Filter By Year

1945 2024


Found 233 documents
Search TEKNOLOGI INFORMASI PERPUSTAKAAN

Etika Pemanfaatan Teknologi Informasi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Enrekang Ismaya Ismaya; Madinatul Munawwarah Ridwan; Syahdan Syahdan; Andi Muhammad Aminullah; Nurlaeli Jamaluddin; Elihami Elihami
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 2 No 2 (2020): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etika pemanfaatan teknologi informasi di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Enrekang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan melakukan kajian literatur terhadap beberapa hasil penelitian tentang pemanfaatan teknologi informasi di perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Teknologi Informasi adalah salah satu media yang dapat memudahkan dalam pencarian informasi di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Enrekang. Akan tetapi dalam penggunaannya tetap harus memperhatikan beberapa etika, karena menggunakan Teknologi Informasi pada dasarnya adalah kita berhubungan dengan orang lain, dan berhubungan dengan orang lain membutuhkan kode etik tertentu.
Penerapan Metode Manajemen Proyek dalam Meningkatkan Kualitas Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi Heri Prasetya
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 3 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.13 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v6i3.278

Abstract

Penulisan Best Practice ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode manajemen proyek dapat meningkatkan kualitas perpustakaan berbasis teknologi informasi di SMP Negeri 2 Kasihan. Metode penulisan Best Practice ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi partisipasi, wawancara dan dokumentasi. Penulisan Best Practice dilakukan dengan melaksanakan lima tahapan utama yaitu identifikasi kegiatan, penyusunan urutan kegiatan, perkiraan waktu kegiatan, penyusunan jadwal kegiatan, dan pengendalian jadwal kegiatan. Hasil penerapan manajemen proyek menunjukkan nilai kualitas rata rata perpustakaan sebelum dilakukan tindakan sebesar 2.28 dan setelah dilakukan tindakan sebesar 4.23 sehingga terdapat kenaikan kualitas sebesar 85%. Peningkatan kualitas perpustakaan terjadi karena aspek sarana prasarana perpustakaan mengalami peningkatan sebesar 81%, sebelum dilakukan tindakan nilai kualitas sebesar 2.5 dan setelah dilakukan tindakan sebesar 4.0. Aspek manajemen perpustakaan berbasis teknologi informasi mengalami peningkatan sebesar100% dari rata-rata kualitas sebelum tindakan sebesar 2.2 dan setelah tindakan sebesar 4.4. Peningkatan yang memiliki kontribusi besar pada penerapan teknologi informasi yaitu pada aspek otomasi perpustakaan yang menunjukkan peningkatan sebesar 150% karena kualitas sebelum tindakan sebesar 2.0 dan setelah dilakukan tindakan sebesar 5.0. Sementara aspek penggunaan komputer yang terhubung pada internet meningkat sebesar 100%. Penggunaan komputer terhubung dengan WiFi meningkat sebesar 67%. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode manajemen proyek dapat meningkatkan kualitas perpustakaan berbasis teknologi dan informasi di SMP Negeri 2 Kasihan.
Program Pengabdian Masyarakat Terpadu (PPMT): Otomasi Pembukuan dan Pengarsipan Perpustakaan Secara Online dalam Upaya Peningkatan Pemahaman Teknologi dan Informasi Subur, Subur; Andriany, Fina; Mustofiah, Alfiatul; Wahyuningsih, Laili; Hayati, Nur; Karunia, Safitri Dwi
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.344 KB) | DOI: 10.31603/ce.4327

