Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS WEBMATERI PROTOZOA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR SISWA KELAS X SMA DI NEGERI 1 SEWON Rinaldi Indra Santoso; Ciptono M.Si; Triatmanto M.Si
Jurnal Edukasi Biologi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v5i4.4529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap modul berbasis web materi Protozoa sebagai alternatif bahan ajar siswa kelas X MIA di SMA Negeri 1 Sewon. Modul ini dikategorikan sebagai modul pembelajaran bagi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), namun penelitian ini hanya sampai pada tahap Development (ADD) yaitu tahap uji keterbacaan oleh siswa. Modul yang telah selesai disusun diuji kelayakannya oleh reviewer yang terdiri dari ahli materi, ahli media, mahasiswa peer reviewer, dan guru biologi. Masukan dari reviewer digunakan sebagai bahan perbaikan. Modul berbasis web kemudian diuji keterbacaannya oleh 15 siswa kelas X MIA 5 SMA Negeri 1 Sewon. Kriteria kelayakan modul berbasis web materi Protozoa dilihat dari frekuensi kategori penilaian yang paling banyak dan minimal mendapatkan penilaian dengan kriteria baik. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu berupa penilaian kualitas modul dari reviewer menunjukkan bahwa modul berbasis web materi Protozoa mendapatkan modus penilaian sangat baik dan hasil uji keterbacaan oleh siswa mendapatkan tanggapan positif. Jadi modul berbasis web materi Protozoa sebagai alternatif bahan ajar siswa kelas X di SMA Negeri 1 Sewon menurut penilaian reviewer dan tanggapan siswa dikatakan layak untuk digunakan. Kata Kunci: Bahan Ajar, Modul Berbasis Web, Protozoa,
Pengembangan Modul Ajar Menulis Teks Eksposisi Berbasis WISER Habit bagi Siswa SMA Sri Wulan Ambarwati; Ibut Priono Leksono; Harwanto Harwanto
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 7 No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v7i3.726

Abstract

Tujuan penelitian pengembangan ini untuk mengetahui bagaimana proses dikembangkannya Modul ajar Menulis Teks Eksposisi. Penelitian pengembangan ini menggunakan Model ADDIE. Modul dikembangkan dengan mengintegrasikan aktfitas belajar yang terdiri atas Wonderring, Investigatting, Sinthesyzing,Expressing dan Reflexing (WISER) didalamnya. Dari Hasil penelitian diperoleh data bahwa pada tahap validasi ahli yang terbagi Validasi Ahli Materi sebesar 92.33%, validasi Ahli Media sebesar 81 % dan Validasi Ahli Desain sebesar 93%. Sedangkan hasil analisis data dari uji coba produk menunjuk tingkat persentase kevalidan modul sebesar 84% dengan kriteria Sangat valid pada 12 siswa sebagai responden uji kelompok kecil. Pada tahap ini juga tingkat ketuntasan belajar dari pos tes uji pemahaman materi mencapai 91.667%, sehingga modul dapat dikategorikan sangat praktis digunakan. Sedangkan pada uji coba kelompok besar diperoleh rerata persentase kevalidan modul sebesar 87% dengan kriteria sangat valid pada 36 siswa sebagai responden. Untuk uji pemahaman dari pos tes, diperoleh persentase ketercapaian ketuntatan belajar 90% sehingga modul juga dikategorikan samgat praktis untuk digunakan. Dari hasil angket respon 2 guru praktisi yang telah menerapkan modul di 2 kelas lainnya juga diperoleh persentase skor sebesar 92% dengan kategori sangat valid sehingga tingkat kepraktisannya dapat disimpulkan sangat praktis untuk dipakai dalam pembelajaran Bahasa Indonesai Kelas X
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) BERBASIS DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN CX-PROGRAMMER UNTUK SISWA XII TEKNIK TENAGA LISTRIK SMK NEGERI 2 SURABAYA Djanuarfianti, Fadila Amelia; Zuhrie, Muhammad Syariffuddien; Rusimamto, Puput Wanarti; Achmad, Fendi
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 12 No. 03 (2023): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Desember 2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpte.v12n03.p235-240

