Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RESIKO PAPARAN MEDAN ELEKTROMAGNETIK EXTREMELY LOW FREQUENCY (ELF) TERHADAP PERBEDAAN GENETIK PERKEMBANGBIAKAN HEWAN Saragih, Devi Fionita; Putri, Jessica Dwi; Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu; Mahmudi, Kendid
Biogenesis VOL 20, NO 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/biogenesis.20.2.112-121

Abstract

Energi pada gelombang elektromagnetik ELF adalah rambatan medan listrik dan medan magnet dalam bentuk gelombang sinusoinal pada frekuensi 0–300 Hz. Gelombang elektromagnetik memiliki kelebihan dan kekurangan secara signifikan. Sedangkan jika dilihat dari sudut pandang lainnya, ternyata kekurangan atau resiko apabila kita terus memanfaatkan penggunaan gelombang elektromagnetik akan ada dampak fatal yang bisa terjadi di antaranya perubahan dalam ekspresi gen, kerusakan DNA, dan efek-efek lainnya yang dapat memengaruhi perkembangbiakan hewan, dan masih banyak lagi.  Resiko ini dapat terjadi bukan hanya kepada manusia saja tetapi tumbuhan atau bahkan hewan sekalipun dapat merasakan dampak negatif penggunaan atau pengaplikasian perkembangan gelombang elektromagnetik. Metode yang digunakan yaitu merivew artikel dari 12 jurnal yang telah diseleksi dengan rentang waktu 10 tahun. Tujuan dari penulisan ini yaitu menggali informasi serta megupas tuntas tentang dukungan hipotesis bahwa paparan medan magnet 50 Hz dalam jangka panjang merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap perkembangan neoplastik maupun perbedaan genetik dan kesuburan hewan. Berdasarkan dari informasi beberapa sumber yang telah kami dapatkan, memperoleh hasil  yaitu besarnya resiko atau dampak yang diakibatkan dari adanya paparan gelombang elektromagnetik (ELF) secara langsung yang akan mengakibatkan pengaruh genetik dan perkembangan kesehatan hewan yang terpapar, hal ini diakibatkan sinar gelombang yang menerobos masuk secara paksa terhadap struktur DNA hewan yang terkena paparan.
ANALISIS STANDAR DAN PEMANFAATAN SARANA DAN PRASARANA LABORATORIUM FISIKA TERHADAP PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 4 JEMBER Novianti , Rina Dian; Farhana, Siti Silfi; Saragih, Devi Fionita; Mauladhani, Anisa Eka; Maula, Adinda Nikmatul; Amindri, Mariska Yudha; Nuraini, Lailatul; Harijanto, Alex
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 6 No 1 (2023): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v6i1.3113

Abstract

Laboratorium merupakan tempat dilakukannya percobaan, penyelidikan atau kegiatan ilmiah. Kelengkapan sarana dan prasarana laboratorium merupakan hal pokok yang harus dimiliki oleh sebiah laboratium untuk menunjang proses pembelajaran di Sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis standar dan pemanfaatan laboratorium terhadap pengalaman belajar siswa di SMAN 4 Jember. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan analisis standar, fungsi dan pemanfaatan laboratorium di SMAN 4 Jember belum memeuhi standar, dikarenakan masih banyak hal yang masih perlu perhatian seperti perlengkapan praktikum dan penjadwalan praktikum agar kegiatan praktikum dapat berjalan lancar. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan sumber daya dan fasilitas laboratorium di beberapa sekolah.
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Pada Materi Fisika Hukum Newton Sari, Dewi Kumala; Saragih, Devi Fionita; Meydi, Sheilla Fallerina; Wulandari, Febby Putri; Baihaqi, Habibah Khusna; Meilina, Ike Lusi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada abad ke-21, kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan yang sangat esensial, terutama dalam mendukung siswa dalam menemukan solusi dan memahami konsep ilmiah secara mendalam. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi kemampuan berpikir kritis siswa dalam memahami serta mengaplikasikan konsep Hukum Newton dalam pembelajaran fisika. Metode penelitian ini melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas X di tingkat SMA. Pengumpulan data dilakukan melalui tes esai yang disusun berdasarkan lima indikator keterampilan berpikir kritis menurut Ennis, yaitu: menjelaskan secara sederhana, membangun keterampilan dasar, menarik kesimpulan, mengembangkan penjelasan lanjutan, serta merancang strategi dan taktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa dalam materi Hukum Newton berada pada kategori rendah, dengan persentase sebesar 53,84%. Indikator dengan nilai tertinggi adalah kemampuan menarik kesimpulan (65,6%), sedangkan nilai terendah terdapat pada indikator mengembangkan penjelasan lanjutan (1,6%). Hasil temuan ini mengindikasikan perlunya penerapan strategi pembelajaran yang berfokus pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, seperti model pembelajaran (Problem-Based Learning) atau pembelajaran inkuiri (Inquiry Learning), guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada siswa dalam pembelajaran fisika.