Abstract

Dimasa Pandemi Covid 19 ini kegiatan Perpustakaan benar-benar menghadapi kendala mulai dari tidak adanya pengunjung yang datang karena kekhawatiran masyarakat akan terpapar virus. Kemudian pengelolaan yang masih manual khususnya dibidang pembukuan maka pengurus Perpusdes menginginkan agar adanya otomasi pembukuan perpustakaan mulai dari arsip buku dan sistem pinjam meminjam seta koleksi buku online menjadi harapan dari mitra. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempermudah anggota perpustakaan Desa Mangunsari dalam melaksanakan pembukuan dan pengarsipan buku buku di perpustakaan yang jumlah nya hamper 3000 buku. Dengan adanya pelatihan pembukuan dan pengarsipan online melalui sebuah aplikasi maka akan mempermudah dalam pengecekan dan penataan buku-buku yang ada di perpustakaan. Metode yang digunakan adalah Partisipatory Rural Appraisal yaitu metode yang mendorong masyarakat pedesaan untuk ikut serta meningkatkan dan menganalisis pengetahuan mereka mengenai hidup dalam konteks kondisi mereka sendiri agar mereka dapat membuat rencana dan tindakan. Hasil dari kegiatan ini adalah memberikan keterampilan dan pengalaman kepada pustakawan di perpustakaan Desa Mangunsari tentang otomasi pembukuan dan pengarsipan secara online dan pengelolaan perpustakaan desa menjadi lebih tertata serta pendataan buku-buku lebih rapi. Beberapa kegiatan tambahan dalam pelaksanaan PPMT antara lain Pelatihan Otomasi di DISPUPA Muntilan, pelatihan kaligrafi untuk anak-anak SD,Kegiatan story Telling, sosialisasi tentang melaksanakan Prokes, peatihan membuat roti untuk ibu-ibu PKK.
PERENCANAAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENGETAHUAN DI PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) Deli Sri Maryati; Wasliman Wasliman; Mudrikah Mudrikah; Sauri S
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v1i2.5134

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perlu adanya implementasi manajemen pengetahuan di perpustakaan Perguruan Tinggi yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi agar pengetahuan dapat diakses secara efektif dan efisien untuk diketahui, dipelajari, digunakan kembali, penelitian dan publikasi ilmiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran dan menganalisis tentang Implementasi Manajemen Pengetahuan (knowledge management) Perpustakaan Perguruan Tinggi berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam hal Pelayanan Prima Tenaga Perpustakaan Perpustakaan IPDN Jatinangor Sumedang Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi.  Teori dalam penelitian ini adalah teori Manajemen menurut Hasibuan, M (2017:10), Mangkunegara, A (2017:2), teori Pengetahuan Davenport & Prusak (1998:42) dan Implementasi Manajemen Pengetahuan menurut Bhatt, D (2000). Hasil penelitian ini adalah: Perencanaan tenaga perpustakaan IPDN Jatinangor dari segi rekruitmen, pendidikan, pengembangan, motivasi, retensi, kerjasama dan partisipasi seluruh pegawai (share knowledge to creating value through social interaction) sudah dilakukan meskipun belum maksimal, karena pustakawan bagian IT jumlahnya masih sedikit dan tenaga teknis IT juga belum ada ahlinya, sehingga pengelolaan website masih bekerjasama dengan unit lain di IPDN. Perencanaan proses pengadaan pengetahuan dan teknologi di perpustakaan IPDN telah dilakukan oleh tenaga perpustakaan IPDN, walaupun tidak semua terealisasi karena keterbatasan anggaran. Kata Kunci: Manajemen, Implementasi Manajemen Pengetahuan
AUDIT TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN ASSESSMENT TOOLS COBIT 5 (STUDI KASUS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN) Anggit Suryopratomo
Ekonam: Jurnal Ekonomi, Akuntansi & Manajemen Vol 3 No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.904 KB) | DOI: 10.37577/ekonam.v3i2.326

