Ogi Marsenal Ipando
UIN Raden Intan Lampung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Bullions Bank, Volatilitas Emas Global, kebijakan Moneter Indonesia terhadap Investasi Emas di Bank Syariah Indonesia Ogi Marsenal Ipando; Ahmad Habibi; Muhammad Iqbal Fasa
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i1.5923

Abstract

This study aims to investigate the relationship between global gold market dynamics—specifically Bullion Bank activities and gold price volatility and Indonesia's domestic monetary policy on gold investment behavior at Bank Syariah Indonesia (BSI) between January 2023 and November 2025. Employing descriptive quantitative analysis, the findings reveal a significant collective influence of these three external factors on customer interest in gold investment. The model effectively accounts for 82.5% of the variation in investment interest, highlighting the crucial role of global market sentiment and national macroeconomic directives in shaping gold investment decisions. Interestingly, separate analyses indicate that both Bullion Bank activities and global gold price volatility have a positive and significant impact. Gold investors at BSI tend to leverage price fluctuations for short-term speculative gains, rather than viewing gold purely as a safe-haven asset. Conversely, a rise in Bank Indonesia's benchmark interest rate (BI Rate) also shows a positive and significant effect on gold investment interest, reinforcing the principle of opportunity cost, where fixed-income financial instruments become more appealing during periods of high interest rates. The practical implications of this research underscore the need for BSI to develop adaptive strategies for market risk management, and for regulators, the importance of maintaining stable macroeconomic policies.
ANALISIS EFEKTIVITAS DISTRIBUSI ZAKAT PADA BANK SYARIAH INDONESIA PERIODE 2021 SAMPAI DENGAN 2025 Ogi Marsenal Ipando; Syamsul Hilal; Fatih Fuadi
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 3 (2026): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Maret 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i3.1445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas distribusi zakat pada Bank Syariah Indonesia (BSI) periode 2021–2025 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif berbasis rasio Allocation to Collection Ratio (ACR) sesuai standar Zakat Core Principle. Hasil kajian menunjukkan bahwa BSI mengalami pertumbuhan penghimpunan zakat yang sangat progresif, meningkat dari Rp123,17 miliar pada tahun 2021 hingga mencapai Rp289,38 miliar pada tahun 2025, dengan total akumulasi dana melampaui Rp1 triliun. Analisis ACR mengonfirmasi bahwa distribusi zakat BSI berada pada kategori Sangat Efektif, didukung oleh inovasi digital melalui platform BYOND by BSI yang mampu meningkatkan transparansi serta kecepatan penyaluran secara real-time. Penelitian menyimpulkan bahwa BSI telah berhasil melakukan transisi strategis dari sekadar bantuan kemanusiaan (charity) menuju program pemberdayaan ekonomi produktif, seperti Desa Berdaya dan penguatan UMKM, guna mendorong transformasi mustahik menjadi muzakki. Keberhasilan ini mengukuhkan peran BSI sebagai agen utama dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional yang berkelanjutan di Indonesia.
PENGARUH VOLATILITAS HARGA EMAS GLOBAL, KEBIJAKAN MONETER INDONESIA, INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN ZAKAT DI INDONESIA Ogi Marsenal Ipando; Fatih Fuadi; Muhammad Iqbal
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, November 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1136

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh simultan dan parsial dari volatilitas harga emas global, kebijakan moneter Indonesia (BI-Rate), dan inflasi terhadap pertumbuhan zakat di Indonesia. Menggunakan data bulanan dari Januari 2015 hingga Desember 2024 dan metode Vector Error Correction Model (VECM), studi ini menemukan adanya hubungan keseimbangan jangka panjang di antara variabel-variabel tersebut. Hasil analisis jangka pendek menunjukkan bahwa volatilitas harga emas global berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan zakat, sementara kebijakan moneter (peningkatan suku bunga) berpengaruh negatif signifikan, dan inflasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Analisis Variance Decomposition mengonfirmasi bahwa volatilitas harga emas dan kebijakan moneter adalah kontributor eksternal paling dominan terhadap fluktuasi pertumbuhan zakat. Temuan ini menyarankan perlunya integrasi analisis makroekonomi ke dalam manajemen strategis BAZNAS untuk optimalisasi potensi zakat nasional.
Analisis Kepatuhan Syariah dan Tata Kelola Filantropi Islam dalam Mendukung Ketahanan Ekonomi Umat Ogi Marsenal Ipando; Leni Riski Hayati; Reska Maulida; Madnasir Madnasir; Ruslan Abdul Ghofur
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13504

Abstract

Filantropi Islam, yang diimplementasikan melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), merupakan elemen krusial dalam memperkuat ketahanan ekonomi umat. Meskipun Indonesia memiliki potensi ZISWAF yang sangat besar, realisasi dana yang terkelola secara formal masih menghadapi tantangan signifikan, terutama terkait dengan kepercayaan publik dan efektivitas manajemen. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran penting kepatuhan syariah (sharia compliance) dan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dalam mengoptimalkan pengelolaan dana filantropi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis data sekunder yang relevan. Temuan utama mengindikasikan bahwa ketaatan terhadap prinsip syariah, yang diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS), adalah prasyarat mutlak untuk membangun dan menjaga kepercayaan donatur. Sementara itu, penerapan prinsip tata kelola yang meliputi transparansi, akuntabilitas, dan responsibilitas, secara langsung meningkatkan efisiensi operasional dan ketepatan sasaran penyaluran bantuan. Sinergi yang kuat antara kedua aspek ini akan menciptakan ekosistem filantropi Islam yang profesional dan berkelanjutan, yang berdampak positif dan nyata pada peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat. Artikel ini merekomendasikan perlunya kerangka regulasi yang lebih kuat dan harmonisasi standar tata kelola syariah untuk memaksimalkan kontribusi sektor filantropi Islam dalam pembangunan ekonomi nasional.