Filter By Year

1945 2024


Found 9 documents
Search Pemerolehan Bahasa Pertama pada Anak Usia Dini

Pemerolehan Bahasa Pertama pada Anak Usia Dini (Kajian Psikolinguistik: Pemerolehan Fonologi pada Anak Usia 2 Tahun) Mudopar Mudopar
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2018): DEIKSIS JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v5i1.996

Abstract

Salah satu fungsi bahasa adalah sebagai alat interaksi sosial. Melalui bahasa mereka dapat mengekspresikan diri, menginformasikan suatu hal serta mengeksplorasi atau menjelaskan suatu hal kepada orang lain. Berbicara fungsi bahasa sebagai alat interaksi sosial, maka berbicara pula bagaimana proses seseorang memperoleh atau mempelajari kemampuan berbahasanya. Ada dua proses yang terjadi ketika seseorang kanak-kanak memperoleh bahasa pertamanya, yaitu proses kompetensi dan proses performansi. Hal ini dialami juga oleh anak perempuan yang bernama Zahra Febyanne Maulidah dan Karin Tanisha Nakhla. Zahra Febyanne Maulidah berumur tiga tahun sedangkan Karin Tanisha Nakhla berumur dua tahun lima bulan. Dalam berinteraksi  dengan kedua orangtuanya  maupun saudara-saudaranya, mereka berdua sudah mampu melafalkan berbagai macam bentuk kata, frase ataupun kalimat-kalimat pendek dari bahasa daerahnya ataupun bahasa nasional, meskipun pelafalan bunyi-bunyi bahasa yang mereka ucapkan masih belum sempurna. Misalnya dalam pelafalan kata “mangan/ makan” menjadi “mangang” kata “cokelat” menjadi “oat”. Melihat kondisi tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan deskriptif melalui teknik simak, libat cakap.Kata kunci: Pemerolehan bahasa pertama, proses kompetensi, proses performansi
PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA PADA ANAK USIA DINI (PEMEROLEHAN FONOLOGI PADA ANAK 2 TAHUN) Khairun Nisyah; Yusak Hudiyono
JOEL: Journal of Educational and Language Research Vol. 2 No. 6: Januari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe language acquisition in 2-year-old children. The researcher wants to know the language acquisition process of a child from the aspect of phonology. The child who is the object of this study has a fairly good level of language acquisition. However, in terms of phonology, there are still many errors in pronunciation. The method used in this research is descriptive qualitative method, which explains about language acquisition in children in terms of phonology. The data collection techniques were listening, engaging and speaking. The object of this research is a girl named Nahla Nasution, in interacting the child has been able to pronounce various forms of words and simple sentences. The results show that children are able to pronounce vocal elements (a, i, u, e, o) while consonant elements are still found some errors in pronunciation. This acquisition is influenced by the environment and stimulus given by parents to children, stimulus given by parents, one of which is by always reading books before bed and communicating with children like adults without changing words or sentences to sound funny.
Pemerolehan Bahasa Pertama pada Anak Usia Dini Indah Permatasari Suardi; Syahrul Ramadhan; Yasnur Asri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v3i1.160

Abstract

Penelitian ini bertujuan memaparkan pemerolehan bahasa anak usia dini dalan proses pemerolehan bahasa melalui apa yang di dengar dan di praktekkan dengan bahasa dan komsonan kata yang mereka miliki. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif karena penelitian ini memaparkan hasil penelitian berdasarkan fakta yang ada dalam kehidupan sehari hari penuturnya dan proses pemerolehan bahasa pada aspek fonologi anak. Data yang diperoleh adalah hasil penelitian melalui observasi, catatan harian, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan objek sudah menguasai huruf-huruf vokal [a], [i], [u], [e], [?] dan [o]. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pemerolehan bahasa pada anak dalam aspek fonologi di pengaruhi faktor lingkungan khususnya keluarga hal tersebut ditandai dengan banyaknya pembendaharaan kosakata yang mereka dapatkan di lingkungan keluarga dan sekitar. Anak juga sudah bisa mengujarkan beberapa kata benda, kata kerja, dan kata sifat
PROSES PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA PADA ANAK USIA DINI: STUDI KASUS DI PAUD WADAS KELIR PURWOKERTO Umi Khomsiyatun
Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/equalita.v1i1.5160

