Filter By Year

1945 2024


Found 25,206 documents
Search Information

Rancang Bangun Aplikasi MusicMoo Dengan Metode MIR (Music Information Retrieval) Pada Modul Mood, Genre Recognition, dan Tempo Estimation Johanes Andre Ridoean; Riyanarto Sarno; Dwi Sunaryono
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.21 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22260

Abstract

Saat ini,metode pemanggilan kembali informasi suatu musik atau yang sering disebut Music Information Retrieval (MIR) telah banyak diterapkan. Contohnya adalah pada suatu aplikasi Shazam ataupun Soundhound. Tetapi kedua aplikasi ini hanya menangani sebatas lagu apakah yang terkait ketika diperdengarkan. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah pengembangan lebih lanjut MIR yang lebih spesifik lagi, yaitu melakukan pemanggilan informasi lagu yang terkait kembali beserta detail lagu di antaranya adalah mood, genre, dan tempo lagu. Penelitian ini memakai ekstraksi fitur berbasis MPEG-7 yang oleh library Java bernama MPEG7AudioEnc. Hasil ekstraksi fiur ini berupa metadata yang terkandung fitur-fitur dalam bentuk angka digital yang merepresentasikan karakteristik suatu sinyal. Lalu melakukan pengambilan suatu fitur sesuai dengan masing-masing dengan metode Xquery yang diimplementasikan oleh library Java bernama BaseX. Fitur yang diambil akan diproses dengan melakukan Discrete Wavelet Transform (DWT) beserta level dekomposisi terbaik oleh library Python bernama Pywt. Setelah fitur-fitur dilakukan DWT, maka dilakukan penggabungan fitur pada suatu list beserta penyamaan panjang fitur untuk proses klasifikasi. Tahap terakhir adalah melakukan klasifikasi dengan menggunakan Support Vector Machine (SVM). Terdiri dari 2 tahap yaitu tahap training dan prediksi. Hasil akurasi keberhasilan pada penelitian ini untuk modul mood 75%, genre 87,5% dan tempo 80%.
Rancang Bangun Aplikasi MusicMoo dengan Metode MIR (Music Information Retrieval) pada Modul Fingerprint, Cover Song Recognition, dan Song Recommendation Mochammad Faris Ponighzwa Rizkanda; Riyanarto Sarno; Dwi Sunaryo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.796 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23147

Abstract

Industri musik sudah mulai merambah ke bidang komputer. Salah satunya adalah aplikasi SoundHound, Shazam, dan masih banyak lagi. Namun semua aplikasi tersebut hanya melakukan deteksi dari potongan suara yang direkam. Semua aplikasi tersebut bekerja dengan cara melakukan ekstrak fingerprint hanya dari beberapa segmen sinyal audio yang direkam. Pertama, penulis membangun database yang berisi fitur lagu. Di dalam fitur tersebut terdapat kumpulan nilai yang mengidentifikasikan suatu lagu. Dari deskripsi ini digunakan untuk melakukan pencarian pada suatu lagu. Kedua, melakukan proses pada fitur audio yang terkait. Ketiga, melakukan klasifikasi dan hasilnya adalah detail informasi fingerprint, cover song, dan rekomendasi pada suatu lagu.
KARAKTER MULTILATERAL COMPETENT AUTHORITY AGREEMENT ON AUTOMATIC EXCHANGE OF FINANCIAL ACCOUNT INFORMATION DAN IMPLIKASINYA PASCA PROGRAM TAX AMNESTY DI INDONESIA Mega Puspawati Hasim; F.X. Joko Priyono; Nabitatus Sa'adah
Diponegoro Law Journal Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4, Tahun 2018
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.77 KB) | DOI: 10.14710/dlj.2018.22792

