SMK masih menjadi penyumbang tertinggi pengangguran dibandingkan jenjang pendidikan lainnya. Ketidakselarasan kompetensi antara lulusan SMK dengan kebutuhan dunia kerja. Revitalisasi SMK merupakan alternatif solusi untuk mengatasi kesenjangan tersebut. SMK Pusat Keunggulan adalah program nyata dari kebijakan Revitalisasi SMK. Program Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian merupakan program keahlian unggulan di SMKN 1 Sei Kepayang yang mendapatkan bantuan SMK PK. Pembelajaran berbasis produk yang menyetting iklim dan budaya belajar menyerupai pabrik (Teaching Factory) dibutuhkan masyarakat menjadi tantangan bagi SMK. SMKN 1 Sei Kepayang berada di sekitar perkebunan kelapa. Ketersediaan limbah air kelapa yang tidak termanfaatkan menjadi peluang produk pembelajaran praktikum yang ekonomis dari segi biaya. Guru Produktif APHP telah beberapa kali melakukan eksperimen untuk mengolah air kelapa menjadi Nata de Coco namun belum mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan. Metodologi yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan 5 Tahapan: (1) To Know, (2) To Understand, (3) To Plan, (4) To Act, (5) To Know. Hasil kegiatan pengbadian kepada masyarakat ini teciptanya Produk Nata de Coco SMKN 1 Sei Kepayang yang langsung dihasilkan oleh siswa didampingi oleh mitra industri. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini peranan mitra praktisi sangatlah dibutuhkan dalam upaya meningkatkan pembelajaran Teaching Factory.
Copyrights © 2024