Abstract

Abstract: The ability to acquire language in each child is different. Many factors in it that affect differences in acquisition of first language in children. One of them is gender differences. Girls are superior to boys. In this study discusses the process of first language acquisition in early childhood as a case study in PAUD Wadas Kelir-Purwokerto. The method used in this research is to use the case study method. This type of research is field research. Data collection techniques in this study were observation, interviews and documentation. Data analysis techniques in this study used descriptive analysis of the process of first language acquisition in early childhood as a case study in Wadas Kelir-Purwokerto PAUD. So get a description of how the process of obtaining first language in early childhood. From the results of this study it can be seen that the process of acquiring first language in early childhood in Wadas Kelir Purwokerto PAUD is that early childhood in PAUD Wadas Kelir-Purwokerto, nouns are more dominant and widely used by children.Keywords: Language acquisition, Early childhood, Language. Abstrak: Kemampuan pemerolehan bahasa pada setiap anak berbeda. Banyak faktor di dalamnya yang mempengaruhi perbedaan pemerolehan bahasa pertama pada anak. Salah satu diantaranya adalah perbedaan jenis kelamin. Anak perempuan lebih superior daripada anak laki-laki. Dalam penelitian ini membahas mengenai proses pemerolehan bahasa pertama pada anak usia dini sebuat studi kasus di PAUD Wadas Kelir-Purwokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode studi kasus. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deksriptif tentang proses pemerolehan bahasa pertama pada anak usia dini sebuat studi kasus di PAUD Wadas Kelir-Purwokerto. Sehingga mendapatkan suatu pendeskripsian mengenai bagaimana proses pemerolehan bahasa pertama pada anak usia dini. Dari hasil kajian ini dapat diketahui proses pemerolehan bahasa petama pada anak usia dini di PAUD Wadas Kelir Purwokerto yaitu bahwa anak usia dini di PAUD Wadas Kelir-Purwokerto, kata benda lebih dominan dan banyak digunakan oleh anak-anak.Kata Kunci: Pemerolehan bahasa, Anak usia dini, Bahasa.
PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA PADA ANAK USIA DINI Salamah Salamah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 7 No. 1 (2022): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v7i1.1214

