Perubahan iklim menjadi salah satu tantangan utama dalam sektor pertanian karena dapat mempengaruhi ketersediaan air yang berperan penting dalam mendukung produktivitas lahan persawahan. Oleh karena itu, pengelolaan dan pemeliharaan sistem irigasi menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga ketahanan pangan yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi petani dalam menjaga serta memperbaiki saluran irigasi sawah. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros melalui kerja sama antara mahasiswa, Instalasi Pengamatan, Peramalan, dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (IP3 OPT) Wilayah IV Maros, dan kelompok tani setempat. Metode yang digunakan meliputi observasi kondisi saluran irigasi, sosialisasi kepada petani mengenai pentingnya pengelolaan air pertanian, serta kegiatan perbaikan saluran irigasi melalui pembersihan saluran dari lumpur, sampah, dan gulma yang menghambat aliran air. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan pemeliharaan saluran irigasi, yang ditandai dengan keterlibatan aktif petani dalam kegiatan gotong royong serta perbaikan kondisi aliran air menuju lahan persawahan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa perbaikan irigasi berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi langkah efektif dalam mendukung keberlanjutan sistem pertanian dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah tantangan perubahan iklim.
Copyrights © 2026