Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER POSYANDU LANSIA DALAM PENCEGAHAN HIPERTENSI DENGAN TERAPI NON FARMAKOLOGI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENJERAN Ninda Ayu Prabasari; Linda Juwita; Made Indra Ayu A; Steven Aldo Marcello
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.272 KB) | DOI: 10.47560/pengabmas.v2i1.277

Abstract

Seiring bertambahnya usia pada lansia, dapat meningkatkan resiko seorang lansia mengalami permasalahan pada berbagai aspek diantaranya, fisik, jiwa, spiritual, ekonomi dan sosial. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada lansia. Peran kader lansia sangat penting dalam hal ini sebagai pemberi informasi penanganan hipertensi, namun di Puskesmas Kenjeran didapatkan bahwa kader lansia merasa kurang informasi mengenai penyakit hipertensi, kader posyandu lansia hanya memberikan informasi makanan sehat saja untuk menjaga lansia tetap sehat. Penyuluhan (edukasi) dan pelatihan mengenai terapi nonfarmakologi (senam hipertensi, diet DASH, dan terapi herbal) dapat menjadi media menyampaikan informasi kepada para kader. Penyuluhan dan pelatihan diberikan selama 1 kali pertemuan, semua kegiatan pelatihan dan penyuluhan mendapatkan respon yang baik dari para kader, sehingga proses kegiatan berjalan dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat yang sudah dilakukan di Puskesmas Kenjeran diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kinerja kader dalam perawatan lansia dengan hipertensi. Pelatihan dan pendampingan ini perlu selalu dilakukan secara berkala dan terjadwal dengan topik dan kegiatan yang berhubungan dengan tugas kader dalam membantu lansia hipertensi.
Pengaruh Latihan Terhadap Tingkat Penyelesaian Board Game (Puzzle) Pada Lansia di Griya Usia Lanjut Kristina Pae; Minarti Minarti; Steven Aldo Marcello
JURNAL NERS LENTERA Vol 9, No 1 (2021): Maret
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi kognitif meliputi proses belajar, persepsi, pemahaman, pengertian, perhatian, dan rasionalisasi. Penurunan fungsi kognitif dapat terjadi pada lansia sebagai akibat dari proses penuaan. Meningkatkan fungsi kognitif dapat dilakukan dengan latihan board game (puzzle). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis adanya pengaruh latihan terhadap tingkat penyelesaian puzzle pada lansia. Desain penelitian ini adalah pre-experiment design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Variabel independen penelitian ini adalah latihan puzzle sedangkan variabel dependen tingkat penyelesaian puzzle. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia di Griya Usia Lanjut St. Yosef. Sampel 30 orang lansia dengan teknik sampling yaitu purposive sampling. Alat ukur tingkat penyelesaian puzzle dengan menghitung jumlah potongan puzzle yang terpasang dibagi jumlah keseluruhan potongan puzzle selama 20 menit kegiatan pemasangan puzzle. Hasil tingkat penyelesaian puzzle pre-test menunjukkan nilai rata-rata skor responden adalah 30.83 ± 10.75, sedangkan post-test adalah 88.33 ± 15.72. Hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test terhadap tingkat penyelesaian puzzle pre-post test yaitu p=0.000 (p< α 0.05) yang berarti bahwa ada pengaruh latihan terhadap tingkat penyelesaian puzzle pada lansia dikarenakan latihan puzzle akan mengasah otak lansia. Semakin sering seseorang menggunakan otaknya, akan semakin kuat koneksi antara apa yang dikerjakan dengan bagian otak yang bertugas.
Studi Literatur: Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar Steven Aldo Marcello
JURNAL NERS LENTERA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Prestasi akademik merupakan salah satu komponen penting untuk digunakan sebagai tujuan yang harus dicapai oleh setiap pelajar atau siswa, terutama siswa sekolah dasar. Studi literatur ini dilakukan untuk mengkaji artikel yang mengidentifikasi efektifitas dari aktivitas fisik terhadap prestasi akademik siswa SD. Metode: Pengumpulan data yang berupa artikel dilakukan melalui database PubMed dan ScienceDriect dengan kata kunci dalam bahasa inggris “physcical activity”, “elementary student”, dan “academic performance”, ditemukan artikel sebanyak 650 artikel (PubMed: 45, ScienceDirect: 605). Hasil: ditemukan sebanyak 5 artikel setelah dilakukan analisis data sesuai kriteria inklusi dengan rentang waktu publikasi 2018-2022. Studi literatur yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh aktivitas fisik terhadap prestasi akademik siswa SD. Kesimpulan: melakukan aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan prestasi belajar atau prestasi akademik.
Examining the digital skills of nursing students: the power of information for problem-solving Sari, Ni Putu Wulan Purnama; Artsanthia, Jintana; Marcello, Steven Aldo; Suvaree, Sudarat; Prachyakoon, Numpueng
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 13, No 3: September 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v13i3.23873