Abstract

Pendidikan melaksanakan suatu tahap belajar yang berkelanjutan dan memiliki kewajiban dalam membentuk karakter, sifat dan budaya bagi seorang siswa. Salah satu usahayang dilakukan adalah melalui pembelajaran PLC (Programmable Logic Controller). Dalam era ini, PLC diyakini menjadi kemampuan penting di dunia industri. Tujuan dari penelitian yaitu menganalisis kelayakan modul ajar PLC siswa jurusan teknik tenaga listrik (TTL) SMK Negeri 2 Surabaya ditinjau dari aspek kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Penelitian ini menggunakan jenis pengembangan (R&D) dari model penelitian Borg and Gall. Sampel diambil dari siswa kelas XII TTL yang berjumlah 32 dengan desain penelitian yaituone shot case study. Analisis data dilakukan dengan one sample t-test pada tiap ranah hasil belajar. Penelitian ini menghasilkan kevalidan modul yang telah divalidasi oleh 3 validator yaitu rata-rata 85% sehingga dapat dikategorikan sangat valid. Hasil validasi instrumen penilaian afektif 87%, penilaian kognitif 92%, dan penilaian psikomotorik 87%. Sedangkan validasi angket respon siswa memiliki persentase sebesar 90% sehingga dapat dikategorikan sangat valid dan melalui uji kepraktisan dihasilkan skor sebesar 77% sehingga dapat dikategorikan praktis. Hasil analisis belajar yang meliputi aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik yang telah diuji menggunakan statistik parametrik one sample t-test memperoleh skor berturut-turut sebesar 0,037;0,000;dan 0.000 yang berarti modul memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MODEL GUIDED INQUIRY BERBANTUAN PHET SIMULATIONS UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP Sholekhah, Dewi Anisa; Savitri, Erna Noor
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis produk berupa modul ajar IPA berbantuan PhET Simulations untuk melatih keterampilan proses sains siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate). Aspek keterampilan proses sains siswa yang digunakan dalam penelitian ini meliputi mengamati, mengelompokkan atau mengklasifikasi, menafsirkan atau menginterpretasi, meramalkan atau memprediksi, mengajukan pertanyaan, merumuskan hipotesis, merencanakan percobaan, menggunakan alat dan bahan, merencanakan konsep, dan berkomunikasi. Subjek uji coba dalam penelitian ini meliputi dua dosen ahli media dan materi serta tiga guru IPA SMP/MTs dan 10 orang siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil uji validasi media dan materi modul ajar masing-masing memperoleh skor sebesar 97,50 % dan 95,71 % dengan kategori sangat layak.
Pengembangan Modul Ajar Matematika Berbasis Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) Pada Materi Statistika untuk Siswa Kelas VIII SMP Maria Bonifasia Pita Kosu; Wilibaldus Bhoke; Maria Editha Bela; Melkior Wewe
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2437

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah masih ada beberapa siswa yang memiliki prestasi belajar pada mata pelajaran matematika yang rendah. Rendahnya prestasi belajar disebabkan oleh daya tangkap siswa yang masih tergolong rendah. Hal ini diketahui dari jumlah siswa kelas VIII sebanyak 53 orang, dengan rincian 10 orang siswa atau 18,87% yang tingkat pemahamannya baik, sedangkan sebanyak 43 siswa atau 81,13% memiliki tingkat pemahaman sedang dan rendah. Penelitian ini tergolong penelitian pengembangan (R&D). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul ajar matematika berbasis Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) pada materi Statistika untuk siswa kelas VIII SMP dengan kriteria valid dan praktis. Model pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model ADDIE. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli materi dan ahli desain untuk mengukur kevalidan modul ajar serta lembar angket respon guru dan angket respon siswa untuk mengukur kepraktisan modul ajar matematika. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif dan analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari lembar validasi ahli materi dan ahli desain terhadap modul ajar diperoleh rata-rata persentase sebesar 88,7% yang berada pada kriteria “sangat valid”. Sedangkan hasil dari analisis lembar angket respon guru dan siswa terhadap modul ajar diperoleh rata-rata persentase sebesar 90,79% yang berada pada kriteria “sangat praktis”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa produk modul ajar matematika yang dikembangkan berbasis pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) pada materi statistika bagi siswa kelas VIII SMP dinyatakan valid dan praktis serta dapat digunakan dalam proses pembelajaran matematika di sekolah.
PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN BAHAN AJAR E-MODUL DALAM PROSES PEMBELAJARAN Yunita Lastri
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i3.1914

