Peningkatan permintaan susu nasional setiap tahunnya menunjukkan konsumsi susu nasional meningkat sehingga diperlukan upaya dalam peningkatan produksi susu melalui peningkatan kesehatan sapi perah yang dapat meningkatkan kualitas maupun kuantitas susu. Faktor genetik, kesehatan, lingkungan, dan manajemen pakan perlu diperhatikan dalam pemeliharaan sapi perah. Penelitian dilakukan dengan 58 sampel susu dari peternak di Kota Batu dengan tujuan melakukan evaluasi kualitas susu sapi di Kota Batu. Analisis kualitas susu dilakukan menggunakan lactoscan untuk menilai kadar lemak, bahan kering tanpa lemak, berat jenis, laktosa, mineral, protein, penambahan air, suhu, dan titik beku pada susu. Hasil analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil uji pada lacoscan terdapat 75,86% tidak sesuai SNI 3141: 2011 pada parameter density, 77,58% pada freeze point, 43,10% pada protein, 41,37% pada temperature, 27,58% pada add water, 15,51% pada lemak, 13,79% pada lactose, dan 3,44% pada solid non fat. Berdasarkan hasil uji perlu dilakukan evaluasi dalam manajemen pemeliharaan ternak.
Copyrights © 2025