Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Rancang Bangun Aclever Berbasis Website Menggunakan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Back-End Web Development Dengan Mengimplementasikan Berpikir Kritis Siswa RPL Kelas XI SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo Muhamad Safa Faadihilah; Rindu Puspita Wibawa
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No 02 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v10i02.69388

Abstract

Permasalahan yang muncul dan menjadi sorotan pada siswa RPL kelas XI SMKN 2 Sidoarjo yaitu kurangnya kompetensi back-end web development. Hal tersebut terjadi dikarenakan masih kurangnya pembelajaran terkait dengan back-end web development bahasa pemrograman PHP secara mendalam, keterbatasan bahan ajar, serta pembelajaran terkait back-end web development bahasa pemrograman PHP belum terstruktur dengan baik. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi back-end web development pada impelementasi sistem CRUD dengan mengimplementasikan berpikir kritis siswa RPL kelas XI SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo. Penelitian ini merancang bangun Aclever berbasis website dengan model Project Based Learning. Penelitian yang dilakukan meneliti perbedaan peningkatan kompetensi siswa yang menggunakan Aclever dengan yang tidak menggunakan. Rancang bangun Aclever berbasis website dilakukan dengan menggunakan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil validasi modul ajar menunjukkan presentase 91,3%, soal 88%, materi 87%, serta media 93,75%, yang diinterpretasikan “Sangat Valid”. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, dan uji Mann-Whitney yang menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima bahwa terdapat peningkatan kompetensi back-end web development yang telah menggunakan Aclever berbasis website dengan model Project Based Learning dengan yang tidak menggunakan Aclever berbasis website dengan model Project Based Learning pada siswa RPL kelas XI SMKN 2 Buduran Sidoarjo.
Pengembangan Learning Management System (LMS) Berbasis Moodle Mengimplementasikan PjBL Untuk Meningkatkan Kompetensi Administrator Jaringan pada Siswa Kelas XI TKJ 1 di SMK Negeri 3 Buduran Annisa Nurfitriyani; Rindu Puspita Wibawa
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No 02 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v10i02.69535

Abstract

SMK Negeri 3 Buduran merupakan SMK yang memiliki jurusan TKJ, kompetensi dasar yang dipelajari oleh siswa sebagai administrator jaringan yang kompeten adalah menerapkan konfigurasi dan pengujian VLAN. Namun berdasarkan hasil observasi media pembelajaran yang digunakan kurang efektif karena siswa hanya memiliki modul ajar yang dikirim oleh guru melalui grup kelas, sedangkan guru mempunyai pedoman buku lembar kerja siswa (LKS). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemanfaatan Learning Management System (LMS) berbasis Moodle yang diterapkan dengan model pembelajaran PjBL dalam meningkatkan kompetensi administrator jaringan pada siswa kelas XI TKJ 1 di SMK Negeri 3 Buduran. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilakukan di SMKN 3 Buduran dengan subjek penelitian siswa XI TKJ 1 dengan jumlah siswa 32 siswa. Hasil penelitian yang diperoleh pada penilaian validasi media 89,3% (sangat valid), modul 86,3% (sangat valid), materi 90% (sangat valid), dan soal 87,7% (sangat valid). Penelitian ini menggunakan nilai pretest dan postest untuk soal kognitif dan psikomotorik. Nilai tersebut diolah dengan uji normalitas dan uji hipotesis. Untuk hasil uji normalitas dari kognitif dan psikomotorik menghasilkan data tersebut normal, sedangkan hasil paired sample t-test menunjukkan sig. (2-tailed) = 0,001, artinya 0,001<0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Learning Management System (LMS) berbasis moodle dengan implementasi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) mampu meningkatkan kompetensi administrator jaringan pada siswa kelas XI TKJ 1 di SMK Negeri 3 Buduran.
Pengembangan LMS “TKJZone” dengan Model PBL untuk Meningkatkan Kompetensi Administrator Jaringan dalam Konfigurasi VoIP (Studi Kasus Kelas XI TKJ di SMK Negeri 2 Lamongan) Ashianti Faroh Nabila; Rindu Puspita Wibawa
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No 03 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v10i03.70868

