Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan tindakan awal kegawatdaruratan yang penting dalam mempertahankan kehidupan korban sebelum bantuan medis lanjutan diberikan. Pelajar SMA memiliki potensi sebagai first responder awam dalam situasi kegawatdaruratan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelajar SMA sebagai first responder awam melalui simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD). Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan sederhana, edukasi kegawatdaruratan kardiovaskular, serta simulasi BHD. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif dengan sasaran 37 siswa kelas X SMA Negeri 8 Tasikmalaya. Hasil observasi menunjukkan sebagian besar siswa mampu mengenali kondisi henti jantung, memanggil bantuan, dan mengikuti tahapan dasar BHD. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan pelajar dalam menghadapi kegawatdaruratan kardiovaskular.
Copyrights © 2025