Parlaungan Hutagaol, Parlaungan
Dosen Pengajar Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik UNIMED

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Mekanika Teknik Pada Siswa Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK N 1 Lubuk Pakam Hutagaol, Parlaungan; Situmorang, Johannes
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.3537

Abstract

Hasil belajar adalah nilai atau skor perubahan yang terjadi pada siswa setelah mengalami proses pembelajaran. Mekanika teknik merupakan dasar dari kompetensi lain dalam pembelajaran sehingga siswa harus menguasai mata pelajaran mekanika teknik. Banyak model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar. Salah satu model pembelajaran yang sesuai untuk mata pelajaran mekanika teknik adalah model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mekanika teknik pada siswa program keahlian teknik gambar bangunan SMK N 1 Lubuk Pakam T.A 2017/2018.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TGB-A SMK N. 1 Lubuk Pakam. Data diperoleh melalui observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan: 1) aktivitas belajar siswa meningkat 35,44% dari rerata 8,24 (Siklus I) menjadi rerata 11,16 (Siklus II), 2) hasil belajar mekanika teknik meningkat 12,68% dari rerata 72,27 (Siklus I) menjadi rerata 81,43 (Siklus II). Aktivitas dan hasil belajar meningkat karena pembelajaran berpusat pada siswa. Para siswa memiliki tanggungjawab, kerjasama yang positif dan saling ketergantungan untuk mendapatkan informasi dan memecahkan masalah yang diberikan. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mekanika teknik pada siswa kelas X TGB-A SMK N. 1 Lubuk Pakam.
Pengembangan Alat Evaluasi Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Kahoot Pada Pelajaran Konstruksi Jalan dan Jembatan Kelas XI Program Keahlian Desain permodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan Hutagaol, Parlaungan; Kurniawan, Mhd; Mulyana, Rachmat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara mengembangkan alat evaluasi menggunakan aplikasi Kahoot, mengetahui bagaimana kelayakan alat evaluasi, dan keefektifan alat dan ketertarikan siswa terhadap alat evaluasi pembelajaran. Penelitian ini dilakukan pada tahun pelajaran 2019/2020 dengan subject kelas XI DPIB SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan yang dikembangkan oleh Sugiyono. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa proses pengembangan alat evaluasi terdiri dari potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan uji coba pemakaian. Hasil validasi mendapat nilai kelayakan persentase akhir dari ahli materi sebesar 94% dengan kategori Sangat Layak, dari ahli media mendapatkan persentase akhir sebesar 73% dengan kategori layak, dan mendapatkan persentase akhir dari ahli bahasa dengan nilai 90%. Sehingga alat evaluasi menggunakan aplikasi Kahoot dikatakan sangat Layak digunakan. Hasil analisis keefektifan pada uji coba produk menunjukkan ketuntasan belajar klasikal yang dicapai sebesar 80%, dan pada uji coba pemakaian menunjukkan ketuntasan belajar klasikal sebesar 86%. Respon siswa terhadap alat evaluasi menggunakan aplikasi Kahoot mendapatkan hasil penilaian dengan persentase akhir sebesar 86% pada uji coba produk dan mendapatkan persentase 89% dengan kategori sangat menarik pada uji coba pemakaian. Berdasarkan hasil tersebut diketahui alat evaluasi pembelajan menggunakan aplikasi kahoot yang dikembangkan telah layak digunakan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TUKANG BANGUNAN UNTUK MENGATASI RISIKO BANGUNAN RAWAN LONGSOR DI DESA PERKEBUNAN BUKIT LAWANG Silitonga, Ernesto Maringan Ramot; Qarinur, Muhammad; Sibuea, Dody Taufik Absor; Batubara, Hamidun; Hutagaol, Parlaungan
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5454

Abstract

Following the flash flood in Bahorok in 2003, concerns about potential similar disasters in the future have been on the rise among both the community and the government. However, economic demands in the vicinity of the affected area have led the community to continue utilizing the riverbanks for building purposes, particularly for nature tourism. This land use has resulted in the narrowing of the river, leading to floods and landslides. Therefore, the less skilled construction workers, who are partners in this initiative, require assistance from the proposing team to provide training in building construction, especially in landslide-prone areas. This training is expected to be a solution to address the issue. Through the exchange of ideas with the proposing team, the partners can enhance their understanding of anticipating building damages due to errors in construction methods. After the training, the community will have a guide for planning and constructing buildings in landslide-prone areas, creating a safe and comfortable environment for both the local residents and tourists visiting Bukit Lawang.
Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Statika dan Tegangan Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Medan Hutagaol, Parlaungan; Toruan, Fernando Jamian Fantri Lumban
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.3538

