Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Geliat Pustakawan Di Tengah Pandemi Dan Berita Hoaks Ganis Chandra Chandra Puspitadewi
LIBTECH: LIBRARY AND INFORMATION SCIENCE JOURNAL Vol 1, No 1 (2020): LIBTECH: LIBRARY AND INFORMATION SCIENCE JOURNAL
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/libtech.v1i1.10036

Abstract

Abstrak - Adanya virus COVID-19 yang berdampak serius bagi manusia menyebabkan banyak informasi yang tersebar di kalangan masyarakat yang belum tentu terbukti kebenaranya. Akibatnya, banyak masyarakat yang dirugikan baik secara langsung maupun tidak langsung, serta menimbulkan kecemasan tersendiri. Peran pustakawan sebagai penyedia informasi bagi pemustaka dan masyarakat umum bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan informasi yang terpercaya untuk masyarakat. Pemberlakuan peraturan PSBB, WFH, social distancing, hingga lockdown (karantina area) yang menjadi kebijakan pemerintah Indonesia di masa pandemic ini membuat segala aktivitas beralih melalui jaringan media (daring), tak terkecuali perpustakaan sebagai tempat rujukan utama. Penanganan dalam pelayanan informasi digital di tengah merebaknya wabah Corona Virus 2019 atau Covid-19 membuat tenaga ahli perpustakaan(pustakawan) harus mengambil langkah besar dalam pengembangan perpustakaan virtual bagi pengguna informasi. Pustakawan menjadi mata tombak literasi Indonesia dalam membagikan virtual information for peoples. . Dengan banyaknya berita yang beredar mendorong pustakawan untuk lebih meningkatkan pelayanan kebutuhan informasi yang terpercaya, salah satunya dengan memberikan pelayanan referensi virtual yang diharapkan mampu memberikan informasi yang akurat serta menekan peredaran berita hoaks yang beredar.Kata Kunci: Pustakawan, Layanan Perpustakaan, Pandemi Covid-19, Hoaks   
Bagaimana Membuat Desain Teknologi Informasi Berdasarkan Aspek Ergonomis di Perpustakaan Universitas Firman Jati Pamungkas; Firma Sahrul Bahtiar; Ganis Chandra Puspitadewi
LIBTECH: LIBRARY AND INFORMATION SCIENCE JOURNAL Vol 1, No 1 (2020): LIBTECH: LIBRARY AND INFORMATION SCIENCE JOURNAL
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/libtech.v1i1.10091

Abstract

Abstrak - Perpustakaan adalah mendukung dalam kegiatan akademik di universitas. Selain itu, keberadaan perpustakaan juga vital dalam mendukung pembelajaran dan penelitian sebuah universitas. Layanan dan kenyamanan perpustakaan dinilai dari beberapa faktor, salah satunya adalah penggunaan teknologi informasi. Menggunakan teknologi informasi yang tepat di perpustakaan akan meningkatkan kepuasan pengguna perpustakaan. Pendekatan melalui aspek ergonomi dalam penggunaan teknologi informasi di lingkungan perpustakaan memberikan dasar yang kuat tentang bagaimana teknologi informasi dan fitur-fiturnya dapat digunakan secara optimal oleh pengguna dan meminimalkan ketidakcocokan teknologi informasi yang disiapkan. Dengan aspek ergonomis, diharapkan menjadi standar untuk bagaimana menggunakan teknologi informasi yang valid. Jadi, di masa depan, perpustakaan universitas akan menjadi tempat yang dapat memberikan kenyamanan dan kepuasan tinggi bagi pengguna perpustakaan.Kata kunci: ergonomi, perpustakaan, teknologi informasi, universitas
SADAR ARSIP DIMULAI DARI PENGELOLAAN ARSIP PRIBADI Ganis Chandra Puspitadewi
LIBTECH: LIBRARY AND INFORMATION SCIENCE JOURNAL Vol 1, No 2 (2020): LIBTECH: LIBRARY AND INFORMATION SCIENCE JOURNAL
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/libtech.v1i2.11923

