AbstrakKorupsi merupakan permasalahan mendasar yang menghambat kemajuan bangsa Indonesia. Pendidikan antikorupsi menjadi strategi preventif yang krusial dalam membangun generasi berintegritas sejak dini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, tanggung jawab, serta sikap antikorupsi di kalangan siswa dan guru SMA Negeri 1 Kota Singkawang. Kegiatan dilaksanakan oleh tim PKM FKIP Universitas Tanjungpura di bawah koordinasi Prof. Dr. Witarsa, M.Si., pada tanggal 24 Juli 2025, dengan melibatkan 252 siswa serta 60 guru dan tenaga kependidikan. Istilah akselerasi dimaknai sebagai percepatan penguatan pemahaman dan internalisasi awal nilai antikorupsi melalui satu rangkaian penyuluhan intensif. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan pendidikan antikorupsi melalui ceramah interaktif berbasis experiential learning, diskusi kasus perilaku sehari-hari siswa, refleksi nilai, serta sesi jargon integritas. Evaluasi dilakukan secara pascakegiatan tanpa pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 85% siswa yang diberi pertanyaan umpan balik mampu memberikan respons yang tepat mengenai konsep integritas dan antikorupsi (capaian pemahaman pascakegiatan). Peserta juga berpartisipasi aktif, dan guru serta tenaga kependidikan berkomitmen menindaklanjuti kegiatan dengan pembiasaan nilai integritas melalui program kantin kejujuran dan lomba poster antikorupsi. Kegiatan ini mendorong tumbuhnya semangat antikorupsi sejak dini dan mendukung penguatan budaya sekolah berintegritas yang selaras dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila serta program pendidikan antikorupsi KPK dan Pemerintah Pusat. Kata kunci: pendidikan antikorupsi; integritas; karakter pelajar; profil pelajar pancasila AbstractCorruption is a fundamental problem that hinders Indonesia's national progress. Anti-corruption education is a crucial preventive strategy in building a generation of integrity from an early age. This Community Service Activity (PKM) aims to instill values of integrity, honesty, responsibility, and anti-corruption attitudes among students and teachers at SMA Negeri 1 Singkawang City. The activity was conducted by the PKM team of FKIP Universitas Tanjungpura under the coordination of Prof. Dr. Witarsa, M.Si., on July 24, 2025, involving 252 students and 60 teachers and educational staff. Acceleration is operationally defined as speeding up the strengthening of understanding and the initial internalization of anti-corruption values through an intensive counseling series. The methods included anti-corruption counseling through interactive lectures based on experiential learning, discussions of students' everyday behavior cases, value reflection, and an integrity chant session. Evaluation was conducted post-activity without a pre-test and post-test. The results showed that more than 85% of the students asked feedback questions were able to respond appropriately about integrity and anti-corruption concepts (post-activity understanding achievement). Participants also took part actively, and teachers and educational staff committed to following up the activity by habituating integrity values through honesty canteen programs and anti-corruption poster competitions. This activity encouraged anti-corruption spirit from an early age and supported an integrity-based school culture in line with the values of the Pancasila Student Profile and the anti-corruption education program of the KPK and Central Government. Keywords: anti-corruption education; integrity; student character; pancasila student profile
Copyrights © 2026