Filter By Year

1945 2024


Found 344 documents
Search PERSPEKTIF MAHASISWA ITB TERHADAP UU ITE

Analisis Perspektif Mahasiswa Muslim Gen-Z terhadap Isu Marriage Is Scary Riyan Riswandi; Cucu Surahman; Risris Hari Nugraha
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.893

Abstract

Dalam konteks sosial yang terus berkembang, pernikahan sering dianggap menakutkan oleh generasi muda, terutama di kalangan mahasiswa yang berada di usia produktif untuk menikah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis persepsi mahasiswa muslim generasi z di kampus perguruan tinggi di kota Bandung terkait isu "marriage is scary". Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis. Indikator yang dianalisis dalam penelitian ini mencakup persepsi mahasiswa terhadap pernikahan, dinamika peran gender, risiko konflik dan kekerasan dalam rumah tangga, stigma sosial, kesulitan mencari pasangan yang sesuai, dan kebutuhan akan pendidikan pra-nikah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tematik untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan tema-tema utama dari data wawancara, serta analisis naratif untuk memahami bagaimana pengalaman pribadi mahasiswa terkait dengan pernikahan membentuk persepsi mereka. Temuan dari penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan program pendidikan pra-nikah yang lebih relevan dan aplikatif dalam konteks kehidupan mahasiswa muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai faktor berkontribusi pada ketakutan akan pernikahan, seperti dinamika peran gender, risiko konflik dan kekerasan dalam rumah tangga, serta pengaruh lingkungan sosial. Selain itu, faktor berkontribusi pada ketakutan akan pernikahan adalah adanya stigma sosial dan sulitnya mencari pasangan yang sesuai. Penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan pra-nikah dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan dan kesiapan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan pernikahan.
PENGARUH IMPLEMENTASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TERHADAP TRANSFORMASI PERAN AKUNTAN MENURUT PERSPEKTIF MAHASISWA AKUNTANSI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Sampelawang, Shane Grace; Maria, Agresia
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 3 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi persepsi mahasiswa akuntansi Universitas Negeri Surabaya mengenai dampak implementasi Artificial Intelligence (AI) terhadap transformasi peran akuntan di masa depan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan menggunakan survei sebagai instrumen pengumpulan data. Responden penelitian ini adalah mahasiswa aktif program studi akuntansi di Universitas Negeri Surabaya. Variabel yang diteliti meliputi persepsi mahasiswa tentang kemampuan AI dalam mengotomatisasi tugas-tugas akuntansi, keterampilan baru yang dibutuhkan akuntan di era AI, serta perubahan peran akuntan akibat adanya AI. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui distribusi frekuensi dan persentase jawaban responden. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pendidikan akuntansi, dunia kerja, dan kebijakan terkait pengembangan sumber daya manusia di bidang akuntansi
Perspektif terhadap Kekerasan Seksual pada Mahasiswa Syarifah, Dina
Jurnal TAMBORA Vol 8 No 3 (2024): EDISI 23
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v8i3.4436

