Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Pemanfaatan Teknologi Blockchain dalam Menangkal Ancaman Keamanan Siber pada Sistem Informasi Muhamad Tegar Surya Permana; Saripudin
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 10 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sistem informasi saat ini mendorong organisasi untuk semakin bergantung pada teknologi digital dalam mendukung aktivitas operasional. Namun, kondisi tersebut turut meningkatkan risiko ancaman keamanan siber, seperti kebocoran data, manipulasi informasi, dan gangguan layanan sistem. Arsitektur sistem informasi yang masih bersifat terpusat dinilai memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap berbagai bentuk serangan siber. Oleh karena itu, teknologi blockchain mulai dipertimbangkan sebagai alternatif solusi keamanan karena karakteristik desentralisasi dan ketidakterubahan data yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan teknologi blockchain dalam menangkal ancaman keamanan siber pada sistem informasi melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Sumber data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan whitepaper yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan karakteristik blockchain, seperti desentralisasi, transparansi, dan immutability, berpotensi memperkuat aspek keamanan data serta integritas sistem informasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan awal bagi pengembangan sistem informasi yang lebih aman.
ANALISIS KEAMANAN INFORMASI PENGGUNA MEDIA SOSIAL MENGGUNAKAN SETOOLKIT MELALUI TEKNIK PHISING Malahayati Hayati; Darul Fata
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 2, No 1 (2021): Juli
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v2i1.1252

Abstract

Salah satu perkembangan teknologi itu yaitu berupa Perkembangan jejaring media sosial. Banyak kemudahan yang ditawarkan oleh media komunikasi baru ini, pengguna jejaring sosial dapat menyebarkan maupun mencari pesan atau informasi dengan cepat. Meningkatnya penggunaan jejaring sosial di indonesia disebabkan oleh semakin lengkapnya fasilitas akses internet. Kita tidak mengetahui apakah aplikasi media sosial ini aman untuk digunakan, karena dunia internet tentu tidak lepas dari masalah keamanan karena di internet data bisa masuk ke mana saja. Olеh kаrеnа itu, disarankan kepada setiap user untuk tetap memperhatikan keamanan informasi dalam menggunakan social media.
Analisis Keamanan Sistem Informasi RKSchool Depok Menggunakan Metode VAPT Oktavian, Ardika; Imaduddin, Zaki
Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis Vol 8 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Prodi Sistem Informasi Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jteksis.v8i1.2363

Abstract

This study aims to evaluate the security level of the information system used by RKSchool, a micro-scale educational institution that relies on digital platforms for daily operations. The increasing number of cyberattacks targeting the education and MSME sectors highlights the need for systematic security assessments to minimize risks related to personal data exposure and service disruption. This research integrates penetration testing and vulnerability assessment based on the OWASP Web Security Testing Guide with perception analysis using the Technology Acceptance Model to examine organizational readiness in adopting the recommended security controls. The assessment was conducted through five main phases, including reconnaissance, scanning, exploitation, post-exploitation, and reporting. The findings indicate several vulnerabilities in server configuration, such as missing security headers, the absence of CSRF protection, and the lack of a Content Security Policy. TAM analysis shows that perceived usefulness and perceived ease of use have not yet formed a consistent behavioral intention toward security practices. The integration of both technical and behavioral findings demonstrates that the major risks do not solely originate from system weaknesses but also from limited organizational preparedness in implementing comprehensive security measures.
Analisis Keamanan Layanan, Sistem Operasi, Kriptografi, dan Steganografi dalam Pengelolaan Informasi Modern Akhsanul Khairi Siregar; M. Rifqy Pasha; Alif Asrovi; Fanni Rahmadayani; Muhammad Raihan Azhari
JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer Vol. 2 No. 1 (2026): JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer, Mei 2026
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jikum.v2i1.139

