Filter By Year

1945 2024


Found 293 documents
Search Perkembangan Bahasa Anak Usia 3 Tahun

Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Bahasa Anak Usia Prasekolah di Tk Nurul Wadda Caringin Bogor Tahun 2024 Sherly Nurul Padilah; Inas Syabanasyah; Solehudin, Solehudin
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i1.4131

Abstract

Language is used to communicate and interact with others. If supported by stimulation from parents, children's language development will be optimal. Good parenting will also support children's language development. The purpose of this study was to determine the relationship between parenting patterns and language development of preschool children at Nurul Wadda Caringin Kindergarten, Bogor in 2024. This type of research uses quantitative methods with correlational analytic research type and cross sectional design, Chis-square analysis test. Sampling was done by total sampling, involving 60 respondents. This research was conducted at Nurul Wadda Caringin Kindergarten, Bogor. The results of this study found that most of the parenting patterns were authoritarian parenting patterns as many as 24 people (40.0%). Language development of preschool children is mostly deviant as many as 42 people (70.0%). The Chis-square test shows that the p value = 0.001, so there is a relationship between parenting patterns and the language development of preschool children. Parents are expected to have the necessary knowledge to raise their children well and apply parenting methods that are appropriate for the age of the child, still considering the rights and wishes of the child.
Pemerolehan dan Perkembangan Bahasa Anak Usia Lima Tahun N. Benu, Naniana; Mahardika, I Putu Permana; Labalawa, Nurmina; Iye, Risman; Tarani, Trisnawati; Suadi, Firman; Barugana, Uswatun Hasanah
TAKSONOMI: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2024): Taksonomi Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi kasus terhadap seorang anak berusia lima tahun yang mengikuti orang tuanya dan bersekolah di Denpasar semenjak usia empat tahun. Penelitian ini dilakukan setelah setahun anak tersebut tinggal dan bersekolah selama satu tahun. Bahasa ibunya adalah bahasa Melayu Kupang yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang tua dan sebagian tetangga yang yang adalah orang Kupang. Bahasa Indonesia dialek Denpasar hanya dipakai saat berada di sekolah. Metode yang digunakan adalah pengamatan dan wawancara langsung dengan teknik catat dan rekam. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara fonologis, anak tersebut mengalami hambatan dalam pelafalan bunyi-bunyi tertentu oleh karena kematangan organ bicara, yaitu tidak dibiasakan dan pengaruh bahasa pertama. Pada tataran morfologis, anak tersebut belum bisa menempatkan afiks dalam suatu kata sehingga dalam percakapannya si anak menggunakan kalimat yang mudah dipahami mitra tuturnya tanpa menggunakan kata berafiks. Ia masih terpola dengan bahasa ibunya. Secara sintaksis, mengalami perkembangan yang cukup baik terbukti dari kemampuan merangkai hingga sebelas kata dalam satu kalimat. Secara semantik, masih mengalami keterbatasan kosa kata yang dipengaruhi oleh kemampuan persepsinya terhadap makna yang hanya terbatas pada ligkungannya.
ANALISIS PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BAHASA UNTUK ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKKN NASARET WERE Owa, Arsenia; Meka, Marsianus; Ngura, Elisabeth Tantiana
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perkembangan kemampuan bahasa anak usia 5-6 tahun di TKKN Nasareth Were Tahun Ajaran 2019/2020. Penelitian ini dilakukandi TKKN Nasaret Were, Kabupaten Ngada. Waktu yang dilaksanakan pada tanggal 27 januari 2020 sampai dengan 27 April 2020. Subjek yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas B. Objek dalam penelitian ini adalah perkembangan kemampuan bahasa.Penelitian menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Metode penelitian pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pedoman observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi berupa foto-foto kegiatan. Metode analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan huberman dengan komponen-komponennya yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perkembangan kemampuan bahasa pada anak usia dini di TKKNegeri Nasareth Were sangat berbeda-beda atau bervariasi. Walaupun berbeda-beda tetapi secara keseluruhan perkembangan bahasa mereka itu baik. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil wawancara, observasi serta didukung dengan hasil dokumentasi.
ANALISIS PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BAHASA UNTUK ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKKN NASARET WERE Owa, Arsenia; Meka, Marsianus; Ngura, Elisabeth Tantiana
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perkembangan kemampuan bahasa anak usia 5-6 tahun di TKKN Nasareth Were Tahun Ajaran 2019/2020. Penelitian ini dilakukandi TKKN Nasaret Were, Kabupaten Ngada. Waktu yang dilaksanakan pada tanggal 27 januari 2020 sampai dengan 27 April 2020. Subjek yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas B. Objek dalam penelitian ini adalah perkembangan kemampuan bahasa.Penelitian menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Metode penelitian pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pedoman observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi berupa foto-foto kegiatan. Metode analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan huberman dengan komponen-komponennya yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perkembangan kemampuan bahasa pada anak usia dini di TKKNegeri Nasareth Were sangat berbeda-beda atau bervariasi. Walaupun berbeda-beda tetapi secara keseluruhan perkembangan bahasa mereka itu baik. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil wawancara, observasi serta didukung dengan hasil dokumentasi.
ANALISIS PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-6 TAHUN PADA KELUARGA BROKEN HOME (Studi Kasus Di Dusun 9 Desa Sidua-Dua Kabupaten Labuhanbatu Utara) Hajar, Ibnu; Rahayu, Windy Sri
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 16 No. 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v16i2.14141

