Rindu Puspita Wibawa
Universitas Negeri Surabaya

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Rancang Bangun Aclever Berbasis Website Menggunakan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Back-End Web Development Dengan Mengimplementasikan Berpikir Kritis Siswa RPL Kelas XI SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo Muhamad Safa Faadihilah; Rindu Puspita Wibawa
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No 02 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v10i02.69388

Abstract

Permasalahan yang muncul dan menjadi sorotan pada siswa RPL kelas XI SMKN 2 Sidoarjo yaitu kurangnya kompetensi back-end web development. Hal tersebut terjadi dikarenakan masih kurangnya pembelajaran terkait dengan back-end web development bahasa pemrograman PHP secara mendalam, keterbatasan bahan ajar, serta pembelajaran terkait back-end web development bahasa pemrograman PHP belum terstruktur dengan baik. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi back-end web development pada impelementasi sistem CRUD dengan mengimplementasikan berpikir kritis siswa RPL kelas XI SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo. Penelitian ini merancang bangun Aclever berbasis website dengan model Project Based Learning. Penelitian yang dilakukan meneliti perbedaan peningkatan kompetensi siswa yang menggunakan Aclever dengan yang tidak menggunakan. Rancang bangun Aclever berbasis website dilakukan dengan menggunakan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil validasi modul ajar menunjukkan presentase 91,3%, soal 88%, materi 87%, serta media 93,75%, yang diinterpretasikan “Sangat Valid”. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, dan uji Mann-Whitney yang menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima bahwa terdapat peningkatan kompetensi back-end web development yang telah menggunakan Aclever berbasis website dengan model Project Based Learning dengan yang tidak menggunakan Aclever berbasis website dengan model Project Based Learning pada siswa RPL kelas XI SMKN 2 Buduran Sidoarjo.
Pengembangan Learning Management System (LMS) Berbasis Moodle Mengimplementasikan PjBL Untuk Meningkatkan Kompetensi Administrator Jaringan pada Siswa Kelas XI TKJ 1 di SMK Negeri 3 Buduran Annisa Nurfitriyani; Rindu Puspita Wibawa
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No 02 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v10i02.69535

Abstract

SMK Negeri 3 Buduran merupakan SMK yang memiliki jurusan TKJ, kompetensi dasar yang dipelajari oleh siswa sebagai administrator jaringan yang kompeten adalah menerapkan konfigurasi dan pengujian VLAN. Namun berdasarkan hasil observasi media pembelajaran yang digunakan kurang efektif karena siswa hanya memiliki modul ajar yang dikirim oleh guru melalui grup kelas, sedangkan guru mempunyai pedoman buku lembar kerja siswa (LKS). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemanfaatan Learning Management System (LMS) berbasis Moodle yang diterapkan dengan model pembelajaran PjBL dalam meningkatkan kompetensi administrator jaringan pada siswa kelas XI TKJ 1 di SMK Negeri 3 Buduran. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilakukan di SMKN 3 Buduran dengan subjek penelitian siswa XI TKJ 1 dengan jumlah siswa 32 siswa. Hasil penelitian yang diperoleh pada penilaian validasi media 89,3% (sangat valid), modul 86,3% (sangat valid), materi 90% (sangat valid), dan soal 87,7% (sangat valid). Penelitian ini menggunakan nilai pretest dan postest untuk soal kognitif dan psikomotorik. Nilai tersebut diolah dengan uji normalitas dan uji hipotesis. Untuk hasil uji normalitas dari kognitif dan psikomotorik menghasilkan data tersebut normal, sedangkan hasil paired sample t-test menunjukkan sig. (2-tailed) = 0,001, artinya 0,001<0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Learning Management System (LMS) berbasis moodle dengan implementasi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) mampu meningkatkan kompetensi administrator jaringan pada siswa kelas XI TKJ 1 di SMK Negeri 3 Buduran.
Pengembangan LMS “TKJZone” dengan Model PBL untuk Meningkatkan Kompetensi Administrator Jaringan dalam Konfigurasi VoIP (Studi Kasus Kelas XI TKJ di SMK Negeri 2 Lamongan) Ashianti Faroh Nabila; Rindu Puspita Wibawa
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No 03 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v10i03.70868