Abstract

The rapid advancement of digital technology has significantly increased the need for stronger information security systems, particularly in digital services, operating systems, and data protection mechanisms such as cryptography and steganography. This study aims to analyze the role of service security, operating system security, cryptographic techniques, and steganographic methods in maintaining the confidentiality, integrity, and availability of information in the modern digital environment. The methodology used in this research is a literature review by examining scientific journals, reference books, and international security standards published between 2018 and 2024. The results indicate that service security protects communication processes and data exchange through authentication, authorization, and encryption. Operating system security supports access control management and minimizes exploitation risks through system hardening and regular security updates. Cryptography safeguards the confidentiality and integrity of data using symmetric and asymmetric algorithms, while steganography adds an extra layer of protection by concealing information within digital media. The study concludes that integrating these four security components can create a multilayered defense system that is more effective in mitigating cyber threats and ensuring comprehensive information protection.
Analisis Penggunaan Hash Function dan Digital Signature pada Sistem Keamanan Informasi Arya Bagas Saika; Muhammad Fauzul; Alif Akbar Rafsanjani; Rizky Hajriani Nasution; Marsha Ramadhani
JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer Vol. 2 No. 2 (2026): JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer, November 2026
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jikum.v2i2.183

Abstract

Information security is a critical issue in the development of modern information systems due to increasing threats such as data manipulation, forgery, and unauthorized access. This study aims to analyze the use of hash functions and digital signatures as cryptographic mechanisms to ensure data integrity, authentication, and non-repudiation in information security systems. The research method used is a literature review by analyzing scientific journals related to the implementation of hash functions and digital signature algorithms in various information systems. The results show that hash functions play an important role in maintaining data integrity, while digital signatures provide assurance of authenticity and accountability of data transmission. The combination of hash functions and digital signatures is proven to significantly enhance the security of information systems and reduce the risk of data tampering and security breaches.
Keamanan Data dan Privasi Pengguna dalam Sistem Informasi Digital Abdul Sakti
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan keamanan data dan perlindungan privasi pengguna dalam sistem informasi digital. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian pengelola sistem dan pengguna sistem informasi digital. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi digital telah menerapkan mekanisme keamanan data pada tingkat dasar, seperti autentikasi pengguna dan pembatasan hak akses, namun belum sepenuhnya didukung oleh teknologi keamanan lanjutan dan kebijakan perlindungan data yang komprehensif. Selain itu, tingkat pemahaman pengguna terhadap privasi data masih bervariasi dan cenderung sedang hingga rendah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kebocoran dan penyalahgunaan data. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem keamanan data yang terintegrasi dengan kebijakan perlindungan privasi serta peningkatan literasi pengguna guna menciptakan sistem informasi digital yang aman, terpercaya, dan berkelanjutan
Pengukuran Kesadaran Keamanan Informasi UMKM terhadap Phising pada Aplikasi Whatsapp Tri Rochmadi; Martalia Ardiyaningrum; Rita Mulyandari; Sarwo Miju; Septian Ibnu Rosadi; Angga Dwi Wahyudi; Wa Ode Nurlani; Isna Deayanti Saputri
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v11i3.18935

Abstract

Phishing merupakan ancaman siber yang banyak menargetkan pengguna aplikasi pesan instan, termasuk pelaku UMKM yang menggunakan WhatsApp sebagai media komunikasi bisnis. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kesadaran keamanan informasi terhadap phishing pada UMKM Jogomukti di wilayah Berbah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 24 UMKM yang dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengetahui istilah phishing yaitu sebesar 87,5%, dapat mengenali tanda-tandanya sebesar 58,3%, dan memahami langkah penanganan dasar sebesar 58,3%. Meski demikian, hanya 50,0% yang mengaktifkan otentikasi dua faktor atau two-factor authentication (2FA). Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara tingkat pengetahuan dan implementasi tindakan keamanan. Oleh karena itu, peningkatan literasi keamanan informasi melalui pelatihan dan sosialisasi berkelanjutan sangat diperlukan untuk memperkuat perlindungan UMKM terhadap ancaman phishing.
Implementasi Node.js dan Keamanan JWT untuk Sistem Informasi Manajemen Sekolah Dasar Berbasis Web Huizen, Lenny Margaretta; Kurnia, Rizal; Margaretta Huizen, Lenny
Jurnal Transformatika Vol. 23 No. 2 (2026): January 2026
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/transformatika.v23i2.12963

