Parlaungan Hutagaol, Parlaungan
Dosen Pengajar Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik UNIMED

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Mekanika Teknik Pada Siswa Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK N 1 Lubuk Pakam Hutagaol, Parlaungan; Situmorang, Johannes
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.3537

Abstract

Hasil belajar adalah nilai atau skor perubahan yang terjadi pada siswa setelah mengalami proses pembelajaran. Mekanika teknik merupakan dasar dari kompetensi lain dalam pembelajaran sehingga siswa harus menguasai mata pelajaran mekanika teknik. Banyak model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar. Salah satu model pembelajaran yang sesuai untuk mata pelajaran mekanika teknik adalah model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mekanika teknik pada siswa program keahlian teknik gambar bangunan SMK N 1 Lubuk Pakam T.A 2017/2018.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TGB-A SMK N. 1 Lubuk Pakam. Data diperoleh melalui observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan: 1) aktivitas belajar siswa meningkat 35,44% dari rerata 8,24 (Siklus I) menjadi rerata 11,16 (Siklus II), 2) hasil belajar mekanika teknik meningkat 12,68% dari rerata 72,27 (Siklus I) menjadi rerata 81,43 (Siklus II). Aktivitas dan hasil belajar meningkat karena pembelajaran berpusat pada siswa. Para siswa memiliki tanggungjawab, kerjasama yang positif dan saling ketergantungan untuk mendapatkan informasi dan memecahkan masalah yang diberikan. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mekanika teknik pada siswa kelas X TGB-A SMK N. 1 Lubuk Pakam.
Pengembangan Alat Evaluasi Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Kahoot Pada Pelajaran Konstruksi Jalan dan Jembatan Kelas XI Program Keahlian Desain permodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan Hutagaol, Parlaungan; Kurniawan, Mhd; Mulyana, Rachmat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara mengembangkan alat evaluasi menggunakan aplikasi Kahoot, mengetahui bagaimana kelayakan alat evaluasi, dan keefektifan alat dan ketertarikan siswa terhadap alat evaluasi pembelajaran. Penelitian ini dilakukan pada tahun pelajaran 2019/2020 dengan subject kelas XI DPIB SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan yang dikembangkan oleh Sugiyono. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa proses pengembangan alat evaluasi terdiri dari potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan uji coba pemakaian. Hasil validasi mendapat nilai kelayakan persentase akhir dari ahli materi sebesar 94% dengan kategori Sangat Layak, dari ahli media mendapatkan persentase akhir sebesar 73% dengan kategori layak, dan mendapatkan persentase akhir dari ahli bahasa dengan nilai 90%. Sehingga alat evaluasi menggunakan aplikasi Kahoot dikatakan sangat Layak digunakan. Hasil analisis keefektifan pada uji coba produk menunjukkan ketuntasan belajar klasikal yang dicapai sebesar 80%, dan pada uji coba pemakaian menunjukkan ketuntasan belajar klasikal sebesar 86%. Respon siswa terhadap alat evaluasi menggunakan aplikasi Kahoot mendapatkan hasil penilaian dengan persentase akhir sebesar 86% pada uji coba produk dan mendapatkan persentase 89% dengan kategori sangat menarik pada uji coba pemakaian. Berdasarkan hasil tersebut diketahui alat evaluasi pembelajan menggunakan aplikasi kahoot yang dikembangkan telah layak digunakan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TUKANG BANGUNAN UNTUK MENGATASI RISIKO BANGUNAN RAWAN LONGSOR DI DESA PERKEBUNAN BUKIT LAWANG Silitonga, Ernesto Maringan Ramot; Qarinur, Muhammad; Sibuea, Dody Taufik Absor; Batubara, Hamidun; Hutagaol, Parlaungan
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5454

Abstract

Following the flash flood in Bahorok in 2003, concerns about potential similar disasters in the future have been on the rise among both the community and the government. However, economic demands in the vicinity of the affected area have led the community to continue utilizing the riverbanks for building purposes, particularly for nature tourism. This land use has resulted in the narrowing of the river, leading to floods and landslides. Therefore, the less skilled construction workers, who are partners in this initiative, require assistance from the proposing team to provide training in building construction, especially in landslide-prone areas. This training is expected to be a solution to address the issue. Through the exchange of ideas with the proposing team, the partners can enhance their understanding of anticipating building damages due to errors in construction methods. After the training, the community will have a guide for planning and constructing buildings in landslide-prone areas, creating a safe and comfortable environment for both the local residents and tourists visiting Bukit Lawang.
Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Statika dan Tegangan Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Medan Hutagaol, Parlaungan; Toruan, Fernando Jamian Fantri Lumban
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.3538

Abstract

Hasil belajar merupakan output dari suatu pembelajaran. Banyak model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar. Ilmu statika dan tegangan merupakan salah satu mata pelajaran di SMK yang pada umumnya sulit dipahami oleh siswa. Salah satu model pembelajaran yang cocok untuk mata pelajaran ilmu statika dan tegangan adalah model pembelajaran Think Talk Write. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar ilmu statika dan tegangan melalui penerapan model pembelajaran TTW. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur tindakan dikemas dalam dua siklus yang masing- masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Data penelitian diambil dari instrumen tes hasil belajar siswa yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu. Uji validitas menggunakan rumus point biserial dengan mengacu apabila rpbis > rtabel pada taraf signifkan 5% maka butir soal valid. Sedangkan uji relibilitas digunakan rumus KR-20. Hasil penelitian menunjukkan perolehan hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 75,65 dengan ketuntasan klasikal 79,41% meningkat pada siklus II menjadi 82,01 dengan ketuntasan klasikal 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Statika dan Tegangan siswa kelas X2 Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Medan. Dalam kegiatan belajar mengajar guru dapat menjadikan model pembelajaran Think Talk Write sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.