Abstract

Sebuah Learning Management System (LMS) berbasis web bernama “TKJZone” dikembangkan oleh peneliti di SMK Negeri 2 Lamongan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada materi Voice over Internet Protocol (VoIP) di kelas XI TKJ. Mengetahui bagaimana kemampuan akademik siswa SMK Negeri 2 Lamongan meningkat dengan menggunakan “TKJZone” adalah tujuan utama dari penelitian ini. Kerangka kerja ADDIE diantaranya analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi digunakan dalam penelitian ini sebagai bagian dari teknik penelitian dan pengembangan (RnD). Pada setiap level, validasi oleh ahli bidang studi diperlukan. Penelitian ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest. Partisipan penelitian ini adalah 33 siswa kelas XI TKJ 1 di SMKN 2 Lamongan. Penelitian ini membangun sebuah situs web menggunakan Moodle dan beberapa ekstensi PHP tambahan. Hasil validasi media menunjukkan bahwa instrumen “Sangat Layak Digunakan” dengan persentase 76,25%. Hasil dari uji t berpasangan menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Oleh karena itu, hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima, yang menyatakan bahwa peserta didik di kelas XI TKJ di SMKN 2 Lamongan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi administrator jaringan setelah diterapkannya sistem manajemen pembelajaran “TKJZone” dan model pembelajaran Project Based Learning (PBL) pada materi pengaturan layanan VoIP.
Pengembangan Media Pembelajaran Website dengan Metode PJBL untuk PPLG Kelas X RPL SMKN 10 Surabaya Moh. Ginanjar Shomat Iaudin Saputra; Rindu Puspita Wibawa
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No 03 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v10i03.71087

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menekankan pentingnya penguasaan keterampilan 4C: critical thinking, creativity, collaboration, dan communication. Namun, proses pembelajaran di SMK, khususnya di jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) SMK Negeri 10 Surabaya, masih cenderung bersifat konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis web bernama Code Sprint dengan pendekatan Project Based Learning (PjBL) untuk mendukung peningkatan kompetensi siswa dalam mata pelajaran Dasar-Dasar Pengembangan Perangkat Lunak dan GIM. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari 37 siswa kelas X RPL 2. Hasil validasi menunjukkan media berada dalam kategori sangat valid, dengan nilai tertinggi 96,84%. Uji fungsionalitas menunjukkan semua fitur berjalan baik. Peningkatan nilai siswa ditunjukkan melalui hasil pretest  dan posttest, serta diperkuat uji Wilcoxon dengan nilai signifikansi 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa Code Sprint layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran berbasis proyek di SMK.
Pengembangan LMS Moodle Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Kompetensi Administrator Jaringan Siswa XI TKJ di SMK Farhanah Sajidah; Rindu Puspita Wibawa
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No 03 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v10i03.71367

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan LMS Moodle berbasis PjBL guna meningkatkan kompetensi Administrator Jaringan pada siswa kelas XI TKJ di SMK Negeri 1 Surabaya. Pengembangan LMS dilatarbelakangi oleh kebutuhan pembelajaran yang lebih interaktif dan fleksibel, karena metode konvensional dinilai kurang menarik dan belum mampu mendorong keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil validasi menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid, dengan persentase validasi: RPP 88,28%, soal 82,85%, materi 83%, dan media 82,72%. Pengukuran kompetensi siswa dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Ranah kognitif diuji dengan Paired Sample T-Test memperoleh nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), sedangkan ranah psikomotorik menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai signifikansi 0,002 (< 0,05). Artinya, penerapan LMS berbasis Moodle dengan model PjBL efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang Administrator Jaringan.
Rancang Bangun Media Website Pembelajaran PjBL untuk Meningkatkan Kompetensi Front-End Web Siswa XI RPL SMKN Takeran Kartika Mega Safitri; Rindu Puspita Wibawa
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No 03 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v10i03.71510