Abstract

Krisis keuangan global pada tahun 2008 membuat G20 menggunakan rekomendasi Organisation for Economic Co-operation and Development  (OECD) sebagai landasan mengakhiri kerugian akibat praktik penghindaran pajak dengan Automatic Exchange of Information yang tertuang dalam bentuk Multilateral Competent Authority Agreement on Automatic Exchange of Financial Account Information. Adanya syarat teknis sebelum penerapan Automatic Exchange of Information membuat Pemerintah Indonesia memberlakukan suatu program yaitu Tax Amnesty atau pengampunan pajak. Hal ini akan menimbulkan berbagai permasalahan hukum, antara lain kekuatan hukum yang mengikat dan implikasinya terhadap Tax Amnesty. Skripsi ini membahas mengenai karakter Multilateral Competent Authority Agreement on Automatic Exchange of Financial Account Information dan  implikasi Multilateral Competent Authority Agreement on Automatic Exchange of Financial Account Information pasca Tax Amnesty di Indonesia. Metode penelitian ini bersumber pada bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Selanjutnya, penulis dalam melakukan analisis bahan hukum menggunakan pendekatan undang-undang, pendekatan historis, dan pendekatan konseptual. Multilateral Competent Authority Agreement on Automatic Exchange of Financial Account Information tergolong sebagai Hard Law atau mempunyai kekuatan hukum yang mengikat berdasarkan konsep Lwglisai. Lalu,  implikasi Multilateral Competent Authority Agreement on Automatic Exchange of Financial Account Information pasca Tax Amnesty sebagai pengawalan untuk menjaga keberlanjutan efektivitas kebijakan Tax Amnesty.
Manajemen Gangguan Jaringan Distribusi 20 kV Kota Surabaya berbasis Geographic Information System (GIS) menggunakan Metode Algoritma Genetika Choirur Rochman; Ontoseno Penangsang; Ni Ketut Aryani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.096 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.21304

Abstract

Sistem Distribusi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem tenaga listrik.Sistem distribusi merupakan sub sistem tenaga listrik yang yang paling dekat dengan pelanggan yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga listrik. Gangguan dalam operasi sistem tenaga listrik merupakan kejadian yang dapat menyebabkan bekerjanya pengaman tenaga listrik. Adanya gangguan pada suatu sistem tenaga listrik atau penyediaan listrik ini tidak dikehendaki, tetapi merupakan kenyataan yang tidak dapat dihindarkan. Kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan dalam waktu lama karena akan membuat kerusakan pada peralatan-peralatan listrik dan menimbulkan kerugian yang besar bagi penyedia listrik. Tindakan untuk mengurangi penurunan tegangan yang cukup besar pada sistem tenaga listrik harus segera diupayakan karena keadaaan tersebut jika dibiarkan secara terus-menerus maka akan menyebabkan terjadinya penurunan keandalan sistem tenaga listrik dan kualitas energi listrik yang disalurkan. Manajemen gangguan merupakan himpunan fungsi proses dari Identifikasi, Isolasi dan Restorasi gangguan. Pada Penelitian ini Isolasi dan restorasi dilakukan dengan metode algoritma genetika dan upaya load shedding pada jaringan yang mengalami drop tegangan. Untuk mendapatkan restorasi yang paling optimal dengan mendapatkan rugi-rugi daya pada jaringan distribusi diharap dengan algoritma genetika daan loadshedding dapat mengatasi gangguan pada jaringan distribusi.
Penentuan Lokasi Gangguan Hubung Singkat pada Jaringan Distribusi 20 kV Penyulang Tegalsari Surabaya dengan Metode Impedansi Berbasis GIS (Geographic Information System) Thoriq Aziz Al qoyyimi; Ontoseno Penangsang; Ni Ketut Aryani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1084.514 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.21297

