Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Riwayat Kontak dan Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Maelang Tahun 2024 Yuni Safitri Mokoagow; Jonesius Eden Manoppo; Syafriani Syafriani; Bintang Sri Rezeki Panjaitan; Theo WE Mautang; Maxie Moleong
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4724

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk dan perilaku berisiko yang tinggi. Penularan TB paru sangat dipengaruhi oleh riwayat kontak erat dengan penderita TB aktif serta kebiasaan merokok yang dapat menurunkan daya tahan paru-paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan riwayat kontak dan kebiasaan merokok pada penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Maelang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2025 dengan jumlah responden sebanyak 92 orang, yang terdiri dari 27 responden positif TB paru dan 65 responden negatif TB paru. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur serta data sekunder dari Puskesmas Maelang, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok usia 46–55 tahun (37%), berjenis kelamin laki-laki (72,8%), dan memiliki tingkat pendidikan terakhir SMP (33,7%). Sebanyak 27,2% responden memiliki riwayat kontak dengan penderita TB paru, seperti tinggal serumah, berbagi alat makan atau minum, serta berada dalam satu ruangan tertutup, sedangkan 18,5% responden memiliki kebiasaan merokok sebelum didiagnosis TB paru. Kejadian TB paru lebih banyak ditemukan pada responden yang memiliki riwayat kontak dan kebiasaan merokok dibandingkan dengan responden yang tidak memiliki kedua faktor tersebut. Kesimpulannya riwayat kontak erat dengan penderita TB paru dan kebiasaan merokok berperan penting terhadap kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Maelang, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi, pengendalian faktor risiko, serta penguatan promosi kesehatan masyarakat.
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah bagi Siswa Yayasan Yadika Langowan Ricky Alfredo Silaban; Parno Sumanro Mahulae; Gylbert Gren Wino; Yusril Saromeng; Bintang Sri Rezeki Panjaitan
Eastasouth Journal of Positive Community Services Vol 4 No 03 (2026): Eastasouth Journal of Positive Community Services (EJPCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejpcs.v4i03.584

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan,dalam menulis karya ilmiah di SMK Yadika Langowan. Permasalahan siswa adalah rendahnya pemahaman terhadap menulis karya ilmiah yang sesuai dengan kaidah akademik. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan praktik penulisan sederhana yang melibatkan 30 siswa kelas XI jurusan Teknik Jaringan komputer dan telekomunikasi (TJKT). Data dalam kegiatan ini dikumpulkan melalui angket untuk mengetahui pemahaman dan respon siswa dengan skala likert 1- 4. Teknik analisis menggunakan Teknik analisis deskriptif yang menggunakan persentase yang dikategorikan dalam kriteria sangat baik, baik, cukup dan kurang. Hasil evaluasi menunjukkan kegiatan ini berjalan dengan baik, dengan penilaian aspek isi materi sebesar 89%, penyampaian materi 88%, dan kegiatan praktik 86,7% yang semuanya berada dalam kategori sangat baik. pelatihan penulisan karya ilmiah dapat menjadi alternatif solusi dalam meningkatkan literasi akademik siswa di tingkat sekolah menengah.