Abstract

The Library and Archives Service as a regional technical institution which is a supporting element of the task of carrying out the formulation and implementation of specific policies, namely the affairs of the library and archives. The Library and Archives Service has utilized the application of information technology (IT). Based on these problems, the research aimed to measure the level of IT governance capability in The Library and Archives by using the COBIT 5 framework. It is done by the method of PAM (Process Asseement Model). Measurement begins with identified the problems and mapped them to relevant processes of COBIT 5. Then the assessment of the 12 selected processes of COBIT 5 conducted to determine the current level of capability and also the capability level to be achieved in The Library and Archives mostly at level 2 (manage). From the measurement result then it determined the improvement recommendations to achieve expected capability level, where in the target capability level are at level 3 (established) and 4 (predictable). Improvement is needed in order to be able to increase the capability simultaneously. The main recommendations proposed include making the Standard Operating Procedure (SOP) for each IT activities, and improving the quantity and quality of IT human resources. This recommendations intended to improve performance and as a reference for IT governance improvement in the future. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai lembaga teknis daerah yang merupakan unsur penunjang tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan khusus, yaitu urusan perpustakaan dan kearsipan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan telah memanfaatkan penerapan teknologi informasi (TI). Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kapabilitas tata kelola TI di Perpustakaan dan Arsip dengan menggunakan framework COBIT 5. Dilakukan dengan metode PAM (Process Asseement Model). Pengukuran dimulai dengan mengidentifikasi masalah dan memetakannya ke proses COBIT 5 yang relevan. Kemudian penilaian terhadap 12 proses terpilih COBIT 5 dilakukan untuk mengetahui tingkat kapabilitas saat ini dan juga tingkat kapabilitas yang akan dicapai di Perpustakaan dan Arsip sebagian besar di tingkat 2 (mengelola). Dari hasil pengukuran tersebut kemudian ditentukan rekomendasi perbaikan untuk mencapai tingkat kapabilitas yang diharapkan, dimana pada tingkat kapabilitas target berada pada level 3 (mapan) dan 4 (predictable). Perbaikan diperlukan agar mampu meningkatkan kapabilitas secara bersamaan. Rekomendasi utama yang diajukan antara lain pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) untuk setiap kegiatan TI, serta peningkatan kuantitas dan kualitas SDM TI. Rekomendasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja dan sebagai acuan perbaikan tata kelola TI di masa mendatang.
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, PERILAKU KINESIK DAN ARTEFAKTUAL, KOMPENSASI, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUASAN PEMUSTAKA PERPUSTAKAAN NASIONAL RI Adin Bondar
Jurnal IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) Vol. 2 No. 2 (2015): September
Publisher : Ikatan Pustakawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.214 KB) | DOI: 10.1234/jurnal ipi.v2i2.26

Abstract

The purpose of this research is to determine the influence of the use of information technology, kinesics and artefactual behavior, compensation, trust towards customers sati4action. The research approach is quantitati e method with path analysis. Sampling technique is simple random sampling with a representative sample of 123 respondents.The result such as: first, the use of information technology, kinesics and artifactual behavior, compensatior, and trust has direct positive effect on customers satisfaction; second, the use of information technology, kinesics and artefactual behavior, and compensation, has direct positive effect on trust The implications of this research is to strengthen policies and role model in the improvement of libmry services as a vehicle for encouraging lifelor g education of reading habit society.
STRATEGI OPTIMALISASI PERPUSTAKAAN ERA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Supriyanto Supriyanto
Jurnal IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2014): Mei
Publisher : Ikatan Pustakawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.635 KB) | DOI: 10.1234/jurnal ipi.v1i1.33

Abstract

Koleksi perpustakaan diseleksi, diolah, disimpan, dilayankan, dan dikembangkan sesuai dengan kepentingan pemustaka dengan memperhatikan perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK).
Implementasi Tata Kelola Teknologi Informasi Perpustakaan (Studi Kasus : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang) Nopriani, Fathiyah
J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika) Vol 5, No 1 (2021): EDISI MARET
Publisher : STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.001 KB) | DOI: 10.30645/j-sakti.v5i1.308