Abstract

Dalam penyaluran energi listrik dari gardu ke pusat beban diperlukan saluran distribusi. Permasalahan yang sering terjadi pada saluran distribusi adalah gangguan hubung singkat. Seringkali lokasi gangguan tidak dapat segera diketahui letak lokasinya, sehingga memperlambat proses penanganan gangguan. Dengan menggunakan metode berbasis impedansi, jarak lokasi gangguan dapat diperkirakan. Hasil perhitungan jarak lokasi kemudian diimplementasikan menggunakan GIS (geographic information System) aset pemetaan PLN di Surabaya, sehingga dapat memberikan visualisasi yang baik terhadap perkiraan lokasi gangguan yang terjadi. Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan, didapatkan besar nilai error untuk masing-masing tipe gangguan. Untuk tipe gangguan satu fasa ke tanah nilai error terbesar adalah 1.091% dengan rata-rata selisih jarak 9.559 m, untuk gangguan fasa ke fasa 1.017% dengan rata-rata selisih jarak 9.04 m dan untuk gangguan tiga fasa adalah sebesar 1.031% dengan rata-rata selisih jarak 9m.
ANALISIS PENGARUH LONG-TERM RELATIONSHIP, INFORMATION SHARING, TRUST, DAN COOPERATION TERHADAP KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (Studi Pada Industri Bakpia di Provinsi D.I.Yogyakarta) Rajasa Putra, Wahyu; Dwiyanto, Bambang Munas
Diponegoro Journal of Management Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018
Publisher : Faculty of Economics and Business Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.712 KB)

Abstract

The development of Indonesia's economy can not be separated from the existing industries in the areas scattered throughout Indonesia. Yogyakarta as one of districts has a potential and growing industrial sectors supported by the tourism sector located in the area. One of them is the bakpia industry in Ngampilan. Like other industries, the exhaust industry in Purbalingga also has problems such as capital difficulties, difficulties in product distribution, supply of raw materials for production and competition of similar products. These problems include into supply chain management. The purpose of this research is to examine the influence of long-term relationship, information sharing, trust, and cooperation on supply chain management performance.The population of this study is the company in the bakpia  industry in Yogyakarta which amounted to 165. This research will use a sample of 100 respondents through questionnaires, where the data obtained will be analyzed include validity test, reliability test, classical assumption test, t test, and coefficient of determination testThe test results show that the indicators in this study are valid and reliable. The most influential variables are trust, then cooperation, then information sharing, and long-term relationship. These results show that all independent variables have a positive and significant influence on the dependent variable supply chain management performance.
ANALISIS PENGARUH LONGTERM RELATION, INFORMATION SHARING, COOPERATION, INTEGRATION PROCESS TERHADAP KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (Studi pada UKM Kabupaten Gresik) Aziz, Rasyadan Tahrizi; Dwiyanto, Bambang Munas
Diponegoro Journal of Management Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017
Publisher : Faculty of Economics and Business Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.448 KB)

Abstract

This study motivated by the phenomena gap that occurred on small and middle enterprise (UKM) which is engaged in the food processing industry in Gresik. This study aims to examine the performance of Supply Chain Management which include focus on independent variables longterm relation, information sharing, Cooperation, Integration Process.The population in this study are all the small and middle enterprise’s business owner in the food processing industry (IKM) in Gresik. Data collection method used is the method of sampling the sample amount to 106 respondents. The analytical method used is multiple regression.Based on statistical data analysis, the indicators in this study are valid and reliable. Sequentially based on the highest up to the lowest effect variable is the variable of longterm relation, information sharing, Integration Process, Cooperation. The result of the study found that three of all the independent variables are significant positive effect on the dependent variable while another variable (Cooperation) is significant negative.
ANALISIS PENGARUH LONG-TERM RELATIONSHIP, INFORMATION SHARING, TRUST, DAN PROCESS INTEGRATION , TERHADAP KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (Studi Pada Industri Knalpot di Purbalingga) Marlin, Aksioma; Dwiyanto, Bambang Munas
Diponegoro Journal of Management Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017
Publisher : Faculty of Economics and Business Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.314 KB)