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi memberikan dampak signifikan dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan Learning Management System (LMS) berbasis website. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun media pembelajaran berbasis LMS dengan model Project Based Learning guna meningkatkan kompetensi front-end programming siswa kelas XI RPL di SMKN Takeran. Untuk penelitian dan pengembangan (R&D), penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE.   Metode pengumpulan data terdiri dari observasi, dokumentasi, validasi angket ahli, dan post-test psikomotor pada 32 siswa.   Validitas instrumen, normalitas, homogenitas, T, dan determinasi merupakan semua komponen analisis data.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan tingkat keberhasilan sebesar 84%, media edukasi DataLearn banyak digunakan.   RPP, 82% bahan ajar, dan isi evaluasi sebanyak 83% tervalidasi.   Meskipun secara statistik tidak signifikan (p > 0,05), temuan uji T menunjukkan nilai rata-rata proyek kelas eksperimen sebesar 85,38 dan kelas kontrol sebesar 76,88. Temuan ini menunjukkan bahwa LMS berbasis web dengan pendekatan PBL memiliki potensi besar dalam meningkatkan kompetensi siswa pada materi front-end web programming secara interaktif, fleksibel, dan mandiri.
Development of Audit Working Papers and Maturity Levels for Helpdesk Information Technology Governance Using COBIT 2019 in the DSS Domain: (A Case Study of XYZ University) Syifa'ul Aini Zahroh; Renny Sari Dewi; Rindu Puspita Wibawa
Journal of Digital Business and Innovation Management Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdbim.v4i2.71778