Abstract

Kekerasan seksual merupakan isu sosial yang penting untuk dikaji lebih mendalam. Tingginya kasus kekerasan seksual di banyaknya Universitas di Indonesia menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian psikologi kualitatif ini bertujuan untuk menggali perspektif mahasiswa dan konsep berpikir mereka terhadap isu kekerasan seksual. Pengumpulan data dilakukan kepada enam mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang pernah menjadi dan/atau mendampingi korban kekerasan seksual. Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang dilakukan memunculkan sejumlah tema kunci yaitu perspektif mengenai isu, pembentukan perspektif, dan respon terhadap isu dan fenomena terkait. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini adalah kedalaman pemahaman mahasiswa pada isu kekerasan seksual cukup beragam. Perspektif mereka terbentuk dari hasil belajar melalui media dan sosialisasi yang dilakukan kampus, serta pengalaman mereka sebagai korban dan/atau pendamping korban kekerasan seksual. Perpektif mahasiswa terkait fenomena yang berkaitan dengan kekerasan seksual terbagi menjadi pro dan kontra. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perspektif mahasiswa terhadap kekerasan seksual bervariasi dam konsep berpikir terbentuk dari hasil belajar dan pengalaman mereka.
Penegakan Hukum Terhadap Eksistensi Jasa Joki Tugas Akhir Mahasiswa Perspektif Tanggun Jawab Hukum Putra, Aldi; Perdana, Albar
Ilmu Hukum Prima (IHP) Vol. 7 No. 2 (2024): JURNAL ILMU HUKUM PRIMA
Publisher : jurnal.unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jockey services in higher education used by students are a form of ethical violation and are subject to sanctions. The legal umbrella of the prohibition of jockey services is regulated in Article 15 paragraph (2) of the Law on the National Education System, Article 18 to Article 20 of the Regulation of the Minister of Education, Culture Research and Technology on Quality Assurance of Higher Education, Article 72 of the Law on Copyright and several regulations made by universities. However, jockeying services are often equated with the term plagiarism, which, of course, has a different meaning, so law enforcement against the handling of jockeying services is still unclear. This research uses normative research. The nature of the research is descriptive qualitative. Data collection methods using literature study. Legal materials consist of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. The analysis used is a qualitative method. The need for law enforcement in final assignment jockey services is essential because every related legal product still terms jockey services, including plagiarism, which actually has a difference. In addition, universities certainly have strict regulations and oppose the act of cheating in the university environment. Regulations regarding jockey services in universities are the first milestone in regulating the use of jockey services.
Pengaruh E-Payment, Literasi Keuangan Syariah dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Dalam Perspektif Ekonomi Islam Nur Aeni, Ika; Enggrani Fitri, Lucky; Roihan, Mohammad
ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research Vol. 8 No. 2 (2024): Iltizam Journal of Shariah Economics Research
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/iltizam.v8i2.2568

Abstract

This study aims to determine the effect of e-payment, Islamic financial literacy and lifestyle on consumptive behavior among students. This research was conducted at the Faculty of Economics and Business, Jambi University. The method used in this research is quantitative method. The technique used in sampling is purposive samling technique. The number of samples taken was 97 respondents from a population of 3,642. Data collection in this study was carried out using a questionnaire. The data analysis technique in this study was carried out using the SmartPLS 3 application program. The results showed that partially e-payment (X1) had no significant effect on consumptive behavior with a statistical T value of 9.240> 1.96 with a significant level (P-value) of 0.000 <0.05. Meanwhile, Islamic financial literacy (X2) has no significant effect on consumptive behavior with a statistical T value of 0.006 < 1.96 with a significant level (P-value) of 0.497 > 0.05 and lifestyle (X3) has a significant effect on consumptive behavior with a statistical T value of 0.091 < 1.96 with a significant level (P-value) of 0.464 > 0.05. Simultaneously e-payment, Islamic financial literacy and lifestylepositively affect consumptive behavior.
Pengaruh Content Sharing, Viral Marketing dan Epistemic Value Terhadap Keputusan Pembelian Sunscreen Azarine pada Aplikasi Tiktok Berdasarkan Perspektif Etika Bisnis Islam: Studi pada Mahasiswa Dikota Bandar Lampung A. Zuliansyah; Nurhayati Nurhayati; Ade Khairun Nisa
Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jekombis.v4i1.4711

Abstract

This study aims to test the influence of content sharing, viral marketing, and epistemic value on the purchasing decision of Azarine sunscreen and its views in the Perspective of Islamic Business Ethics on Students in Bandar Lampung City. This study uses a quantitative approach. This study was conducted on students in Bandar Lampung. City who know about Azrarine sunscreen products and use the TikTok application with a population of 90,302 people. Sampling using purposive sampling, to determine the number of samples using the Solvin formula which got 100 people. The analysis method uses SPSS 25. The tests carried out are data validity and reliability tests, analysis prerequisite tests and hypothesis tests.The test results show that Content Sharing partially has no effect on the purchase decision of Azarine sunscreen. While simultaneously (together) the variables of content sharing, viral marketing, and epistemic value have a significant positive effect on the purchase decision of Azarine sunscreen on the TikTok application according to students in Bandar Lampung City,
Implementasi Ibadah Temporal dalam Salat Terhadap Kesehatan Mental di Kalangan Mahasiswa dalam Perspektif Fiqih Nur Annisa, Nazwa Fauziah; Fadilah, Nasywa Aulia; Ridwan, Ridwan; Parhan, Muhammad
Kutubkhanah Vol 24, No 1 (2024): Januari - June
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v24i1.30546