Abstract

guru membutuhkan bahan ajar yang dapat berkontribusi dalam meningkatkan efesiensi dan efektivitas belajar siswa. Bahan ajar mempunyai peran yang signifikan bagi guru maupun siswa dalam proses pembelajaran. Perkembangan teknologi saat ini membuat perubahan terhadap bahan ajar salah satunya pengembangan bahan ajar digital yaitu e-modul atau modul elektronik. Artikel ini mejelaskan tentang arti dan karakteristik e-modul, manfaat e-modul, kelebihan dan kekurangan e-modul, prinsip pengembangan e-modul serta komponen e-modul. Pemanfaatan e-modul dalam proses pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar. Bahan ajar yang berkualitas dapat membantu dan memudahkan siswa dalam memahami materi dengan baik dan tentunya akan mendapatkan hasil belajar yang baik. Kata Kunci: Bahan ajar, E-modul, Proses pembelajaran
PENGEMBANGAN E-MODUL AJAR BERBASIS LITERASI SAINS PADA MATERI CAHAYA DAN PENGLIHATAN DI SEKOLAH DASAR Sri Oktaviani; Aunurrahman .; Haratua Tiur Maria; Indri Astuty; Eny Enawaty
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 16, No 2 (2023): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v16i2.50905

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul berbasis literasi sains materi cahaya dan penglihatan di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu Dick, Carey & Carey (2015) yang berorientasi pada pendekatan sistem melalui sembilan tahap. Sumber data penelitian ini adalah angket penilaian validator instrument, validator materi, validator media, validator desain, validator bahasa dan validator soal.  Hasil penelitian diperoleh dari angket respon siswa serta nilai pretest dan posttest. E-modul ajar yang dikembangkan terdiri pendahuluan, isi dan penutup. Hasil efektivitas dari nilai prestest dan posttest menunjukkan perbedaan signifikan diperoleh 𝑝 < 0.05, yaitu 0.000 < 0.05. Sedangkan untuk respon peserta didik adalah 3,59 dari rata-rata maksimal 4,00 dapat dikategorikan sangat sehingga dapat disimpulkan efektif e-modul ajar berbasis literasi sains pada materi cahaya dan penglihatan di Sekolah Dasar. Keywords: Pengembangan, E-Modul, Literasi Sains, Cahaya dan Penglihatan Abstract: This study aims to produce science literacy based teaching e-modules of light and vision in elementary schools. The research method used is Dick, Carey & Carey (2015) which was oriented towards a systems approach through nine stages. The data sources for this research were questionnaires for assessing instrument validators, material validators, media validators, design validators, language validators and question validators. The research results were obtained from student response questionnaires pretest and posttest scores. The developed e-module consists of introduction, content and closing. The effectiveness results from the pretest and posttest values show a significant difference obtained 𝑝 < 0.05, namely 0.000 < 0.05. As for the student response, it was 3.59 out of a maximum average of 4.00 which can be categorized as very high so that it can be concluded that the science literacy based teaching e-modules of light and vision in elementary schools was effective. Kata Kunci: Development, E-Module, Scientific Literacy, Light and Vision
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA MATEMATIKA SMKN WINONGAN Syalsabilla, Adinda; Samsul Arif
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v3i2.7064