Abstract

Hasil belajar merupakan output dari suatu pembelajaran. Banyak model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar. Ilmu statika dan tegangan merupakan salah satu mata pelajaran di SMK yang pada umumnya sulit dipahami oleh siswa. Salah satu model pembelajaran yang cocok untuk mata pelajaran ilmu statika dan tegangan adalah model pembelajaran Think Talk Write. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar ilmu statika dan tegangan melalui penerapan model pembelajaran TTW. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur tindakan dikemas dalam dua siklus yang masing- masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Data penelitian diambil dari instrumen tes hasil belajar siswa yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu. Uji validitas menggunakan rumus point biserial dengan mengacu apabila rpbis > rtabel pada taraf signifkan 5% maka butir soal valid. Sedangkan uji relibilitas digunakan rumus KR-20. Hasil penelitian menunjukkan perolehan hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 75,65 dengan ketuntasan klasikal 79,41% meningkat pada siklus II menjadi 82,01 dengan ketuntasan klasikal 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Statika dan Tegangan siswa kelas X2 Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Medan. Dalam kegiatan belajar mengajar guru dapat menjadikan model pembelajaran Think Talk Write sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TYPE THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU STATIKA DAN TEGANGAN SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 5 MEDAN Hutagaol, Parlaungan; Fantri, Jamian
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 1 (2022): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i1 JUN.36084