Abstract

The Raden Fatah State Islamic University Library in Palembang is one of the university facilities that supports learning and teaching for students and lecturers. Performance at the Raden Fatah State Islamic University library in Palembang provides the best service for the entire academic community of the university by using the Library Information System, namely SLiMS (Senayan Library Management System). During the use of SLiMS, there was no evaluation using the COBIT 5 framework. The analysis was obtained from the results of the respondents' answers, namely the SLiMS manager with several domains from COBIT 5.
MEMBANGUN TEKNOLOGI INFORMASI PERPUSTAKAAN DIGITAL BERBASIS WEB ispandi, ispandi
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.962 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v16i2.18476

Abstract

Pemanfaatan fasilitas internet yang baik dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan aktivitas, seperti kegiatan membaca buku yang berguna untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Akan tetapi terkadang  terhambat  pada  biaya untuk membeli buku yang diinginkan, oleh karena  itu  sistem  perpustakaan  merupakan  hal yang tepat untuk masyarakat dalam menambah wawasan melalui buku tanpa perlu mengeluarkan biaya. Hasil permasalahan yang penulis dapatkan pada perpustakaan konvensional adalah diharuskannya  meluangkan  waktu  untuk  pergi  ke  perpustakaan dan mengeluarkan biaya untuk pergi ke perpustakaan bahkan hanya untuk  menjadi anggota perpustakaan, oleh  karena  itu  penulis  tertarik untuk  menyelesaikan permasalahan tersebut dengan membuat sistem informasi digital library  berbasis website yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja tanpa mengeluarkan biaya. Pembuatan website ini menggunakan framework PHP Codeigniter yang dapat membantu user maupun pengelola dalam membaca, meminjam dan mengembalikan buku. Metode  yang  digunakan  pada  pengembangan  perangkat  lunak  ini menggunakan model  waterfall    yang  terdiri  dari  lima tahap yaitu Requirement Analysis, System Design, Implementation, Integration & Testing, Dari data yang di kumpulkan mengenai e-library siswa siswi yang mecoba aplikasi e-library menerangkan bahwa 84% siswa siswi menyukai program e-library Karena membatu mereka dalam membaca tanpa harus ke pepustakaan. Dengan adanya layanan e-library diharapkan banyak orang yang gemar membaca.
Bagaimana Membuat Desain Teknologi Informasi Berdasarkan Aspek Ergonomis di Perpustakaan Universitas Firman Jati Pamungkas; Firma Sahrul Bahtiar; Ganis Chandra Puspitadewi
LIBTECH: LIBRARY AND INFORMATION SCIENCE JOURNAL Vol 1, No 1 (2020): LIBTECH: LIBRARY AND INFORMATION SCIENCE JOURNAL
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/libtech.v1i1.10091

Abstract

Abstrak - Perpustakaan adalah mendukung dalam kegiatan akademik di universitas. Selain itu, keberadaan perpustakaan juga vital dalam mendukung pembelajaran dan penelitian sebuah universitas. Layanan dan kenyamanan perpustakaan dinilai dari beberapa faktor, salah satunya adalah penggunaan teknologi informasi. Menggunakan teknologi informasi yang tepat di perpustakaan akan meningkatkan kepuasan pengguna perpustakaan. Pendekatan melalui aspek ergonomi dalam penggunaan teknologi informasi di lingkungan perpustakaan memberikan dasar yang kuat tentang bagaimana teknologi informasi dan fitur-fiturnya dapat digunakan secara optimal oleh pengguna dan meminimalkan ketidakcocokan teknologi informasi yang disiapkan. Dengan aspek ergonomis, diharapkan menjadi standar untuk bagaimana menggunakan teknologi informasi yang valid. Jadi, di masa depan, perpustakaan universitas akan menjadi tempat yang dapat memberikan kenyamanan dan kepuasan tinggi bagi pengguna perpustakaan.Kata kunci: ergonomi, perpustakaan, teknologi informasi, universitas

Page 11 of 24 | Total Record : 233