Abstract

Salat dalam istilah ilmu fiqih merupakan salah satu bentuk ibadah yang diwujudkan dengan melakukan perbuatan-perbuatan tertentu disertai dengan ucapan-ucapan tertentu serta dengan syarat-syarat tertentu yang dikerjakan lima kali dalam satu hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengidentifikasi keterkaitan ibadah salat dengan kesehatan mental mahasiswa dalam perspektif fiqih. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sebagai langkah awal dalam perencanaan pada penelitian dengan memanfaatkan kepustakaan untuk memperoleh data dilapangan tanpa perlu terjun secara langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam konteks fiqih, salat bukan hanya sebagai kewajiban ritual akan tetapi juga sebagai sarana penguatan mental dan spiritual. Temuan ini memberikan pemahaman lebih mendalam tentang hubungan antara kesehatan mental dan praktik keagamaan dengan menawarkan pandangan yang holistik dan terintegrasi
Analisis Persepsi Mahasiswa Terhadap Penggunaan Bahasa Kasar dalam Perspektif Islam di Lingkungan Sosial Kampus Nasrul Adadi; Erika Ayu Andini; Nopiyanti; Achmad Faqihuddin
MAUIZOH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 9 No 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/mauizoh.v9i2.100

Abstract

Penggunaan bahasa kasar di kalangan mahasiswa menjadi fenomena yang menarik untuk diteliti, terutama dalam konteks interaksi sosial dan nilai-nilai agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa terhadap penggunaan bahasa kasar di lingkungan sosial kampus Kota Bandung, serta pengaruh nilai-nilai Islam terhadap sikap dan perilaku komunikasinya. Metode penelitian ini menggunakan mix method. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa sering mendengar dan menggunakan bahasa kasar, meskipun mereka merasa tidak nyaman dengan penggunaannya. Faktor utama yang mempengaruhi penggunaan bahasa kasar adalah pengaruh teman sebaya dan kurangnya kesadaran etika komunikasi. Meskipun demikian, nilai-nilai Islam dianggap sangat penting dalam membentuk cara berkomunikasi dan percaya bahwa ajaran Islam tidak mendukung penggunaan bahasa kasar. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa mayoritas mahasiswa merasa bersalah secara moral ketika menggunakan bahasa kasar yang mencerminkan pemahaman mereka tentang etika berbicara dalam Islam. Selain itu, hanya sebagian mahasiswa yang secara rutin menghadiri ceramah agama tentang etika komunikasi. Temuan ini memberikan wawasan penting tentang hubungan antara nilai-nilai agama dan perilaku komunikasi di kalangan mahasiswa, serta perlunya pendekatan pendidikan yang lebih efektif dalam menanamkan kesadaran etika berbicara dalam konteks sosial dan akademik.
PERSPEKTIF MAHASISWA TERHADAP GAMIFIKASI PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Zahro, Fatimatuz; Darmawan, Puguh
MEGA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2024): MEGA: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/mega.v5i2.1833