Abstract

Dewasa ini arsip atau kearsipan sudah semakin dikenal  lapisan masyarakat.  Akan tetapi kenyataanya pengenalan di masyarakat tersebut  hanya sebatas kulit permukaan saja. Kejadian  ini dikarenakan belum maksimalnya sosialisasi tentang  kearsipan yang dilaksanakan pemerintah, khususnya lembaga yang membina kearsipan. Sosialisasi-sosialisasi yang sudah dilaksanakan belum bisa menjangkau setiap lapisan masyarakat yang ada karena sebagian besar sosialisai  hanya ditujukan kepada orang yang memiliki profesi dalam dunia kearsipan.  Arsip sendiri merupakan bagian dari rekod yang mana arsip juga sebagai sumber informasi dan memiliki nilai guna yang autentik. Pengelolaan arsip pribadi merupakan asalah satu bentuk sadar arsip dimana kita masing-masing individu bersedia dan mampu mengelola arsip yang kita miliki.  Arsip pribadi adalah suatu rekaman hasil peristiwa atau kejadian dari diri sendiri atau individu masing-masing. Arsip pribadi pada umumnya berupa ijazah, surat-surat penting, akte kelahiran, akte kematian, buku nikah, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan yang berkaitan dengan data pribadi lainnya.
Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Politeknik Negeri Malang Di Masa Pandemi Covid-19 Menggunakan Metode David Ellis Fatimahtus Zahroh Nur Wahyudin; Nita Siti Mudawamah; Ganis Chandra Puspitadewi
LIBTECH: LIBRARY AND INFORMATION SCIENCE JOURNAL Vol 3, No 1 (2022): LIBTECH: LIBRARY AND INFORMATION SCIENCE JOURNAL
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/libtech.v2i2.16502

Abstract

Adanya pembatasan sosial secara besar-besaran di masa pandemi covid-19 membuat mahasiswa Politeknik Negeri Malang menjadi kesulitan mencari sumber-sumber infromasi yang ada di perpustakaan, sebab mereka tidak dapat berkunjung langsung ke perpustakaan. Namun, melihat hal tersebut perpustakaan Politeknik Negeri Malang tidak hanya berdiam diri untuk tidak mencukupi kebutuhan informasi mahasiswa. Perpustakaan Politeknik Negeri Malang tetap membuka layanan akses koleksi-koleksi digitalnya serta menyelenggarakan program pelatihan yang diberinama dengan “Kelas Literasi”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pencarian informasi mahasiswa Politeknik Negeri Malang di masa pandemi covid-19 menggunakan metode David Ellis serta sumber-sumber informasi yang sering digunakan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Malang di masa pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif deskriptif, dengan jumlah responden sebanyak 266 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa kuisioner, observasi dan wawancara. Pada analisis datanya peneliti menggunakan rumus mean dan grand mean. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa nilai rata-rata perilaku pencarian informasi mahasiswa Politeknik Negeri Malang di masa pandemi covid-19 berada pada kategori sangat tinggi yaitu pada tahap starting (4,0), chaining (3,45), browsing (3,02), differentiating (3,46), monitoring (3,41), extracting (2,81), verifying (3,32), dan ending (3,45). Selain itu, berdasarkan hasil analisis data juga dapat diketahui bahwa hanya ada 93 mahasiswa (34,96%) yang melalui semua tahapan perilaku pencarian informasi David Ellis. Sumber-sumber informasi yang paling sering digunakan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Malang adalah google dan google scholar.
Representasi Perpustakaan dan Pustakawan pada Video Musik "Diam-Diam" Umi Haniati; Zeni Istiqomah; Ganis Chandra Puspitadewi
Al-Ma'mun Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jkki.v4i1.8033