Abstract

Abstract The problem in this study is how the language development of children aged 4-6 years in broken home families. The purpose of this study is to determine the language development of 4-6 years in broken home families. The type of research used is qualitative with a descriptive approach. The subject of this research is a broken home family who has children aged 4-6 years in Hamlet 9, Sidua-dua Village. Data collection instruments used in the form of interviews and observations whose purpose is to obtain significant data on the main problems that have been found. The results of the study found that of the four aspects that encourage children's language development, from 100% listening aspects by 35% and speaking by 35% more prominently controlled by children. For writing and reading, at this time, children are still 30% stammering and are still being taught to recognize numbers and letters to make it easier for children to write and read fluently. It can be concluded that the language development of children who are experiencing a 75% broken home is fairly well developed. Keywords: Language development, Early Childhood Education, broken home family Abstrak Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana perkembangan bahasa anak usia 4-6 tahun pada keluarga broken home. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perkembangan bahasa 4-6 tahun pada keluarga broken home. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah salah satu keluarga broken home yang memiliki anak usia 4-6 tahun di Dusun 9 Desa Sidua-dua. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara dan observasi yang tujuannya untuk mendapatkan data yang signifikan terhadap pokok permasalahan yang telah ditemukan. Hasil penelitian ditemukan bahwa dari keempat aspek yang mendorong perkembangan bahasa anak, dari 100% aspek menyimak sebesar 35% dan berbicara sebesar 35% lebih menonjol dikuasai oleh anak. Untuk menulis dan membaca saat ini anak masih 30% terbata-bata dan masih diajarkan kembali untuk mengenal angka dan huruf agar memudahkan anak untuk menulis dan membaca dengan lancer. Dapat disimpulkan bahwa perkembangan bahasa anak yang sedang mengalami keluarga broken home 75% terbilang berkembang dengan baik
Pembelajaran Berbasis Sentra Peran dalam Upaya Stimulus Perkembangan Bahasa dan Sikap Mandiri Anak Usia 0-2 Tahun di TPA 01 SUKAMAJU Anita Afrianianingsih; Dwiana Asih Wiranti; Akhlafiah Maulani
Jurnal Prasasti Ilmu Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Prasasti Ilmu
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpi.v1i1.6075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandiriaan anak melalui metode pembelajaran berbasis sentra peran di TPA 01 SUKAMAJU. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik di TPA 01 SUKAMAJU. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa dan  kemandirian anak meningkat melalui pembelajaran sentra peran. Anak memerankan gerakan dan suara binatang. Guru memberikan tugas mandiri kepadaanak untuk memilih dan memakai properti sederhana susai dengan perannya. Di akhir pembelajaran, anak dilatih untuk merapikan property yang telah digunakan, kemudian guru memberi penguatan berupa pesan dan motivasi untuk semakin mandiri.
UPAYA MENINGKATKAN ASPEK PERKEMBANGAN BAHASA MELALUI MEDIA MAGIC BOX PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NURUL IHSAN ILMI Hikmah, Ikmalul
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.3278

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran magic box dalam meningkatkan aspek perkembangan bahasa pada materi hewan pada anak 5 sampai 6 tahun di TK Nurul Ihsan Ilmi Jl. Gambir Pasar Vlll Gg. Masjid T.A 2023-2024. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Dari data yang dihasilkan melalui observasi, wawancara dan pemberian pertanyaan secara langsung. Adapun penelitian ini dilakukan di TK Nurul Ihsan Ilmi Jl. Gambir Pasar Vlll Gg. Masjid T.A 2023-2024. Dengan jumlah anak sebanyak 13 anak yang terdiri dari 10 laki laki dan 3 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak pada materi mengenal hewan meningkat setelah adanya tindakan dengan menggunakan pembelajaran menggunakan media magic box. Pada saat dilakukan observasi prasiklus, persentase perkembangan bahasa anak yaitu 38,46% atau 5 orang yang mulai berkembang sementara itu 61,53% atau 8 orang lainnya belum berkembang. Kemudian mengalami peningkatan pada siklus 1 yaitu sebanyak 1 anak memperoleh kriteria perkembangan sangat baik dengan persentase 7,69% dan berkembang sesuai harapan sebanyak 4 orang dengan persentase 30,76% sementara 8 orang anak memperoleh mulai berkembang dengan persentase 61,53%. Kemudian pada siklus 2 mengalami peningkatan yaitu sebanyak 11 anak memperoleh berkembang sangat baik dengan persentase 84,61% dan 2 anak memperoleh kriteria berkembang sesuai harapan dengan persentase 15,38%. Dengan demikian media magic box dapat digunakan untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di TK Nurul Ihsan Ilmi Jl. Gambir Pasar Vlll Gg. Masjid T.A 2023-2024. Dengan demikian media magic box layak digunakan anak. Kata Kunci : Perkembangan Bahasa, Media Magic Box
Analisis Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini di Wilayah Puskesmas Kunciran Kota Tangerang Tahun 2020 Putri Azzahroh; Rizka Junita Sari; Rosmawaty Lubis
Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 1 (2021): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v4i1.104