Abstract

The implementation of the helpdesk information system at University XZY in Surabaya plays a crucial role in supporting the management of complaints from students and academic staff. However, several issues have been identified, including inadequate user data verification mechanisms, potential privacy violations due to open access to complaint reports by other users, and the absence of a structured incident resolution report. These challenges impact the performance and integrity of the information system. To address these problems, this study aims to design an audit working paper using the COBIT 2019 framework, specifically focusing on DSS02 (Managed Service Requests and Incidents), DSS03 (Managed Problems), and DSS04 (Managed Continuity) to evaluate and improve the system. The findings indicate that all three domains are at capability level 3 (Defined), which implies that processes are documented but not yet measured consistently. This study produces an audit working paper, improvement recommendations, and an implementation cost estimation, which can serve as a strategic reference for university XYZ in enhancing the quality, security, and sustainability of its helpdesk system.
Rancang Bangun Aplikasi Mobile EduPlay sebagai Media Pembelajaran dan Penilaian Otomatis Mahasiswa Magang Wan Hasib Al Aslamy; Rindu Puspita Wibawa
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 04 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— The internship program at PT. Avolut Global Indonesia faces challenges such as unstructured material delivery, a manual assessment system, and the absence of a real-time monitoring mechanism. This study designed and developed the EduPlay mobile application as a learning medium and automated assessment for interns. The application was developed using the Rapid Application Development (RAD) method with the stages of Requirements Planning, User Design, Construction, and Cutover. The technology stack used included React Native (Expo) for the mobile interface, PostgreSQL as the database, and Supabase as the backend-as-a-service. Testing was conducted using Black Box Testing with 10 functional scenarios. All scenarios resulted in a Success status, including user authentication, material grouping (UI/UX, Programming, Data Analyst), interactive quizzes, and automatic score calculation using the formula Score = (B/N) x 100. EduPlay has been proven to improve the effectiveness of internship program evaluation through consistent, transparent, and structured assessments.Keywords— Mobile Application, EduPlay, Rapid Application Development, Black Box Testing, Automated Assessment, Internship, React Native, Supabase.
Rancang Bangun Learning Management System Berbasis Web dengan Online Compiler dan OOP Analyzer Muhammad Zaini Rochman; Martini Dwi Endah Susanti; Rindu Puspita Wibawa; Mohammad Wildan Habibi
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 04 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah Learning Management System (LMS) berbasis website yang dilengkapi fitur Online Compiler dan OOP Analyzer untuk mendukung praktik Pemrograman Berorientasi Objek (OOP) pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). LMS dikembangkan dengan arsitektur full-stack menggunakan Next.js dan basis data Supabase (PostgreSQL). Fitur Java Online Compiler diintegrasikan dengan Piston API, sedangkan OOP Analyzer dibangun berbasis Regular Expression (Regex) untuk mendeteksi penerapan lima pilar OOP secara real-time. Sistem ini juga dilengkapi modul Catatan Aktivitas (Logbook) Proyek untuk mendukung monitoring proyek pada pembelajaran model Project-Based Learning (PjBL). Perancangan sistem dimodelkan menggunakan use case diagram, activity diagram, dan class diagram. Pengujian fungsional dan non-fungsional melalui metode blackbox testing menunjukkan sistem berjalan dengan validitas 99%. Hasil ini menunjukkan bahwa seluruh modul sistem, termasuk Online Compiler dan OOP Analyzer, dapat berjalan sesuai rancangan tanpa kecacatan (bug) mayor. Dengan demikian, LMS yang dikembangkan dapat diimplementasikan sebagai media pembelajaran praktik pemrograman berbasis website yang dapat dijalankan melalui browser tanpa memerlukan instalasi compiler tambahan pada perangkat siswa. Kata Kunci— Learning Management System, Online Compiler, OOP Analyzer, Next.js, Supabase, Research and Development, Blackbox Testing.
SMARTAS: Presensi Kelas Berbasis QR Code, GPS, dan Face Recognition di SMKN 2 Surabaya: Pengabdian Rizky Basatha; Martini Dwi Endah Susanti; Rindu Puspita Wibawa; Yeni Anistyasari; Ekohariadi; Nizar Alif Ramadhan; Feri Dwi Wijaya Pradita; Dahril Falah Ramadhan Mufa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7603

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan Smart Attendance System (SMARTAS) sebagai sistem pelengkap presensi masuk sekolah di SMKN 2 Surabaya agar pencatatan kehadiran dapat dilakukan pada setiap sesi pembelajaran. SMARTAS mengintegrasikan autentikasi face recognition, QR Code berbasis waktu, dan validasi lokasi GPS untuk memastikan kesesuaian identitas, waktu, sesi, serta lokasi pengguna. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif, edukatif, dan berbasis teknologi yang mencakup koordinasi dengan mitra, analisis kebutuhan, pengembangan aplikasi menggunakan TypeScript dan JavaScript dengan PostgreSQL sebagai basis data, pelatihan model wajah menggunakan TensorFlow.js, konfigurasi QR Code aktif selama satu menit, pembatasan lokasi dalam radius 50 meter, pengujian black-box, evaluasi pengguna, dan serah terima sistem. Sasaran implementasi mencakup 114 guru dan 2.577 siswa. Hasil pengujian terhadap delapan skenario fitur utama menunjukkan tingkat keberhasilan fungsional sebesar 100%. Evaluasi terhadap 30 responden menghasilkan skor System Usability Scale sebesar 88,3, nilai kemudahan penggunaan 4,61 dari 5, kualitas antarmuka 4,62 dari 5, dan kepuasan keseluruhan 4,73 dari 5, yang seluruhnya berada pada kategori sangat baik. Implementasi SMARTAS memperluas cakupan presensi dari kehadiran masuk sekolah menjadi kehadiran per kelas dan mata pelajaran, sekaligus mendukung SDGs 4 melalui penguatan tata kelola, pemantauan partisipasi siswa, dan transformasi digital layanan pendidikan.