude toward science literacy. According to cognitive theorizing, children must be able to link objects, events, and empirical experiences to develop abstract thinking.