Abstract

Media memiliki dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Youtube sebagai sarana hiburan dan komunikasi yang populer menampilkan beragam konten, diantaranya video. Video musik “Diam-diam” yang dibawakan oleh Tiara Andini dan Arsy Widianto terkesan menarik. Video ini menggunakan latar perpustakaan dengan beragam penanda secara tersirat, sehingga menghadirkan beragam pemaknaan terhadap citra putakawan dan perpustakaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis dan merepresentasikan makna yang tersembunyi dalam video “Diam-diam”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode semiotika. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi dan kajian literatur. Analisis hasil penelitian disajikan menggunakan analisis semiotika dengan menyajikan analisis dari segi sintagmatik dan pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi perpustakaan yang digambarkan dalam video ini memiliki layanan dengan sistem terbuka, desain ruangan yang nyaman, sistem keamanan yang bagus, dan memiliki koleksi yang banyak. Sedangkan representasi pustakawan yang digambarkan dalam video ini belum friendly, pustakawan masih dianggap sebagai penjaga buku dengan kacamata tebal, tua, dan masih bersifat kaku. Hal ini berbeda dengan kondisi saat ini di mana pustakawan banyak yang sudah friendly, ramah, dan memberikan layanan sebaik mungkin. Stereotip seperti ini hendaknya dikurangi atau bahkan dihilangkan sehingga citra perpustakaan akan semakin baik dan semakin dibutuhkan oleh masyarakat.
Evaluasi Program Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Pada Perpustakaan Umum Kota Batu Berdasarkan Model Evaluasi Kirkpatrick Dinda Ayu Novianti; Ananda Dyah Ayu Kumala; Wahyu Enggar Wulandari; Ganis Chandra Puspitadewi
LibTech: Library and Information Science Journal Vol 4, No 1 (2023): Libtech (Library and Information Science Journal)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/libtech.v4i1.19798

Abstract

Perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan perpustakaan yang berperan aktif dalam menyediakan informasi terhadap masyarakat luas tanpa adanya diskriminasi terhadap kelompok tertentu. Bertujuan untuk menguatkan peran perpustakaan umum dalam memajukan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan literasi tinggi dengan diimbangi kreativitas. Berdasarkan hasil penelitian ini, inklusi sosial di Perpustakaan Umum Kota Batu sendiri terdiri dari empat layanan kegiatan yaitu teknik decoupage, cooking, English Club, dan e-Book. Dari segi pendukung kegiatan, sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Perpustakaan Umum Kota Batu cukup memadai baik dari tempat maupun alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan inklusi sosial. Inklusi sosial yang diadakan oleh Perpustakaaan Umum Kota Batu belum dilaksanakan secara maksimal sehingga untuk menuju tujuan akhir berupa peningkatan kesejahteraan belum tercapai. Pada kenyataannya terdapat informan yang tidak menerapkannya karena berbagai macam hal dan hanya menjadikannya sebagai sebuah knowledge.
Analisis Dampak Implementasi Infopreneurship Pustakawan di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang sebagai Bentuk Pemasaran Perpustakaan di Era Digital Nur Hayati; Meidhita Putri; Sri Wilujeng Istikharoh; Ganis Chandra Puspitadewi
LibTech: Library and Information Science Journal Vol 4, No 1 (2023): Libtech (Library and Information Science Journal)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/libtech.v4i1.19738

Abstract

ABSTRACTInfopreneurship is an information marketing activity carried out by selling information in digital platform, and then distributing it through internet pages. In the realm of libraries, this infopreneurship activity provides many benefits for both the users and the library itself. Based on the results of this study, it was found that infopreneurship activities, especially in the Regional Library and Archives Service of Malang City, had more positive impacts on their users. The positive impacts include the fact that users can always get the latest information related to the library, both in terms of services, collections, in terms of operating hours, and so on quickly and easilyKeyword: infopreneurship; impact; digital marketing. ABSTRAKInfopreneurship merupakan sebuah kegiatan pemasaran informasi yang dilakukan dengan menjual informasi dalam bentuk digital, lalu menyebarkannya melalui laman internet. Dalam ranah perpustakaan, kegiatan infopreneurship ini memberikan banyak  keuntungan baik bagi pemustakanya maupun bagi perpustakaan itu sendiri. Dari hasil penelitian, didapat bahwasanya kegiatan infopreneurship terutama di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Malang lebih banyak memberikan dampak positif terhadap penggunanya. Adapun dampak positif tersebut diantaranya adalah pemustaka selalu bisa mendapat informasi terbaru terkait perpustakaan, baik dari segi layanan, segi koleksi, segi jam operasional, dan lain sebagainya secara cepat dan mudah.Kata kunci: infopreneurship, dampak, pemasaran digital
STRATEGI PERPUSTAKAAN SEKOLAH SMK NEGERI 4 MALANG DALAM MENYEDIAKAN SUMBER INFORMASI UNTUK SISWA Ganis Chandra Puspitadewi; Fiki Sabri Irawan
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 5, No. 2 (2023): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v5i2.17737

