Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Adi Husada Nursing Journal

PENGETAHUAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) TERHADAP SIKAP DAN PERILAKU PADA REMAJA PUTRI Linda Juwita
Adi Husada Nursing Journal Vol 4 No 2 (2018): Adi Husada Nursing Journal
Publisher : STIKes Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.697 KB) | DOI: 10.37036/ahnj.v4i2.107

Abstract

ABSTRACT Women's knowledge of the risks and benefits of early detection of breast cancer positively affects the beliefs about health, attitudes, and behavior. This study was using correlational research design with cross sectional approach. The population were all female students of Faculty of Nursing of Widya Mandala Catholic University Surabaya (UKWMS). Samples of this study was 134 people. Variable independent in this research that is knowledge, and variable dependent in this research that is attitude and action of Breast self-examination (BSE). Spearman Correlation test statistic showed that there is corelation between knowledge and attitude toward BSE with a signficance value p = 0,009, while between knowledge and action of BSE a signficance value p = 0,607. There was weak significant corelation identified between knowledge of breast self-examination (BSE) and attitude toward BSE. There was no relationship between knowledge and action of BSE. Attitude toward BSE will be influenced education, environment and experience. action of BSE is influenced by the process to shape the behavior. Keywords: Knowledge, Attitude, Action, Breast self-examination (BSE)
DURASI MENOPAUSE DENGAN KEJADIAN OBESITAS SENTRAL PADA WANITA LANJUT USIA Linda Juwita
Adi Husada Nursing Journal Vol 5 No 1 (2019): Adi Husada Nursing Journal
Publisher : STIKes Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.109 KB)

Abstract

ABSTRAK Menurunnya hormon estrogen, hormon progesteron dan hormon seks pada wanita menopause dapat menimbulkan gejala fisik yang mungkin dialami saat mencapai masa menopause yakni salah satunya adalah peningkatan berat badan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan durasi menopause dengan rasio obesitas sentral pada wanita lansia. Desain penelitian ini adalah observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik Pengambilan sampling yang digunakan purposive sampling. Pengumpulan data melalui kuisioner durasi menstruasi, dan pengukuran lingkar pinggang-panggul guna menemukan kesimpulan obesitas sentral. Sebanyak 58% lansia mengalami obesitas sentral dengan rasio lingkar pinggang-panggul > 0,9 cm. Tidak ada hubungan bermakna antara durasi menopause terhadap obesitas sentral pada wanita lansia dengan p= 0, 965. Wanita menopause perlu mempertahankan dan pola konsumsi makanan. Penelitian selanjutnya dapat dikembangkan suatu model intervensi untuk mencegah obesitas sentral pada wanita menopause Kata kunci : durasi menopause, obesitas sentral, lansia, wanita ABSTRACT The decreases of estrogen, progesterone and the sex hormone in menopausal women can cause physical symptoms that may be experienced when reaching menopause is one way to increase weight. The purpose of this study is to determine the relationship between menopause duration and the ratio of central obesity in elderly women. This design research was of analytic observation with cross sectional. The sampling technique used was purposive sampling. Data collection through the questionnaire duration of menstruation, and measurement of waist-hip circumference to find a central conclusion. There was 58% have a central obesity with a hip waist circumference ratio> 0.9 cm. There was no significant relationship between menopause duration and central obesity in elderly women with p = 0, 965. Menopausal women need maintenance and food consumption patterns. Future research can be developed as an intervention model to prevent central obesity in menopausal women. Keywords: menopause duration, central obesity, elderly, women
Penatalaksanaan Dismenore Berdasarkan Karakteristik Dismenore Pada Remaja Putri Linda Juwita; Ninda Ayu Prabasari
Adi Husada Nursing Journal Vol 8 No 1 (2022): Adi Husada Nursing Journal
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/ahnj.v8i1.212

Abstract

Dismenore merupakan masalah yang muncul pada remaja disetiap bulan saat menstruasi. Dismeonore adalah nyeri hebat yang dialami diawal atau saat menstruasi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pemilihan penatalaksanaan dismenore seperti karakteristik dismenore. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh karakteristik dismenore dengan penatalaksanaan dismenore pada remaja putri. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik, pendekatan menggunakan cross sectional. Populasi seluruh remaja putri yang mengalami dismenore di SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo. Teknik sampling adalah purposive sampling. Sampel adalah remaja putri yang telah memenuhi kriteria inklusi. Variabel independent dalam penelitian ini adalah karakteristik dismenore yang terdiri dari derajat nyeri, gejala penyerta, onset timbulnya dismenore, onset hilangnya dismenore, dan variabel dependen adalah penatalaksanaan dismenore. Jumlah responden adalah 46 orang. Analisa data yang digunakan uji Rank Spearman. Hasil menunjukan mayoritas responden berusia 15 tahun, usia menarch 12-13 tahun, siklus menstruasi rentang 21 sampai 35 hari, lama menstruasi rentang 3 sampai 7 hari, riwayat keluarga dismenore ibu, riwayat nyeri diluar menstruasi tidak ada, keteraturan siklus teratur. Hasil uji statistik menujukan tidak ada hubungan signifikan antara derajat nyeri, gejala penyerta, onset munculnya dismenore, onset hilangnya dismenore terhadap penatalaksanaan dismenore. Ada faktor lain menentukan penatalaksanaan dismenore remaja yaitu dismenore primer, jumlah gejala tambahan dismenore selain nyari, riwayat keluarga mengalami dismenore, dan pengetahuan responden. Keyword : Dysmenorrhea, characteristics of dysmenorrhea, management of dysmenorrhea, adolescents