Abstract

Pengembangan modul ajar merupakan salah satu upaya yang penting dalam implementasi Kurikulum MerdekaMatematika di SMKN Winongan. Tujuan dari pengembangan modul ajar ini adalah untuk memberikan sumber belajar yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik, sehingga dapat meningkatkan pemahaman mereka dalam bidang matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik di SMKN Winongan dan memenuhi persyaratan Kurikulum Merdeka Matematika. Metodepengembangan yang digunakan adalah pengumpulan informasi, perancangan modul, uji coba, dan revisi modul. Tahap pengumpulan informasi melibatkan analisis kebutuhan peserta didik dan konsultasi dengan guru matematika. Modul ajar yang dikembangkan mencakup berbagai topik matematika yang relevan dengan Kurikulum Merdeka Matematika. Setiap modul dirancang dengan bahasa yang mudah dipahami, contoh-contoh yang konkret, dan latihan-latihan yang menantang. Selain itu, modul ajar juga dilengkapi dengan materi pendukung seperti gambar, tabel, dan grafik untuk membantu peserta didik memahami konsep matematika dengan lebih baik. Uji coba modul dilakukan dengan melibatkan sejumlah peserta didik di SMKN Winongan. Hasil dari uji coba ini akan digunakan untuk melakukan revisi terhadap modul agar lebih sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Modul ajar yang telah direvisi akan diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas untuk menilai efektivitasnya.
Pengembangan Bahan Ajar e-Modul Interaktif pada Mata Pelajaran Dasar Desain Grafis menggunakan Model Addie Sofyanda, Erika Yussi; Rokhmawati, Retno Indah; Bachtiar, Fitra Abdurrachman
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya pemahaman siswa terhadap mata pelajaran dasar desain grafis disebabkan kurangnya bahan ajar dari guru kepada siswa yang dijadikan sebagai bahan pembelajaran di rumah maupun di sekolah. Oleh karena itu dilakukan penelitian dan pengembangan bahan ajar modular Young berbasis Flip PDF Corporate Edition. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X DKV SMK Negeri 7 Malang. Ekonomi media pembelajaran dievaluasi melalui tes dengan ahli materi dan ahli media. Teknik analisis data menggunakan uji-t sampel berpasangan dengan taraf Sig.Value 0,05. Berdasarkan uji validitas materi diperoleh rata-rata 88,3 pada kriteria Validitas dan 84,5 pada kriteria Validitas pada uji ahli media. Bahan ajar yang dikembangkan dengan demikian memenuhi kriteria ahli materi dan media. Uji-t sampel berpasangan dengan tingkat Sig.Value 0,05 digunakan dalam teknik analisis data sebelum dan sesudah tes. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diberikan Sig.value 0,00. Penerapan dan penggunaan E-modul berpengaruh terhadap hasil belajar karena terdapat perbedaan antara hasil pre-test sebelum menggunakan E-modul dengan hasil tes setelah penggunaan E-modul dengan Sig.Value 0,00 <; 0,05.
Pengembangan Modul Ajar Berstrategi Mind Mapping untuk Meningatkan Keterampilan Berpikir Kreatif pada Materi Ikatan Kimia Cici Aprilia; Mitarlis
PendIPA Journal of Science Education Vol 7 No 3 (2023): October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.7.3.362-372

Abstract

This study aimed to describe the feasibility of teaching modules with mind mapping strategies to improve creative thinking skills in chemical bonding material. The research method used was the 4-D model (define, design, develop and disseminate) which is limited to the development stage. The trial was conducted on 34 students of class XII IPA 4 at one of state senior high school in Surabaya. The teaching module was said to be feasible in terms of validity, practicality and effectiveness. The results showed the feasibility of teaching modules in terms of content validity getting mode 5 on very good category and construct validity getting mode 4 on good category so that overall the teaching module gets mode ≥4 and is declared valid. The practicality of teaching modules in terms of learning implementation gets a percentage of 93.63%, student activities get a percentage of 97.35% and student responses with a percentage of 92.12% with very practical criteria. The effectiveness of the teaching modules is seen from the improvement of students' creative thinking skills through pretest and posttest mind mapping as well as questions on the description of creative thinking skills on chemical bonding material with an N-Gain value obtained respectively of 0.73 and 0.72 in the high category. Based on the results of validity, practicality and effectiveness can be concluded that teaching modules with mind mapping strategies are appropriate to be used in learning to improve creative thinking skills in chemical bonding material.

Page 26 of 90 | Total Record : 896