Abstract

The Library SMK Negeri 4 Malang is a source of information required to provide librarians with access to library services and collections. This study seeks to identify and describe the SMK State 4 Malang school library's strategy for serving as a source of information for students. The library at SMC State 4 Malang serves as the location for qualitative research employing descriptive methods. Techniques for data collection using structured interviews According to the results of the research, there are ten major findings in the process and strategy of providing information sources in the school library of SMK Negeri 4 Malang. These include the collection of information resources available in the library, the strategy or effort of a library in providing information sources to students, the reasons for the existence of a strategy or attempt to provide information resources in the libraries, the attitude of librarians i.e., their willingness to provide information sources to students, and the attitude of librarians. The anticipated strategies and efforts can be effectively implemented. A significant number of students are pleased to use the library's services and take advantage of the collection that has been made available
Pengaruh Pemakaian Media Sosial Facebook dan Instagram pada Perpustakaan UNISMA Terhadap Tersebarnya Informasi di Kalangan Pemustaka Annora Ghifary Ghifary; Ganis Chandra Puspitadewi; Wahyu Hariyanto
LibTech: Library and Information Science Journal Vol 2, No 2 (2021): LIBTECH: LIBRARY AND INFORMATION SCIENCE JOURNAL
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/libtech.v2i2.23165

Abstract

Perkembangan teknologi informasi semakin meningkat seiring perkembangan globalisasi. Fenomena tersebut menuntut lembaga perpustakaan untuk dapat merespon dengan mengikuti dan menerapkan kemajuan teknologi. Memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan informasi menjadi salah satu upaya yang dilakukan perpustakaan UNISMA. Perpustakaan UNISMA memiliki Facebook dan Intagram sebagai media untuk menyampaikan informasi. Namun, masih terdapat beberapa user yang tidak menerima informasi terkait dengan perpustakaan. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial Facebook dan Instagram terhadap penyebaran informasi. Penelitian ini menggunakan kausalitas asosiatif kuantitatif dengan opulasi adalah user perpustakaan UNISMA sebanyak 15.797 orang dengan sampel 100 orang. Hasil uji hipotesis menunjuukan nilai signifikansi sebesar 0,001 dan lebih kecil dari 0,1. Nilai uji koefisien korelasi antara variabel x dan y adalah 0,587 yang berarti sedang/cukup kuat dan hasil uji kepastian adalah 0,345. Berdasarkan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media sosial Facebook Instagram berdampak pada penyebaran informasi antar pengguna. Mengacu hasil uji koefisien determinasi dapat disimpulkan bahwa penggunaan media sosial Facebook dan Instagram memiliki pengaruh sebesar 34,5% terhadap penyebaran informasi antar user. Sisanya, sebesar 65,5% dipengaruhi oleh faktor lain diluar dari penelitian ini.
The role of higher education policy in planning information governance at UIN Maulana Malik Ibrahim Nita Siti Mudawamah; Annisa Fajriyah; Ganis Chandra Puspitadewi; Firman Jati Pamungkas; Aulia Mi'rojtin Firdaus
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 20 No 1 (2024): June
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.v20i1.7547

Abstract

Introduction. This study aims to explore the role of higher education policy in planning information governance at the Islamic university, UIN Maulana Malik Ibrahim. Data Collection Methods. The datacollection technique involved was depth interviews with LPM expert staff, the head of the general division of the faculty, public relations, and an archivist. In addition, to conduct the interviews, reference materials were collected to compile previous studies. Data Analysis. The data analysis technique encompassed data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification. Results and Discussion. There is an important role of higher education policy in the process of information management at UIN Maulana Malik Ibrahim. This formulation refers to principles of information governance, which include definition of each party's role, the development of policies and implementation strategies in the governance process, monitoring and auditing of processes and stages of the governance process, information organization processes, and classification. Information, stakeholder participation, and the long-term viability of information governance processes are all important considerations. Conclusion. Information governance should conducted by the policies established by the relevant educational institution. If the information creation, processing, and governance divisions work properly, locating and acquiring information for institutional reasons should be a breeze.