Abstract

Our society is undergoing digital change. Dealing with digital technologies has become a daily practice. Many healthcare facilities are implementing digital technologies. Nurses are placed in a strategic position to be the leader of the digital healthcare workforce. Nursing students are more exposed to this technological advancement as they are future professional nurses. This study aimed to examine how information-processing and exchanging skills in digital spaces affect digital problem-solving skills among nursing students. The Bayesian mindsponge framework (BMF) was used as a conceptual framework. This quantitative study utilized a cross-sectional design. The population was all nursing students in two private nursing institutions located in Bangkok, Thailand (n=476) and Surabaya, Indonesia (n=179). Samples were the total population. Self-developed instrument was used in data collection. Data analysis used BMF analytics. The majority were females aged 20-22 years old who use smartphones and tablets daily. The information-processing and information-exchanging skills in digital spaces were positively associated with digital problem-solving skills among nursing students (MInformationProcess=0.30 and SDInformationProcess=0.05; MInformationExchange=0.37, and SDInformationExchange=0.05). More efforts are needed to improve nursing students’ problem-solving skills by using digital content, for instance, by modifying the information-processing and information-exchanging skills in digital spaces. Collaborative learning methods should be promoted in order to support the creation of conducive environment for supporting knowledge or information-exchanging behavior among nursing students by using digital technology.
PENGARUH GADGET TERHADAP POSTUR TUBUH ANAK: LITERATURE REVIEW Marcello, Steven Aldo
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v14i1.248

Abstract

Penggunaan gadget hasil dari perkembangan teknologi tidak dapat kita hindari, terutama pada dunia pendidikan. Pengaruh gadget ini dapat positif maupun negatif, sehingga melalui studi literatur ini dapat dilihat pengaruh negatif akibat bermain gadget terutama pada postur tubuh anak. Pengumpulan data berupa artikel dilakukan melalui database PubMed, ScienceDirect dan Google Scholar dengan kata kunci dalam bahasa inggris “Gadget”, “Body Posture” dan “Children”. Ditemukan sebanyak 3 artikel setelah dilakukan analisis data sesuai kriteria inklusi dengan rentang waktu publikasi 2019-2023. Studi literatur yang dilakukan menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan gadget terhadap postur tubuh anak. Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menjadi salah satu faktor postur tubuh yang kurang baik, sehingga peranan orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak dan intervensi untuk postur tubuh anak akibat penggunaan gadget yang berlebihan sangat dibutuhkan.
Upaya Pencegahan Resiko Stroke Pada Lansia Melalui Pendidikan Kesehatan Di Panti Werdha Surya Jemursari Surabaya Sukmawati, Ermalynda; Bura Mare, Agustina Chriswinda; Marcello, Steven Aldo
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v6i1.1162

Abstract

Strokes are experienced by many elderly people and affect health status, resulting in impaired mobility and paralysis. To reduce the incidence of stroke in the elderly, health education and regular blood pressure checks are provided. The aim of community services at the Jemursari Nursing Home is to prevent the risk of stroke that occurs in the elderly. The method of implementing community services at the Surya Nursing Home is through education about stroke. Next, the team measured blood pressure, uric acid and blood sugar on 56 of the 71 elderly people living at the Surya Nursing Home. Examination results from 56 elderly people, blood pressure: elderly people who had blood pressure >140/90 were 19 female participants and 7 male participants. Abnormal uric acid: 41 female participants and 8 male participants. Abnormal blood sugar was found in 7 female participants and 1 male participant. The output of this community service activity is to publish in the form of scientific articles for community service members which can increase knowledge, insight into how to prevent and carry out regular checks on blood pressure and other tests related to stroke.
Hubungan Mekanisme Koping Bermain Puzzle Berbasis Adaptasi dengan Aktivitas Belajar Siswa di Sekolah Dasar Marcello, Steven Aldo; Prabasari, Ninda Ayu; Juwita, Linda
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.16943

