Pada abad ke-21, kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan yang sangat esensial, terutama dalam mendukung siswa dalam menemukan solusi dan memahami konsep ilmiah secara mendalam. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi kemampuan berpikir kritis siswa dalam memahami serta mengaplikasikan konsep Hukum Newton dalam pembelajaran fisika. Metode penelitian ini melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas X di tingkat SMA. Pengumpulan data dilakukan melalui tes esai yang disusun berdasarkan lima indikator keterampilan berpikir kritis menurut Ennis, yaitu: menjelaskan secara sederhana, membangun keterampilan dasar, menarik kesimpulan, mengembangkan penjelasan lanjutan, serta merancang strategi dan taktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa dalam materi Hukum Newton berada pada kategori rendah, dengan persentase sebesar 53,84%. Indikator dengan nilai tertinggi adalah kemampuan menarik kesimpulan (65,6%), sedangkan nilai terendah terdapat pada indikator mengembangkan penjelasan lanjutan (1,6%). Hasil temuan ini mengindikasikan perlunya penerapan strategi pembelajaran yang berfokus pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, seperti model pembelajaran (Problem-Based Learning) atau pembelajaran inkuiri (Inquiry Learning), guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada siswa dalam pembelajaran fisika.
Copyrights © 2025