Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kajian Ruang Kepegawaian Di Gedung Komisi Nasional Disabilitas dalam Konsep Desain Inklusif Harahap, Rachmita Maun; Permatasari, Chandrarezky; Hayati, Arina; Bararatin, Kirami
INKLUSI Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijds.090203

Abstract

The purpose of the study is to identify the design aspects of working environment based on the experience of people with disability. The first floor of Komisi Nasional Disabilitas (KND) workspace which used by National Commission for Disabilities as its secretariat, will be the priority case of this study. The study examine how to implement the inclusive design concept in the workplace focus on realizing equal opportunities in the implementation of Respect, Protection and Fulfillment of the Rights of Persons with Disabilities. The research use qualitative approach, include the use of methods such as in-depth interviews, participant observation, architectural and interior elements’ measurement based on Universal Design and Deaf Space principles. Quantitative approach is also applied by using questioners’ assessment for measuring values of environment by way of comparison with the regulations of Universal Design and Deaf Space guidelines. The results shows that personal experience of people with disability plays important role to evaluate their environment. The meaning of inclusive and accessible environment can be vary based on the participants’ interpretation. Yet during the participant observation, the study reveals that the building and interior spaces of KND have not been designed to meet the principles of universal design and deaf space. The participants mostly have done some physical adjustment and spatial/furniture arrangements to meet their personal conditions, needs, and preference to carry out their daily activities independently. In conclusion, this research proposes design parameters from the perspective of the participants elaborated with the principles Universal design and Deaf Space in effort to increase inclusivity for all users.
URBAN FARMING HIDROPONIK SEBAGAI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI MERUYA SELATAN, JAKARTA BARAT Hardi, Joni; Anwar, Doddy; Permatasari, Rr. Chandrarezky; Pratama Ismunandar, Kristiadi; Roslina Devi, Irma; Fatchani, M. Gufri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Urbanisasi pesat di kawasan perkotaan, termasuk Kelurahan Meruya Selatan Jakarta Barat, telah menekan ketersediaan lahan untuk budidaya pangan, sehingga diperlukan inovasi dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini menerapkan urban farming berbasis hidroponik dengan dukungan teknologi green house sebagai solusi pemanfaatan lahan terbatas sekaligus peningkatan keterampilan warga. Kegiatan dilaksanakan selama delapan bulan melalui tahapan observasi, focus group discussion (FGD), perencanaan, sosialisasi, pelatihan, implementasi pembangunan green house berukuran 18 m² dengan instalasi hidroponik horizontal dan vertikal, pendampingan, serta evaluasi. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan keterampilan masyarakat, khususnya kelompok ibu PKK, dalam pengelolaan sistem hidroponik dan pencatatan log book produksi. RPTRA Manuver berhasil dioptimalkan untuk budidaya pangan. Variasi tanaman yang semula terbatas pada tiga jenis sayuran meningkat menjadi sepuluh jenis sayuran dan lima jenis buah. Dampak sosial-ekonomi juga terlihat melalui tumbuhnya budaya gotong royong, peningkatan kesadaran lingkungan, serta potensi tambahan pendapatan rumah tangga dari hasil panen. Program ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dan SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), sekaligus mendukung indikator kinerja utama perguruan tinggi (IKU 2 dan IKU 5). Dengan demikian, model urban farming hidroponik berbasis green house di Meruya Selatan layak direplikasi pada kawasan perkotaan lain untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menciptakan peluang ekonomi lokal yang berkelanjutan.