Abstract

ABSTRACT Learning activities are an important principle in the teaching and learning process. In a learning process, adaptation is needed by both teachers and students (students). The researcher wanted to know the correlation between the adaptation-based puzzle game concept with student learning activities. Explanatory survey research design with a cross-sectional approach, population of 5-6 elementary school students with a total sample of 123 students using the rule of thumb. The majority of students have sufficient perception and information of playing puzzles, sufficient learning about puzzles, sufficient assessment and positive emotions in playing puzzles. Active student learning, as much as 11.4% active, 18.7% quite active, and 69.9% less active. The results of statistical tests showed that there was a significant effect between puzzles on student learning activities (p-value = 0.000). Adaptation-based puzzle games as a form of coping mechanism have a significant correlation with student learning activities, where students will adapt to a given puzzle game and can provide an adaptive response in the form of student learning activities that have active, moderately active and less active categories. Keywords: Puzzle, Learning Activity, Student ABSTRAK Aktivitas belajar merupakan prinsip yang penting dalam proses belajar mengajar. Dalam suatu proses pembelajaran, adaptasi diperlukan baik oleh guru maupun peserta didik (siswa). Peneliti ingin mengetahui hubungan konsep permainan puzzle berbasis adaptasi dengan aktivitas belajar siswa. Desain penelitian explanatory survey dengan pendekatan cross-sectional, populasi siswa kelas 5-6 SD dengan jumlah sampel sebanyak 123 siswa menggunakan rule of the thumb. Mayoritas siswa memiliki persepsi dan informasi bermain puzzle yang cukup, pembelajaran tentang puzzle yang cukup, penilaian yang cukup dan emosi yang positif dalam bermain puzzle. Keaktifan belajar siswa, sebanyak 11,4% aktif, 18,7% cukup aktif, dan 69,9% kurang aktif. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara puzzle terhadap aktivitas belajar siswa (p-value= 0,000). Permainan puzzle berbasis adaptasi sebagai bentuk mekanisme koping memiliki hubungan yang signifikan dengan aktivitas belajar siswa, dimana siswa akan beradaptasi dengan permainan puzzle yang diberikan dan dapat memberikan suatu respon adaptif berupa aktivitas belajar siswa yang memiliki kategori aktif, cukup aktif dan kurang aktif. Kata Kunci: Puzzle, Aktivitas Belajar, Siswa
Enhancing Knowledge Through Education on Cervical Cancer Awareness and Human Papillomavirus Vaccination Early on Using Counseling Methods and E-Booklets Juwita, Linda; Prabasari, Ninda Ayu; Marcello, Steven Aldo
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v7i2.13630

Abstract

Adolescents have not been the target of reproductive health programs, resulting in a lack of knowledge and motivation regarding reproductive health. This situation leads to many cases of reproductive health issues among adolescents. Knowledge correlates with the attitude of adolescents toward cervical cancer prevention. A negative attitude towards reproductive health, especially cervical cancer, will not trigger preventive actions. This community service activity aims to enhance knowledge of cervical cancer and the Human Papillomavirus (HPV) vaccine among adolescents at SMA Pembangunan Jaya 2. The method used in this community service activity is Asset-Based Community Development (ABCD). The activity includes health education on cervical cancer and the HPV vaccine using counseling methods and an e-booklet. The media to deliver the material consists of an e-booklet and a counseling presentation through PowerPoint (PPT). The target group comprises 71 female students from the 10th and 11th grades at SMA Pembangunan Jaya 2. An evaluation was conducted to measure the activity's success in implementing this community service. The evaluation was done by providing a pre-test before the health education material was delivered and a post-test after the material was provided. The results of this community service show an increase in knowledge about cervical cancer and the HPV vaccine. The pre-test results showed that most participants had poor knowledge, and after the educational session, the post-test results indicated that most participants had good knowledge. This shows an improvement in the participants' knowledge about cervical cancer and HPV vaccination through counseling methods and e-booklets.
Peningkatan Kemampuan “Caring Elderly “ pada Kader Lansia dalam Deteksi Dini Lansia dengan Risiko Abuse dan Neglect Prabasari, Ninda Ayu; Juwita, Linda; Marcello, Steven Aldo
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i4.18757

