Muthya Khairunnisa Koto
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Al-Quran dan Hadist dalam Nilai-Nilai Karakter Pendidikan Islam nadirah; Muthya Khairunnisa Koto; Widya Gustriana; Arlina
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 10 No. 1 (2026): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Character education is a crucial first step in shaping a generation with noble morals and the ability to compete in facing the challenges of the modern world. Educating future generations to be virtuous and have a noble mindset is key to addressing the increasingly complex issues of today's globalized and digital era. Therefore, educational strategies that emphasize moral and spiritual values while also encouraging intellectual growth are essential. In the context of Islamic education, the Qur'an and Hadith provide a strong foundation for the importance of developing moral character in children. Values such as integrity, justice, tolerance, accountability, compassion, and interdependence are emphasized as integral to holistic character formation. The findings of this study indicate that revelation-based character education is highly relevant and offers solutions to the moral problems currently affecting the education system. Pendidikan karakter merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membentuk generasi yang bermoral luhur dan memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan dunia modern. Mendidik generasi penerus yang berakhlak mulia dan berpikiran luhur menjadi kunci dalam merespons berbagai permasalahan yang semakin kompleks di era globalisasi dan digitalisasi saat ini. Oleh karena itu, strategi pendidikan yang menekankan nilai-nilai moral dan spiritual, sekaligus mendorong pertumbuhan intelektual, menjadi sangat krusial. Dalam konteks pendidikan Islam, Al-Qur'an dan Hadits memberikan landasan yang kuat akan pentingnya pengembangan karakter moral pada anak-anak. Nilai-nilai seperti integritas, keadilan, toleransi, akuntabilitas, kasih sayang, dan ketergantungan ditekankan sebagai bagian dari pembentukan karakter yang utuh. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis wahyu sangat relevan dan mampu menawarkan solusi terhadap permasalahan moral yang mengganggu sistem pendidikan masa kini.
Peran Al-Quran dan Hadist dalam Nilai-Nilai Karakter Pendidikan Islam nadirah; Muthya Khairunnisa Koto; Widya Gustriana; Arlina
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 10 No. 1 (2026): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Character education is a crucial first step in shaping a generation with noble morals and the ability to compete in facing the challenges of the modern world. Educating future generations to be virtuous and have a noble mindset is key to addressing the increasingly complex issues of today's globalized and digital era. Therefore, educational strategies that emphasize moral and spiritual values while also encouraging intellectual growth are essential. In the context of Islamic education, the Qur'an and Hadith provide a strong foundation for the importance of developing moral character in children. Values such as integrity, justice, tolerance, accountability, compassion, and interdependence are emphasized as integral to holistic character formation. The findings of this study indicate that revelation-based character education is highly relevant and offers solutions to the moral problems currently affecting the education system. Pendidikan karakter merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membentuk generasi yang bermoral luhur dan memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan dunia modern. Mendidik generasi penerus yang berakhlak mulia dan berpikiran luhur menjadi kunci dalam merespons berbagai permasalahan yang semakin kompleks di era globalisasi dan digitalisasi saat ini. Oleh karena itu, strategi pendidikan yang menekankan nilai-nilai moral dan spiritual, sekaligus mendorong pertumbuhan intelektual, menjadi sangat krusial. Dalam konteks pendidikan Islam, Al-Qur'an dan Hadits memberikan landasan yang kuat akan pentingnya pengembangan karakter moral pada anak-anak. Nilai-nilai seperti integritas, keadilan, toleransi, akuntabilitas, kasih sayang, dan ketergantungan ditekankan sebagai bagian dari pembentukan karakter yang utuh. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis wahyu sangat relevan dan mampu menawarkan solusi terhadap permasalahan moral yang mengganggu sistem pendidikan masa kini.
An-Nafs dan Ar-Ruh Ramadan Lubis; Rizki Rey Sandi; Muthya Khairunnisa Koto; Nadirah; Ayu Larasati; Aulia Mawaddah
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 10 No. 1 (2026): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Lingkungan Sosial Masyarakat dalam Membentuk Kebudayaan Sekolah Muthya Khairunnisa Koto; Dini Asfia Dewi; Ikmal Yusuf Nasution; Khairun Nisa
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 10 No. 1 (2026): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the role of the social environment in shaping school culture. The social environment, including the surrounding community, schools, and families, plays a crucial role in shaping students' identity and character. Specifically, the culture that exists in society influences the values embraced by students, such as habits, celebrations, and social interactions. This influence is not limited to learning aspects but also affects students' attitudes and behaviors. In the context of an advancing globalization, local cultural values should be preserved and introduced through education so that students remain connected to the nation's cultural roots. The findings of this research show that the synergy between schools, families, and communities is essential in creating a positive and character-building school culture. This research is expected to contribute to the development of educational policies that prioritize the role of society in shaping students' character. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran lingkungan sosial masyarakat dalam membentuk kebudayaan sekolah. Lingkungan sosial, yang mencakup masyarakat sekitar, sekolah, dan keluarga, memainkan peran penting dalam membentuk identitas dan karakter siswa. Secara khusus, budaya yang hidup dalam masyarakat dapat memengaruhi nilai-nilai yang dianut oleh siswa, baik dalam bentuk kebiasaan, perayaan, maupun interaksi sosial. Pengaruh ini tidak hanya terbatas pada aspek pembelajaran, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku siswa. Dalam konteks globalisasi yang semakin maju, nilai-nilai budaya lokal harus dipertahankan dan diperkenalkan melalui pendidikan agar siswa tetap terhubung dengan akar budaya bangsa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan kebudayaan sekolah yang positif dan berkarakter. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan pendidikan yang mengedepankan peran masyarakat dalam pembentukan karakter siswa.