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia dini usia 3-6 tahun pada bulan Mei tahun 2020 sebanyak 75 orang dengan teknik proportional stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan, perkembangan bahasa normal 81,3%, stimulasi tinggi 61,3%, pola asuh positif 78,7% dan jenis kelamin perempuan 65,3%. Hasil analisis bivariat diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara stimulasi (p=0,000), pola asuh (p=0,000) dan jenis kelamin (p=0,014) dengan perkembangan bahasa pada anak usia dini. Peluang terhadap perkembangan bahasa yang terbesar adalah faktor pola asuh orang tua dengan nilai OR 41,067. Diharapkan ibu dapat meningkatkan pengetahuannya dengan cara memberikan stimulasi dan pola asuh yang baik pada anak balitanya, disamping itu ibu aktif menanyakan kepada petugas kesehatan tentang perkembangan anaknya agar ibu mengetahui dan memperbaikin kekurangan yang dimiliki ibu dalam mendidik anak agar perkembangannya dapat berkembang secara optimal
Perkembangan Bahasa Anak Usia Tiga (3) Tahun Sigit Andi Prasetya Dinata; Dini Nurhayati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i1.95429

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perkembangan bahasa pada anak, yang merupakan proses alami yang sangat penting dalam perkembangan kognitif dan sosial mereka. Pemerolehan bahasa pada anak mencakup beberapa aspek, antara lain fonologi, morfologi, sintaksis, serta perkembangan pragmatik dan semantik. Proses pemerolehan bahasa berlangsung secara bertahap, dimulai dari kemampuan bayi untuk mengoceh dan mengenali kata-kata sederhana, hingga akhirnya mampu menggabungkan kata-kata menjadi kalimat yang lebih kompleks. Faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak meliputi evolusi biologis, kematangan kognitif, dan lingkungan sosial. Pada usia 0-3 tahun, anak mulai menguasai aspek fonologi, diikuti dengan perkembangan morfologi dan sintaksis pada usia 3-5 tahun. Selain itu, faktor lingkungan, seperti komunikasi yang aktif dan positif dari orang tua serta stimulasi yang tepat, memainkan peran penting dalam mempercepat pemerolehan bahasa. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur untuk menggambarkan tahapan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa pada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor biologis dan kognitif, tetapi juga oleh interaksi sosial dan stimulasi verbal yang diterima dari orang dewasa di lingkungan sekitar mereka.
PERAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI BA AISYIYAH BANDAR
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.9.1.52-62

Abstract

Anak-anak menguasai bahasa yang lebih kompleks pada usia lima hingga enam tahun. Proses perkembangan bahasa anak sangat dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Berdasarkan temuan di lapangan, khususnya di BA Aisyiyah Bandar, banyak anak usia dini pada rentang usia ini masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan kemampuan berbahasa mereka. Anak-anak sering kali menggunakan campuran antara Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia, dan terlihat belum mampu berbicara dengan memperhatikan norma kesopanan, baik kepada guru maupun kepada orang tua. Tidak banyak interaksi yang dilakukan anak dengan teman dan orang-orang di sekitarnya juga menyebabkan mereka tidak percaya diri dalam berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran pola asuh orang tua terhadap perkembangan bahasa anak-anak usia 5–6 tahun di BA Aisyiyah Bandar. Untuk menentukan jenis pola asuh yang diterapkan oleh orang tua, peneliti menggunakan teori pola asuh Baumrind. Metode deskriptif kualitatif dan studi kasus digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman digunakan untuk menganalisis data. Studi ini dilakukan di BA Aisyiyah Bandar dari 9 Desember 2024 hingga 10 Maret 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima narasumber, tiga orang tua menerapkan pola asuh demokratis terhadap anak-anak mereka, sementara dua lainnya menerapkan pola asuh otoriter. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua sangat penting untuk perkembangan bahasa anak-anak usia lima hingga enam tahun.

Page 23 of 30 | Total Record : 293