Abstract

ABSTRAK Proses menua dan penyakit degeneratif menimbulkan perubahan pada lanjut usia dan masalah kesehatan yang menyebabkan ketergantungan pada orang lain. Kekerasan (abuse) dan pengabaian (neglect) merupakan dua masalah yang bisa terjadi pada lanjut usia yang terkadang dilakukan oleh orang terdekat. Keluarga adalah orang terdekat dan utama yang tinggal bersama dan merawat lansia terkadang memiliki hambatan dalam perawatan. Kedua masalah tersebut dapat terjadi tidak disengaja atau disengaja oleh keluarga karena ketidakpahaman merawat lansia. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu memberikan edukasi caring ederly, pemahaman tentang kekerasan dan pengabaian dan deteksi dini lansia dengan resiko tersebut. Kegiatan ini diberikan dalam 2 kali kegiatan diikuti oleh 76 kader yang memiliki lansia yang dirawat dirumah. Usia kader 20-50 tahun, lansia yang dirawat mayoritas memiliki >1jenis penyakit. Kader mayoritas belum mendapatkan edukasi terkait topik tersebut. Terdapat peningkatan kategori pengetahuan baik setelah diberikan edukasi. Kader dapat melakukan deteksi dini risiko abuse dan neglect, dan dapat melakukan caring kepada lansia saat melakukan perawatan. Pemberian edukasi maupun pelatihan diberikan secara konsisten kepada kader terkait masalah kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dan dapat membantu fasilitas kesehatan untuk mendeteksi dini lebih awal masalah kesehatan.  Kata Kunci: Abuse, Neglect, Kader, Lansia, Caring Elderly  ABSTRACT The aging process and degenerative diseases cause changes in the elderly and health problems that cause dependence on other people. Abuse and neglect are two problems that can occur in the elderly, which are sometimes perpetrated by people closest to them. Family is the closest and main person who lives with and cares for the elderly, sometimes having obstacles in caring. These two problems can occur unintentionally or intentionally by the family due to a lack of understanding of caring for the elderly. The aim of community service activities is to provide caring education, understanding about violence and neglect and early detection of elderly people at risk. This activity was given in 2 activities and was attended by 76 cadres who had elderly people who were cared for at home. The cadres' ages are 20-50 years, the majority of elderly people treated have >1 type of disease. The majority of cadres have not received education regarding this topic. There was an increase in the good knowledge category after being given education. Cadres can detect early risks of abuse and neglect, and can care for the elderly when providing care. Consistently providing education and training to cadres regarding health problems can increase cadres' knowledge and skills and can help health facilities to detect health problems early.  Keywords: Abuse, Neglect, Cadres, Elderly, Caring Elderly
Pengaruh Latihan Terhadap Tingkat Penyelesaian Board Game (Puzzle) Pada Lansia di Griya Usia Lanjut Pae, Kristina; Minarti, Minarti; Marcello, Steven Aldo
JURNAL NERS LENTERA Vol. 9 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v9i1.4047

Abstract

Fungsi kognitif meliputi proses belajar, persepsi, pemahaman, pengertian, perhatian, dan rasionalisasi. Penurunan fungsi kognitif dapat terjadi pada lansia sebagai akibat dari proses penuaan. Meningkatkan fungsi kognitif dapat dilakukan dengan latihan board game (puzzle). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis adanya pengaruh latihan terhadap tingkat penyelesaian puzzle pada lansia. Desain penelitian ini adalah pre-experiment design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Variabel independen penelitian ini adalah latihan puzzle sedangkan variabel dependen tingkat penyelesaian puzzle. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia di Griya Usia Lanjut St. Yosef. Sampel 30 orang lansia dengan teknik sampling yaitu purposive sampling. Alat ukur tingkat penyelesaian puzzle dengan menghitung jumlah potongan puzzle yang terpasang dibagi jumlah keseluruhan potongan puzzle selama 20 menit kegiatan pemasangan puzzle. Hasil tingkat penyelesaian puzzle pre-test menunjukkan nilai rata-rata skor responden adalah 30.83 ± 10.75, sedangkan post-test adalah 88.33 ± 15.72. Hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test terhadap tingkat penyelesaian puzzle pre-post test yaitu p=0.000 (p< α 0.05) yang berarti bahwa ada pengaruh latihan terhadap tingkat penyelesaian puzzle pada lansia dikarenakan latihan puzzle akan mengasah otak lansia. Semakin sering seseorang menggunakan otaknya, akan semakin kuat koneksi antara apa yang dikerjakan dengan bagian otak yang bertugas.