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pemerolehan bahasa pertama pada anak usia dini di PAUD RESTU BUNDA. Pemerolehan bahasa pertama sangat erat hubungannya dengan perkembangan kognitif pertama, jika anak dapat menghasilkan ucapan-ucapan yang mendasar pada tata bahasa yang rapi, tidaklah secara otomatis mengimplikasikan bahwa anak telah menguasai bahasa yang yang bersangkutan dengan baik. Kedua, pembicara harus memperoleh kategori kognitif yang mendasari berbagai makna ekspresif bahasa-bahasa alamiah, seperti kata, ruang, modalitas, kualitas dan sebagainya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis terhadap data yang berupa fonologi, frasa dan kalimat yang diperoleh dari responden penelitian. Pengumpulan data diperoleh dari wawancara, dialog, observasi, studi pustaka dan data mengenai pemerolehan bahasa pertama di PAUD RESTU BUNDA. Berdasarkan hasil penellitian dapat disimpulkan bahwa pemerolehan bahasa anak 2 s.d. 3 tahun dikembangkan melalui beberapa tahap yaitu 1) tahap tuturan dua kata, 2) tahap infleksi dan aglutinatif, dan 3) tahap pola kalimat tanya dan ingkar. Kemudian hasil kesimpulan umum tersebut, disusun kesimpulan khusus dengan cara melakukan penelitian tentang pemerolehan bahasa mengenai aspek-aspek kebahasaan diantaranya adalah aspek fonologi, frasa dan kalimat. Adapun hasil pemerolehan bahasa tersebut yaitu: 1(aspek fonologi anak usia 2-3 tahun pemerolehan fonologi anak sudah sempurna terutama pengucapan pada bunyi vokal dan diikuti dengan bunyi-bunyi konsonan 2) aspek morfem yang paling dominan yaitu morfem bebas. Sedangkan bentuk morfem yang lain hanya beberapa saja yang terdengar, dan 3) aspek diksi anak mulai sangat menonjol ketika anak berusia 3 tahun. Kata kunci : Fonologi, frasa dan kalimat. Abstract: THis study aimed to find out and examine the acquisition of the first language in early childhood at PAUD RESTU BUNDA. The acquisition of the first language is very closely related to cognitive development, namely first, if the child can produce speech that is fundamental to neat grammar, it does not automatically imply that the child has mastered the language in question well. Second, the speaker must obtain cognitive categories that underlie verious expressive meanings of natural languages, such as words, space, modalities, qualities, and etc. THis research used a qualitative method with analysis of data in the form of phonology, phrases and sentences obtained from research respondents. Data collection was obtained from interviews, dialogues, observations, literature studies and data on obtaining the first language at PAUD RESTU BUNDA. Based on the results of the study, it can be concluded that the acquisition of language of children aged 2 to 3 years is developed through several stages, namely 1) two-word speach stage, 2) inflection and agglutinative stage, and 3) stages of question and disavowal sentence patterns. Then the results of the general conclusion, compiled a special conclusion by conducting research on the acquisition of language on aspects of language including aspects of phonology, phrases and sentences. The results of then language on aspects of language acquisition were: 1) the phonological aspects of children aged 2-3 years of age obtaining phonology children are perfect, especially pronunciation in vowel sounds and followed by consonant sounds 2) the most dominant aspects of morhemes are free morphes, while other forms of morphes are only a few that are heard, and 3) aspects of child diction begin to be very prominent when children are 3 years old. Keywords: Phonology, phrases and sentences.
PERAN PENTING INTERAKSI SOSIAL DALAM PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA PADA ANAK USIA DINI Aliza Arianti, Nur; Nur Izzah, Risma Hanin; Dinda Aulia, Aisyah Salwa; Mintowati
Jurnal PENEROKA Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/peneroka.v4i2.3041

Abstract

  This research focuses on analyzing social interactions that influence language acquisition with the aim of finding out how important the influence of social interactions is on first language acquisition in early childhood. The qualitative descriptive method was used to describe the results of data collection with the research subject, namely a girl named Ratna. The research results explain that first language acquisition can occur through several stages, namely the prelinguistic stage (touching period), one word, two word and many word stages. Apart from that, it is also influenced by social interaction, where social interaction has positive and negative impacts, so the role of parents or educators is very necessary in achieving the right stimulus.
Tahap Perkembangan Pemerolehan Bahasa Pertama Pada Anak Usia Dini Berdasarkan Perspektif Psikolinguistik Siregar, Maria Goretti Magdalena; Telaumbanua, Sadieli; Sari, Sartika
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024): FON: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA iNDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v20i2.10301