Abstract

Hasil belajar merupakan output dari suatu pembelajaran. Banyak model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar. Ilmu statika dan tegangan merupakan salah satu mata pelajaran di SMK yang pada umumnya sulit dipahami oleh siswa. Salah satu model pembelajaran yang cocok untuk mata pelajaran ilmu statika dan tegangan adalah model pembelajaran Think Talk Write. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar ilmu statika dan tegangan melalui penerapan model pembelajaran TTW. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur tindakan dikemas dalam dua siklus yang masing- masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Data penelitian diambil dari instrumen tes hasil belajar siswa yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu. Uji validitas menggunakan rumus point biserial dengan mengacu apabila rpbis > rtabel pada taraf signifkan 5% maka butir soal valid. Sedangkan uji relibilitas digunakan rumus KR-20. Hasil penelitian menunjukkan perolehan hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 75,65 dengan ketuntasan klasikal 79,41% meningkat pada siklus II menjadi 82,01 dengan ketuntasan klasikal 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Statika dan Tegangan siswa kelas X2 Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Medan. Dalam kegiatan belajar mengajar guru dapat menjadikan model pembelajaran Think Talk Write sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Pembelajaran, Think Talk Write ABSTRACT Learning outcomes are the output of a learning. Many learning models can be used to improve learning outcomes. Static science and stress is one of the subjects in SMK which is generally difficult to understand by students. One of the suitable learning models for statics and stress subjects is the Think Talk Write model of learning. The purpose of this study is to improve the learning outcomes of statics and stress through the application of TTW learning model. This type of research is a Classroom Action Research (PTK). The action procedure is packaged in two cycles, each cycle consisting of two meetings. Each cycle consists of planning, action, observation and reflection. The research data is taken from the test instrument of students' learning outcomes that have previously been tested for validity and reliability first. Validity test using biserial point formula by referring if rpbis> rtabel at 5% significance level then the item is valid. While the reliability test used the formula KR-20. The result showed that the achievement of student learning outcomes in the first cycle reached 75.65 with classical completeness of 79.41% increase in cycle II to 82.01 with 100% classical completeness. Based on the results of research can be concluded that the learning model Think Talk Write to improve the learning outcomes of Science Statics and Voltage students X2 Building Engineering Drawing Skill Program SMK Negeri 2 Medan. In teaching and learning activities teachers can make the learning model Think Talk Write as an alternative to improve student learning outcomes.Keywords: Learning Outcomes, Learning Model, Think Talk Write 
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS MOODLE PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI DAN UTILITAS GEDUNG KELAS IX BIDANG KEAHLIAN DESAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN SMK NEGERI 5 MEDAN sebayang, nono; Hasanah, Maulidiah; Hutagaol, Parlaungan
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 1 (2022): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i1 JUN.36264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1)  Mengetahui  prosedur pengembangan strategi pembelajaran blended learning berbasis Moodle pada mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung siswa kelas XI Bidang Keahlian DPIB di SMK Negeri 5 Medan Semester Ganjil Tahun Ajaran 2021/2022. (2) Mengetahui kelayakan produk strategi pembelajaran blended learning berbasis Moodle pada mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung untuk siswa  kelas XI Bidang Keahlian DPIB SMK Negeri 5 Medan.Lokasi penelitian ini dilakukan pada Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 5 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE. Model ADDIE memiliki lima tahap utama, yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Instrument yang digunakan berupa angket untuk menguji kelayakan strategi pembelajaran Blended Learning berbasis Moodle melalui validasi ahli materi dan ahli media serta penilaian dari siswa (pengguna). Data dianalisis dengan Teknik statistic deskriptif. Berdasarkan penelitian ini, hasil validasi oleh ahli materi diperoleh skor 4,5 dengan kategori œSangat Layak, hasil validasi ahli media diperoleh skor 4,6 dengan kategori œSangat Layak, hasil penilaian pengguna (siswa) memperoleh skor 4,4 dengan kategori œSangat Layak. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis Moodle sangat layak digunakan sebagai strategi pembelajaran bagi siswa kelas XI Program Keahlian Desai Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 5 Medan. Kata Kunci: Blended Learning, Moodle, Konstruksi dan Utiltas Gedung ABSTRACT This study aimed to: (1) Find out the procedure for developing a blended learning strategy based on Moodle in the subject of Construction and Building Utilities for grade XI students of DPIB Expertise at SMK Negeri 5 Medan in Odd Semester for the Academic Year 2021/2022. (2) Knowing the feasibility of the Moodle-based blended learning strategy product in the subject of Construction and Building Utilities for grade XI students of DPIB Expertise at SMK Negeri 5 Medan. The location of this research was carried out at the Modeling and Building Information Design Expertise Program at SMK Negeri 5 Medan. The method used in this research was Research and Development with the ADDIE development model. The ADDIE model has five main stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. The instrument used is in the form of a questionnaire to test the feasibility a blended learning strategies based on  Moodle through the validation of material experts and media experts as well as assessments from students (users). Data were analyzed by descriptive statistical technique. Based on this study, the results of the validation by material experts obtained a score of 4.5 with the category "Very Eligible", the results of the validation of media experts obtained a score of 4.6 with the category "Very Eligible", the results of the user assessment (students) obtained a score of 4.4 with the category œVery Worthy. So it can be concluded that Moodle-based learning is very feasible to be used as a learning strategy for grade XI students of the Modeling and Building Information Design Expertise Program at SMK Negeri 5 Medan. Keywords: Blended Learning, Moodle, Building Construction and Utilities. 
