Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan aktif dan kurangnya kemampuan siswa SMPN 12 Banjarbaru dalam mengaitkan konsep matematika dengan konteks kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya pemahaman bermakna dan motivasi belajar siswa. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilaksanakan program pelatihan dan pendampingan matematika kontekstual berbasis Realistic Mathematics Education yang dirancang secara partisipatif dan interaktif. Kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan eksploratif, praktik kontekstual, diskusi reflektif, serta pendampingan selama proses belajar. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya perubahan positif dalam partisipasi siswa, keberanian mengemukakan ide, serta kemampuan mengaitkan konsep matematika dengan pengalaman nyata. Selain peningkatan pemahaman, kegiatan ini mendorong tumbuhnya motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran matematika. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan kontekstual berbasis pemberdayaan mampu mentransformasi pengalaman belajar siswa secara lebih bermakna.
Copyrights © 2026