Abstract

The development of Indonesia's economy cannot be separated from that spread through regions in Indonesia. Purbalingga as one of the districts in Central Java has a potential and growing industrial sector. One of them is the exhaust industry in Pesayangan. The exhaust industry in Purbalingga has huge assets and total production. Like other industries, the exhaust industry in Purbalingga also has problems such as lack of capital funds, product distribution, and supply of raw materials for production. These problems include into supply chain management. Furthermore, the aim this study is to examine the influence of long-term relationship, information sharing, trust, and process integration on supply chain management performance.The population of this study is the company of exhaust industry in Purbalingga which amounts to 148. This research will use a sample of 100 respondents by questionnaires, where the data obtained will be analyzed which covers validity test, reliability test, classical assumption test, multiple regression test, t test, F test and coefficient of determination testThe test results show that the indicators in this study are valid and reliable. The most influential variables are long-term relationship (0,286), then trust (0,208), process integration (0,176), and information sharing (0,169). These results show that all independent variables have a positive and significant influence on the dependent variable supply chain management performance.
Information Richness, Retailer Brand, Extended Offers pada Niat Beli Konsumen Menggunakan T-Cash Alit Trihernindya Koesetyo Putri; Bustanul Arifin Noer
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.046 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21317

Abstract

Pada era yang menuntut serba cepat dan instan, pembayaran elektronik memberikan kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi. Dari berbagai macam jenis pembayaran elektronik, Telkomsel T-Cash muncul sebagai jenis pembayaran elektronik berupa uang elektronik untuk menyimpan uang dan bertransaksi saat membeli produk di merchant atau peritel. Konsumen hanya perlu memiliki stiker T-Cash yang diletakkan di smartphone kemudian menempalkannya (tap) ke mesin NFC yang tersedia di merchant. Meski demikian, jumlah pengguna T-Cash masih belum mencapai target, sehingga Telkomsel perlu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi niat beli konsumen menggunakan T-Cash. Melalui penyebaran kuesioner ditujukan kepada pengguna T-Cash, penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh faktor information richness, retailer brand, extended offers, serta pengaruh hubungan ketiganya pada niat beli konsumen menggunakan T-Cash. Hierarchical moderator regression analysis, simple slope analysis dan structural equation modelling (SEM) digunakan sebagai metode penelitian dengan confirmatory factor analysis untuk melakukan studi konfirmasi terhadap penelitian terdahulu. Penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga faktor berpengaruh positif terhadap niat beli konsumen mengunakan T-Cash, information richness berhubungan komplemen dengan extended offers, extended offers menjadi substitusi retailer brand, serta information richness dengan retailer brand berhubungan substitusi dalam meningkatkan niat beli menggunakan T-Cash. Disarankan untuk penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh faktor lainnya serta diaplikasikan pada jenis layanan yang lebih bervariasi.
The Analysis of Information Content towards Greenhouse Gas Emissions Disclosure In Indonesia’s Companies Siska Pradini, Harlinda; Kiswara, Endang
Diponegoro Journal of Accounting Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : Diponegoro Journal of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.058 KB)

Abstract

This study aimed to obtain empirical evidence about the influence of ISO 14001 certifiedEnvironmental Management System, the existence of environment function, report environmentinformation in accordance with the Global Reporting Initiative version 3.1, the rank of PROPER,firm size, companies’ leverage, companies’ profitability and type of industry to the extent ofgreenhouse gas emissions disclosure in Indonesia companies. The population of this study was allof companies listed in Indonesia Stock Exchange (ISX) in 2010 and 2011. Sample consists ofcompanies in agriculture, mining and manufacture sectors that disclosed their greenhouse gasemissions. The total sample was 30 companies, with observation’s period is two years so the totalsample which be checked was 53 reports. Data analysis was performed with the classicalassumption and hypothesis testing that it used regression analysis. The results of this studyindicated that the factor of report environment information in accordance with the GlobalReporting Initiative version 3.1, the rank of PROPER and firm size had significantly influence tothe disclosure of greenhouse gas emissions. Meanwhile, ISO 14001 certified EnvironmentalManagement System, existence of environment function, companies’ leverage, companies’profitability and type of industry had no significant effect on the disclosure of greenhouse gasemissions in Indonesia. Implication of this research showed that practice of greenhouse gasemissions disclosure was still minimize to fulfil ISO 14064-1 guideline.

Page 295 of 2521 | Total Record : 25206