Abstract

Kebutuhan akan sistem manajemen sekolah yang efisien dan aman menjadi tantangan utama bagi institusi pendidikan. Sebuah sistem backend untuk manajemen sekolah dasar di Kota Semarang telah dikembangkan menggunakan Node.js untuk menjawab kebutuhan ini, namun performanya belum terukur secara kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa dan keamanan sistem backend tersebut, dengan fokus pada tiga aspek utama: fungsionalitas, keamanan, dan performa saat menerima beban (load). Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif melalui pengujian fungsional dan non-fungsional. Pengujian fungsional dilakukan untuk memvalidasi seluruh endpoint API, pengujian keamanan untuk memverifikasi mekanisme autentikasi berbasis JWT, sedangkan pengujian non-fungsional memanfaatkan load testing untuk mengukur waktu respons dan tingkat kesalahan (error rate) di bawah simulasi beban pengguna. Hasil pengujian menunjukkan keberhasilan pada semua aspek: pengujian fungsionalitas API mencapai status 100% valid, sistem keamanan terbukti efektif dalam memblokir akses tidak sah melalui mekanisme JWT, dan uji beban (load test) dengan 50 pengguna serentak menunjukkan performa yang sangat optimal. Secara spesifik, sistem mencatatkan waktu respons rata-rata 7 ms, throughput sebesar 40,59 permintaan/detik, dengan tingkat kesalahan 0%. Temuan ini membuktikan secara kuantitatif bahwa sistem backend manajemen sekolah dasar Kota Semarang memiliki performa yang andal, fungsionalitas yang lengkap, dan keamanan yang memadai, sehingga siap untuk diimplementasikan.
PENERAPAN METODE LSB (LEAST SIGNIFICANT BIT) DALAM STEGANOGRAFI CITRA DIGITAL UNTUK KEAMANAN INFORMASI Alfin Mardiaman Gea; Nur Wulan
Journal Computer and Technology Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Ninety Media Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69916/comtechno.v3i2.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem steganografi berbasis citra digital menggunakan metode Least Significant Bit (LSB). Metode ini memungkinkan penyisipan pesan rahasia ke dalam gambar dengan cara mengganti bit paling tidak signifikan dari piksel gambar, sehingga perubahan visual pada gambar tetap tidak terlihat oleh pengamat biasa. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa Python dan diintegrasikan dengan antarmuka interaktif Gradio untuk memudahkan pengguna dalam melakukan proses penyisipan (encoding) dan ekstraksi (Decoding) pesan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pesan dapat disisipkan dan diekstraksi kembali secara akurat. Selain itu, evaluasi kualitas gambar dilakukan menggunakan parameter Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR), yang menghasilkan nilai sebesar 93.80 dB. Nilai tersebut mengindikasikan bahwa kualitas gambar setelah proses penyisipan tetap sangat baik dan tidak mengalami degradasi signifikan. Dengan demikian, metode LSB terbukti efektif dan efisien untuk aplikasi steganografi ringan yang membutuhkan kerahasiaan pesan tanpa merusak kualitas media digital.
Peran Manajemen Sekuriti Dalam Meningkatkan Kesadaran Keamanan Data Mahasiswa Pada Sistem Informasi Akademik Ubhara Jaya Salman Hafidzul Haq; Achmad Fauzi; Djuni Thamrin; Panji Maulana; Arafanditama Najim Hidayat; Syahid Abdullah Muslih; Toman Andreas Fernando
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v1i2.77

Abstract

Penelitian ini mengeskplorasi peran manajemen keamanan dalam meningkatkan kesadaran keamanan data diri mahasiswa pada Sistem Informasi Akademik (SIA) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan tinjauan literatur, penelitian ini mengidentifikasi risiko dari kebocoran data seperti pencurian identitas dan pelanggaran data, di samping strategi mitigasi yang melibatkan edukasi dan peningkatan kebijakan keamanan. Temuan menunjukkan bahwa manajemen keamanan memainkan peran penting dalam mengedukasi mahasiswa melalui kampanye kesadaran, dengan menerapkan langkah-langkah teknis seperti enkripsi data, dan memantau aktivitas akun untuk melindungi data pribadi. Studi ini menyimpulkan dengan menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan mahasiswa untuk membangun sistem yang lebih aman.

Page 113 of 131 | Total Record : 1304