Abstract

Sebuah Learning Management System (LMS) berbasis web bernama “TKJZone” dikembangkan oleh peneliti di SMK Negeri 2 Lamongan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada materi Voice over Internet Protocol (VoIP) di kelas XI TKJ. Mengetahui bagaimana kemampuan akademik siswa SMK Negeri 2 Lamongan meningkat dengan menggunakan “TKJZone” adalah tujuan utama dari penelitian ini. Kerangka kerja ADDIE diantaranya analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi digunakan dalam penelitian ini sebagai bagian dari teknik penelitian dan pengembangan (RnD). Pada setiap level, validasi oleh ahli bidang studi diperlukan. Penelitian ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest. Partisipan penelitian ini adalah 33 siswa kelas XI TKJ 1 di SMKN 2 Lamongan. Penelitian ini membangun sebuah situs web menggunakan Moodle dan beberapa ekstensi PHP tambahan. Hasil validasi media menunjukkan bahwa instrumen “Sangat Layak Digunakan” dengan persentase 76,25%. Hasil dari uji t berpasangan menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Oleh karena itu, hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima, yang menyatakan bahwa peserta didik di kelas XI TKJ di SMKN 2 Lamongan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi administrator jaringan setelah diterapkannya sistem manajemen pembelajaran “TKJZone” dan model pembelajaran Project Based Learning (PBL) pada materi pengaturan layanan VoIP.
Pengembangan Media Pembelajaran Website dengan Metode PJBL untuk PPLG Kelas X RPL SMKN 10 Surabaya Moh. Ginanjar Shomat Iaudin Saputra; Rindu Puspita Wibawa
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No 03 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v10i03.71087

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menekankan pentingnya penguasaan keterampilan 4C: critical thinking, creativity, collaboration, dan communication. Namun, proses pembelajaran di SMK, khususnya di jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) SMK Negeri 10 Surabaya, masih cenderung bersifat konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis web bernama Code Sprint dengan pendekatan Project Based Learning (PjBL) untuk mendukung peningkatan kompetensi siswa dalam mata pelajaran Dasar-Dasar Pengembangan Perangkat Lunak dan GIM. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari 37 siswa kelas X RPL 2. Hasil validasi menunjukkan media berada dalam kategori sangat valid, dengan nilai tertinggi 96,84%. Uji fungsionalitas menunjukkan semua fitur berjalan baik. Peningkatan nilai siswa ditunjukkan melalui hasil pretest  dan posttest, serta diperkuat uji Wilcoxon dengan nilai signifikansi 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa Code Sprint layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran berbasis proyek di SMK.
Pengembangan LMS Moodle Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Kompetensi Administrator Jaringan Siswa XI TKJ di SMK Farhanah Sajidah; Rindu Puspita Wibawa
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No 03 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v10i03.71367

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan LMS Moodle berbasis PjBL guna meningkatkan kompetensi Administrator Jaringan pada siswa kelas XI TKJ di SMK Negeri 1 Surabaya. Pengembangan LMS dilatarbelakangi oleh kebutuhan pembelajaran yang lebih interaktif dan fleksibel, karena metode konvensional dinilai kurang menarik dan belum mampu mendorong keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil validasi menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid, dengan persentase validasi: RPP 88,28%, soal 82,85%, materi 83%, dan media 82,72%. Pengukuran kompetensi siswa dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Ranah kognitif diuji dengan Paired Sample T-Test memperoleh nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), sedangkan ranah psikomotorik menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai signifikansi 0,002 (< 0,05). Artinya, penerapan LMS berbasis Moodle dengan model PjBL efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang Administrator Jaringan.
Rancang Bangun Media Website Pembelajaran PjBL untuk Meningkatkan Kompetensi Front-End Web Siswa XI RPL SMKN Takeran Kartika Mega Safitri; Rindu Puspita Wibawa
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No 03 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v10i03.71510

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi memberikan dampak signifikan dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan Learning Management System (LMS) berbasis website. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun media pembelajaran berbasis LMS dengan model Project Based Learning guna meningkatkan kompetensi front-end programming siswa kelas XI RPL di SMKN Takeran. Untuk penelitian dan pengembangan (R&D), penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE.   Metode pengumpulan data terdiri dari observasi, dokumentasi, validasi angket ahli, dan post-test psikomotor pada 32 siswa.   Validitas instrumen, normalitas, homogenitas, T, dan determinasi merupakan semua komponen analisis data.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan tingkat keberhasilan sebesar 84%, media edukasi DataLearn banyak digunakan.   RPP, 82% bahan ajar, dan isi evaluasi sebanyak 83% tervalidasi.   Meskipun secara statistik tidak signifikan (p > 0,05), temuan uji T menunjukkan nilai rata-rata proyek kelas eksperimen sebesar 85,38 dan kelas kontrol sebesar 76,88. Temuan ini menunjukkan bahwa LMS berbasis web dengan pendekatan PBL memiliki potensi besar dalam meningkatkan kompetensi siswa pada materi front-end web programming secara interaktif, fleksibel, dan mandiri.