Abstract

Pembelajaran matematika sering kali dianggap menantang bagi mahasiswa, sehingga diperlukan pendekatan inovatif untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman mereka. Gamifikasi, yaitu penerapan elemen permainan dalam pembelajaran, menjadi salah satu metode yang banyak diterapkan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa calon guru matematika dalam pembelajaran matematika berbasis gamifikasi, terutama pengaruhnya terhadap motivasi belajar dan pemahaman materi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan 15 mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara mendalam kepada mahasiswa yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamifikasi secara signifikan meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, terutama melalui elemen-elemen permainan seperti tantangan, poin, dan penghargaan. Namun, beberapa mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami aturan permainan yang kompleks, yang mengalihkan fokus mereka dari pemahaman konsep matematika. Oleh karena itu, desain gamifikasi yang sederhana, intuitif, dan relevan dengan materi matematika diperlukan agar pembelajaran matematika lebih efektif.
PENGARUH PENGGUNAAN SISTEM PEMBAYARAN SHOPEE PAYLATER (BAYAR NANTI) TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA UNIVERSITAS JAMBI DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Ary Dean Amri; mutiah; vita indira sari; zakia marlina, rts; khoiri fazira; serli asmara
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Oktober 2024
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.vi.47760

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan sistem pembayaran Shopee PayLater "Bayar Nanti" terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Universitas Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur Paylater memfasilitasi pembayaran kredit tanpa kartu kredit dengan limit spesifik, memungkinkan pembelian tanpa uang tunai, dan dapat menimbulkan risiko perilaku konsumtif. Penggunaan Shopee PayLater memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam bertransaksi, namun juga menimbulkan risiko perilaku konsumtif dan riba. Mahasiswa perlu memahami persyaratan, mengelola anggaran dengan bijak, memantau transaksi, dan menghindari keterlambatan pembayaran. Edukasi keuangan dan pemantauan secara berkala diperlukan untuk mengurangi risiko penggunaan PayLater. Penting bagi mahasiswa untuk menggunakan layanan ini dengan bijak dan mempertimbangkan prinsip-prinsip syariah dalam setiap keputusan finansial. Paylater adalah layanan pembayaran yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pembelian tanpa membayar secara langsung pada saat itu. Fitur ini memberikan fleksibilitas dalam transaksi, cicilan yang mudah, proses pembayaran yang sederhana, pengajuan cepat, bunga dan biaya tambahan, batas kredit, monitoring dan notifikasi. Namun, penggunaan Paylater juga dapat menyebabkan pemborosan dan penambahan hutang jika tidak digunakan dengan bijaksana. Menurut pandangan Islam, hutang piutang harus dilakukan dengan hati-hati sesuai syariat yang benar. Beberapa mahasiswa menggunakan Paylater untuk membeli barang kebutuhan, mendapatkan diskon, atau saat tidak ada dana. Namun, sebaiknya hindari penggunaan Paylater karena dapat dianggap sebagai riba menurut hukum Islam. Kata Kunci: Perilaku Konsumtif, Perspektif Ekonomi Islam, Shopee PayLater.   Abstract This research aims to analyze the influence of the use of the Shopee PayLater "Pay Later" payment system on the consumptive behavior of students at the University of Jambi. The research method used is qualitative with the collection of primary and secondary data. The research results show that the Paylater feature facilitates credit payments without a credit card with a specific limit, allows purchases without cash, and can lead to the risk of consumptive behavior. The use of Shopee PayLater provides convenience for students in transactions, but also poses the risk of consumptive behavior and usury. Students need to understand the requirements, manage their budgets wisely, monitor transactions, and avoid late payments. Financial education and regular monitoring are needed to reduce the risk of using PayLater. It is important for students to use this service wisely and consider sharia principles in every financial decision. Paylater is a payment service that allows users to make purchases without paying immediately. This feature provides flexibility in transactions, easy installments, a simple payment process, quick application, interest and additional fees, credit limits, monitoring, and notifications. However, the use of Paylater can also lead to waste and debt accumulation if not used wisely. According to the Islamic view, lending and borrowing must be done carefully according to the correct sharia. Some students use Paylater to purchase necessities, get discounts, or when there are no funds. However, it is best to avoid using Paylater as it can be considered usury according to Islamic law. Keywords: Consumptive Behavior, Islamic Economic Perspective, Shopee PayLater.

Page 16 of 35 | Total Record : 344