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tahapan pemerolehan bahasa pertama pada anak usia dini berdasarkan perspektif psikolinguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan teknik observasi dalam pengumpulan data. Penelitian dilakukan di PAUD dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk pemilihan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan pemerolehan bahasa pada anak usia dini dimulai dari tahap pra-linguistik, tahap satu kata, tahap dua kata, dan tahap banyak kata. Setiap tahapan tersebut berlangsung melalui interaksi dengan ibu dan orang sekitar dalam kehidupan sehari-hari. Anak usia dini mampu mengucapkan bunyi vokal yang tidak bermakna pada usia 0-7 bulan (tahap pra-linguistik), menggunakan satu kata pada usia 12-18 bulan (tahap satu kata), dua kata pada usia 18-24 bulan (tahap dua kata), dan tiga atau lebih kata pada usia 3-5 tahun (tahap banyak kata). Penelitian ini menambah justifikasi empiris tentang proses dan tahapan pemerolehan bahasa pada anak usia dini serta memberikan wawasan bagi mahasiswa dan pembaca di Program Studi Sastra Indonesia mengenai proses pemerolehan bahasa pada anak usia dini.KATA KUNCI: Pemerolehan bahasa; Anak usia dini; Psikolinguistik> TAHAP PERKEMBANGAN PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA PADA ANAK USIA DINI BERDASARKAN PERSPEKTIF PSIKOLINGUISTIKABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tahapan pemerolehan bahasa pertama pada anak usia dini berdasarkan perspektif psikolinguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan teknik observasi dalam pengumpulan data. Penelitian dilakukan di PAUD dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk pemilihan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan pemerolehan bahasa pada anak usia dini dimulai dari tahap pra-linguistik, tahap satu kata, tahap dua kata, dan tahap banyak kata. Setiap tahapan tersebut berlangsung melalui interaksi dengan ibu dan orang sekitar dalam kehidupan sehari-hari. Anak usia dini mampu mengucapkan bunyi vokal yang tidak bermakna pada usia 0-7 bulan (tahap pra-linguistik), menggunakan satu kata pada usia 12-18 bulan (tahap satu kata), dua kata pada usia 18-24 bulan (tahap dua kata), dan tiga atau lebih kata pada usia 3-5 tahun (tahap banyak kata). Penelitian ini menambah justifikasi empiris tentang proses dan tahapan pemerolehan bahasa pada anak usia dini serta memberikan wawasan bagi mahasiswa dan pembaca di Program Studi Sastra Indonesia mengenai proses pemerolehan bahasa pada anak usia dini.KATA KUNCI: Pemerolehan bahasa; Anak usia dini; Psikolinguistik
Perkembangan Teori Pemerolehan Bahasa Pertama pada Anak Usia Dini dari Masa ke Masa: Sistematik Review Mutahharah Nemin Kaharuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3964

Abstract

This study aims to examine the development of first language acquisition theories in early childhood through a systematic review approach. By analyzing 52 scholarly publications from 2021 to 2025, the research identifies the theoretical evolution from behaviorist theories to modern neurobiological and computational approaches. The findings reveal that language acquisition theories have progressed from stimulus–response paradigms to a more comprehensive understanding of the interactions among genetic, neurological, and social-environmental factors. Key results highlight the emergence of new perspectives such as Dynamic Systems Theory, Usage-Based Theory reinforced by neuroimaging, and multimodal approaches to language acquisition. Practical implications include the development of more effective language learning strategies and early interventions for language disorders in children.
Perkembangan Fonologi Anak Usia Dini: Perspektif Psikolinguistik pada Pemerolehan Bahasa Pertama Saffanah Dhiyaan; Sintia Agustin; Sundawati Tisnasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1744

Abstract

Bahasa adalah alat komunikasi utama manusia yang penting untuk menyampaikan pikiran, perasaan, dan emosi. Pemerolehan bahasa, terutama pemerolehan bahasa pertama, dipengaruhi oleh banyak hal, seperti lingkungan dan interaksi sosial. Metode psikolinguistik digunakan dalam penelitian ini untuk menemukan kesalahan fonologis pada anak usia dini. Metode deskriptif kualitatif digunakan, dan subjek penelitian adalah Rayyanza, seorang anak laki-laki berusia tiga tahun tiga bulan yang mengalami hambatan artikulasi. Jenis kesalahan pengucapan diidentifikasi melalui analisis ujaran yang dilakukan pada video YouTube. Terdapat 28 ujaran dalam penelitian, 20 di antaranya mengalami kesalahan pada fonem /r/ yang berubah menjadi /l/ (cadel), dan 8 ujaran lainnya menunjukkan variasi kesalahan seperti penambahan, penghilangan, dan perubahan fonem. Kesalahan ini menunjukkan pola fonologis yang umum pada anak usia dini karena perkembangan artikulasi yang belum sempurna. Penelitian ini menegaskan bahwa proses pemerolehan bahasa anak harus diperhatikan sejak dini agar anak tidak mengalami gangguan artikulasi yang dapat memengaruhi kemampuan komunikasi mereka di masa depan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9