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER TERHADAP HASIL BELAJAR MENGGAMBAR TEKNIK DASAR PADA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 2 MEDAN Baringbing, Nancy S; Hutagaol, Parlaungan
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 1 No. 2 (2015): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eb.v1i2.2825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran berbasis komputer terhadap hasil belajar MTD siswa kelas X Jurusan Teknik Bangunan di  SMK Negeri 2 Medan. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Jurusan Teknik Bangunan di SMK Negeri 2 Medan yang diambil secara acak dengan undian sehingga didapat, Kelas X Bangunan Gambar (TBG2) sebagai kelas Drill and Practice dengan jumlah siswa 31 orang dan Kelas X Bangunan Gambar (TBG3) sebagai kelas tutorial dengan jumlah siswa 37 orang. Jadi total subjek yang diteliti adalah sebanyak 68 orang.  Sebelum penelitian ini dilakukan, instrumen penelitian terlebih dahulu di uji cobakan, dilanjutkan dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji validitas butir tes digunakan rumus korelasi product moment. Uji reliabilitas tes digunakan rumus K-R20, instrumen tes hasil belajar MTD yang valid diperoleh 30 butir dari 38 butir tes yang di ujicobakan, dan koefisien reliabilitasnya sebesar 0.8960. Dalam uji normalitas pre-test dan post-test pada kedua kelas diperoleh bahwa Fhitung<Ftabel, sehingga distribusi dinyatakan normal. Pada uji Homogenitas dilakukan uji kesamaan dua varians maka didapatkan hasil 1,06<1,865, sehingga dapat disimpulkan hasil belajar  kedua kelas juga memiliki varians yang sama atau Homogen. Pada uji hipotesis dengan menggunakan uji t diperoleh bahwa, setelah kelas drill and practice dikenai perlakuan  dan setelah dikenai perlakuan dengan pembelajaran tutorial, nilai thitung dikonsultasikan dengan ttabel pada db=66 dan α=0,05, diperoleh harga ttabel = 1,671, berarti thitung = 4,43 > ttabel = 1,671, maka dinyatakan Ho ditolak dan Ha diterima bahwa pembelajaran berbasis komputer memberi pengaruh terhadap peningkatan hasil belajar MTD pada siswa kelas X Jurusan Teknik Bangunan di SMK Negeri 2 Medan.   Kata Kunci :Berbasis Komputer, Hasil Belajar, Teknik Bangunan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR DASAR “ DASAR KONSTRUKSI BANGUNAN DAN TEKNIK PENGUKURAN TANAH PADA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN DESAIN PERMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN DI SMK NEGERI 5 MEDAN Hutagaol, Parlaungan; Andhika Siregar, Nadya Putri
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 7 No. 1 (2021): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v7i1 JUN.26974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Dasar-dasar Konstruksi Bangunan dan Teknik Pengukuran Tanah dengan menggunakan dua model pembelajaran kooperatif yaitu model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw serta melihat karakteristik siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah dalam proses pembelajaran. penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 5 Medan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X DPIB 1 yang berjumlah 32 siswa yang diajar dengan model pembelajaran STAD dan siswa kelas X DPIB 2 yang berjumlah 32 siswa yang diajar dengan model pembelajaran Jigsaw. Sebelum penelitian ini dilakukan, intrumen penelitian terlebih dahulu diuji cobakan. Hasil uji coba instrumen angket Motivasi Belajar diperoleh 25 butir angket yang valid dari 30 butir angket yang diuji cobakan dengan reliabilitas sebesar 0,886 yang artinya tergolong sangat tinggi. Hasil uji coba instrumen tes hasil belajar dasar-dasar konstruksi bangunan dan teknik pengukuran tanah diperoleh 24 butir soal yang valid dari 30 butir soal yang diuji cobakan dengan reliabilitas sebesar 0,884 yang artinya tergolong sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran  kooperatif memberi pengaruh yang berbeda secara signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan Fhitung = 6,081 > Ftabel = 4,001 pada taraf signifikan α = 0,05. Tingkat motivasi belajar siswa pengaruh yang berbeda secara signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan Fhitung = 5,467 > Ftabel = 4,001. Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif dan tingkat motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa dengan Fhitung = 0,227 < Ftabel = 4,001. Kata Kunci : Hasil Belajar, Kooperatif, Motivasi Belajar ABSTRACT This study aims to improve learning outcomes of the Basics of Building Construction and Land Measurement Techniques by using two cooperative learning models, namely the STAD-type cooperative learning model and the Jigsaw-type cooperative learning model and seeing the characteristics of students who have high learning motivation and low learning motivation. in the learning process. This research was conducted at SMK Negeri 5 Medan. The subjects of this study were 32 students of class X DPIB 1, who were taught using the STAD learning model and 32 students of class X DPIB 2 who were taught using the Jigsaw learning model. Before this research was conducted, the research instruments were tested first. The results of the learning motivation questionnaire instrument trial obtained 25 valid questionnaire items from 30 questionnaire items  tested with a reliability of 0.886 which means that it is classified as very high. The results of the test instrument test results of learning the basics of building construction and land measurement  techniques obtained 24 valid items from 30 items tested with a reliability of 0.884 which means that it is classified as very high. The results showed that the cooperative learning model had a significant different effect on student learning outcomes with Fcount = 6.081> Ftable = 4.001 at the significant level α = 0.05. The level of student learning motivation has a significantly different effect on student learning outcomes with Fcount = 5.467> Ftable = 4.001. There is no interaction between the cooperative learning model and the level of learning motivation on student learning outcomes with Fcount = 0.227 Keywords: Kooperative, Learning Outcome, Learning Motivation