Desa Kalongan, Kabupaten Semarang, merupakan wilayah perbukitan yang memiliki tingkat kerawanan longsor tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh kerusakan vegetasi dan perubahan penggunaan lahan yang meningkatkan potensi bencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan memperkuat upaya mitigasi longsor melalui reboisasi berbasis kolaborasi dan partisipasi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahap sosialisasi, penanaman pohon, edukasi mitigasi longsor, dan penguatan kelompok peduli lingkungan. Program ini melibatkan dosen, mahasiswa, pemerintah desa, masyarakat, dan kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan di kawasan rawan longsor serta terbentuknya gerakan kolektif dalam menjaga lereng yang berisiko. Sebanyak 300 bibit pohon keras dan tanaman konservasi berhasil ditanam di beberapa titik yang memiliki potensi longsor. Temuan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat efektif dalam mendukung mitigasi bencana berbasis masyarakat. Dengan demikian, reboisasi tidak hanya berfungsi sebagai upaya konservasi lahan, tetapi juga sebagai sarana membangun tanggung jawab bersama dalam mengurangi risiko longsor di Desa Kalongan.
Copyrights © 2026